ForexSignal88.com l Jakarta, 12/01/2018 – Menteri Perminyakan Uni Emirat Arab (UAE) telah mengisyaratkan bahwa aliansi antara para produsen OPEC dan non-OPEC, termasuk Rusia, dapat berlanjut dalam beberapa bentuk atau bentuk di luar kesepakatan mereka saat ini, untuk mengekang produksi minyak mereka.

Berbicara kepada CNBC pada hari Kamis (11/1), Menteri Energi dan Industri UAE Suhail al-Mazrouei mengatakan bahwa kemitraan antara produsen minyak global untuk mencoba menstabilkan pasar minyak, dengan membatasi produksinya, telah berjalan dan dapat berlanjut lebih jauh dari batas waktu Desember 2018.

"Saya mengharapkan bahwa kelompok negara yang berdiri dan bertanggung jawab untuk membantu pasar mengoreksi (menyeimbangkan) harga, ada probabilitas bagus bahwa mereka dapat bertahan dan membentuk suatu bentuk di sekitar aliansi tersebut," kata al-Mazrouei.

Pada November lalu, OPEC dan 10 produsen non-OPEC yang dipimpin oleh Rusia sepakat untuk memperpanjang kesepakatan pemotongan produksi minyak mereka dalam upaya untuk mendorong harga minyak global lebih tinggi. Mulai pertengahan 2014, penurunan permintaan global dikombinasikan dengan booming produksi minyak serpih (oil shale) AS untuk menurunkan harga yang terlalu rendah.

Kesepakatan OPEC/non-OPEC akan berakhir pada bulan Desember 2018, meskipun para produsen tersebut akan meninjau kembali kesepakatan tersebut pada pertemuan berikutnya di bulan Juni untuk menilai bagaimana dampaknya terhadap harga dan stok minyak mentah global.

Ada desas-desus bahwa Rusia mungkin ingin mengakhiri kesepakatan lebih awal karena kegugupan di kalangan industri minyak Rusia tentang lamanya pembatasan tersebut.

Berbicara kepada CNBC di Forum Energi UAE Gulf Alliance ke-9 di Abu Dhabi, al-Mazrouei mengatakan bahwa dia terkesan pada seberapa baik kemitraan OPEC dan non-OPEC bekerja, terutama terlihat dari data produksi yang menunjukkan tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap kesepakatan tersebut.

"OPEC akan terus menjadi organisasi yang kuat dan saya pikir fenomena ini membuat negara lain bergabung dengan OPEC dalam usaha pemulihan pasar mereka, dan meRAIH cukup banyak investasi ke industri ini, sesuatu di mana minat [investasi] terus tumbuh," katanya.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC

Sumber gambar: The Epoch Times

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

May 22, 2018

Denuklirisasi Korea Utara Sedikit Dorong Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/05/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit menguat dengan potensi aksi beli lanjutan yang sepertinya terjadi karena masalah denuklirisasi Korea Utara akan gagal dilanjutkan. Seperti kita…
May 21, 2018

Harga Emas Semakin Tertekan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/05/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami pelemahannya dengan keyakinan…
May 21, 2018

Harga Emas Sulit Untuk Menguat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/05/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit melemah dengan potensi aksi ambil untung yang sepertinya ingin menembus level terendahnya lagi di tahun ini seperti pergerakan akhir pekan lalu…
May 18, 2018

Harga Emas Sulit Untuk Berbalik Menguat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/05/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami pelemahannya di mana investor…
May 18, 2018

Harga Emas Masih Dirundung Duka

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/05/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit melemah dengan potensi aksi jual lanjutan yang sepertinya ingin menembus level terendahnya lagi di tahun ini seperti pergerakan semalam.…