ForexSignal88.com l Jakarta, 03/01/2018 – Pada awal perdagangan tahun 2018 kemarin, harga emas kembali melanjutkan perjalanan ke utara di tengah pelemahan dolar AS yang terus berlangsung, sementara meningkatnya ketidakpastian geopolitik semakin mendukung sentimen pasar terhadap logam kuning.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan pada sesi Selasa harga emas meroket ke $1318,70 dan ditutup positif di $1317,35 atau naik 1,09 persen dibandingkan dengan penutupan sesi akhir tahun 2017di $1303,10.

Harga emas naik ke level tertinggi tiga bulan dan tetap berada di jalur stabil untuk mencatatkan kemenangan terpanjang mereka sejak akhir standar emas pada tahun 1971 dengan sebagian besar penguatannya didukung oleh penurunan nilai tukar dolar AS ke posisi terendah tiga bulan.

Data CNBC menunjukkan kemarin Indeks Dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap perdagangan-tertimbang enam mata uang utama, turun ke 91,86.

Harga emas sensitif terhadap pergerakan dolar AS. Nilai greenback yang lebih rendah bakal membuat harga emas lebih terjangkau bagi pembeli yang menggunakan mata uang asing, sehingga meningkatkan permintaan terhadap logam kuning tersebut.

Naiknya harga komoditas tersebut menjadi kelanjutan dari rally yang terjadi sejak harga rebound dari $1236,30 dengan data yang menunjukkan para pedagang terus menaikkan pertaruhan bullish mereka pada logam kuning tersebut. Hingga kemarin tercatat emas telah naik 6,67 persen sejak harga mulai bergerak ke atas pada 12 Desember.

Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (Commodity Futures Trading Commission/CFTC) pada hari Jumat atau sesi penutupan perdagangan tahun lalu melaporkan bahwa para hedge funds dan money managers telah meningkatkan net long positions (posisi beli bersih) mereka pada emas di minggu yang berakhir pada 29 Desember sampai 135.900 atau naik 22.200.

Selain pelemahan dolar AS, faktor lain yang juga menambah kuat sentimen pada harga emas adalah ekskalasi ketidakpastian geopolitik di tengah aksi protes rakyat Iran terhadap pemerintahnya yang menyebar ke seluruh negara tersebut dan menurut laporan CNN sejauh ini telah menelan korban 21 jiwa.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Nomad Capitalist

Share This

Berita Komoditas Lainnya

June 22, 2018

Harga Emas Bisa Membaik Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/06/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk membaik atau positif sejenak ditengah…
June 22, 2018

Gerak Harga Emas Kurang Bergairah

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/06/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini masih sulit untuk bergerak positif seiring masih munculnya kekhawatiran investor terhadap masa depan perdagangan AS dengan Uni Eropa yang mulai berlaku…
June 21, 2018

Harga Emas Masih Sulit Bergerak Naik

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini masih sulit untuk bergerak positif seiring masih munculnya kekhawatiran investor terhadap masa depan perdagangan AS dengan negara-negara maju dunia…
June 21, 2018

Harga Emas Terus Alami Tekanan Jual

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk melemah kembali dengan pengaruh akan naiknya…
June 20, 2018

Harga Emas Belum Mampu Bangkit, Tunggu Pernyataan Powell

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/06/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk melemah kembali dengan pengaruh akan naiknya…