ForexSignal88.com l Jakarta, 08/01/2018 – Seorang analis dari Commerzbank memperkirakan bahwa harga minyak akan mengalami kemunduran setidaknya 15% dalam beberapa bulan mendatang.

Harga minyak seperti kita ketahui menyentuh harga tertinggi sejak pertengahan tahun 2015 pada hari Rabu pekan lalu di tengah kerusuhan politik di Iran, meskipun para analis minyak menyatakan bahwa ada sedikit resiko gangguan pasokan dari produsen terbesar ke 3 di OPEC tersebut. Sementara itu, taruhan harga minyak yang akan turun mengalami penurunan ke tingkat terendah sejak Februari tahun lalu dalam beberapa pekan perdagangan terakhir.

Menurut kepala riset komoditas Commerzbank, Eugen Weinberg bahwa kenaikan harga minyak yang terus-menerus ini pasti karena ulah spekulan yang terlalu berlebihan dan kemungkinan akan berbalik pada bulan depan. Weinberg dalam wawancara deengan media CNBC menyatakan bahwa harga minyak bisa koreksi atau turun setidaknya 10 hingga 15% dalam beberapa bulan mendatang karena fundamental saat ini tidak membenarkan kenaikan harga semacam itu.

Akhir pekan lalu harga minyak diperdagangkan turun dari level tertingginya dalam 2,5 tahun karena lonjakan produksi minyak serpih AS tampaknya dapat mengurangi kekhawatiran pasokan yang dipicu oleh demonstrasi anti-pemerintah Teheran. Minyak Brent turun hampir 1% dan minyak WTI turun sekitar 0,9%.

Namun Weinberg menyatakan bahwa kenaikan harga komoditas ini bisa ditahan oleh kombinasi keputusan kebijakan moneter dan faktor geopolitik. Meski begitu Weinberg masih optimis bahwa harga minyak masih bisa menguat dengan melihat komponen terpenting dari industri ini yaitu kegiatan investasi. Semakin tinggi belanja investasi produsen minyak, maka harga masih bisa stabil ke depannya.

Taruhan spekulatif bahwa harga minyak telah melonjak sejak September tahun lalu ketika kesepakatan OPEC dan 11 negara produsen minyak non-OPEC menyetujui perpanjangan waktu pembatasan pasokan minyak 1,8 juta bph dari Maret 2018 menjadi Desember 2018. Kesepakatan tersebut telah berhasil mengurangi pasokan minyak global menuju titik keseimbangan antara pasokan dan permintaan.

Desember lalu, Goldman Sachs dan Morgan Stanley menaikkan perkiraan harga minyak di 2018 dengan alasan komitmen pimpinan OPEC yang lebih kuat untuk memperpanjang pemotongan produksi. Pembatasan produksi yang dimulai Januari 2017 siap berlanjut hingga akhir 2018. Harga minyak turun dari $119 per barel di Juni 2014 karena melemahnya permintaan, dolar yang kuat dan produksi minyak serpih AS yang melonjak disertai pula keengganan OPEC untuk memotong keluaran pada waktu itu.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, Bloomberg, CNBC, Financial Times

Sumber Gambar: Financial Times

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

September 18, 2018

Sentimen Negatif Harga Emas Tetap Ada Pasca Tarif Baru Trump

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang negatif dengan masih…
September 18, 2018

Momentum Negatif Harga Emas Langsung Timbul Disaat Perang Dagang Memuncak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit memburuk karena pasar memanfaatkan peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang sedang memanas kembali. Seperti…
September 17, 2018

Momentum Beli Emas Muncul Sejenak Disaat Pasar Tunggu Tarif Baru

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…
September 17, 2018

Momentum Positif Harga Emas Masih Enggan Diperlihatkan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit memburuk karena pasar memanfaatkan peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang akan memanas. Seperti kita…
September 14, 2018

Harga Emas Didukung Lemahnya Inflasi Dan Redanya Perang Tarif

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…