ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2017 – Pada perdagangan yang lalu, harga minyak dunia berhasil kembali membawa penguatannya setelah sehari sebelumnya mengalami tekanan hampir 3% dan kali ini ada dorongan dari Nigeria yang ditengarai akan terjadi pembatasan produksi minyaknya.

Nigeria merupakan anggota OPEC dan awal tahun depan sudah harus ikut dibatasi produksi minyaknya sebagai bagian komitmen pembatasan produksi minyak 1,8 juta bph yang akan berlangsung sepanjang tahun depan. Nigeria merupakan produsen utama minyak di Afrika selain Libya sehingga produksi minyaknya sangat diperhatikan publik.

Pekan depan akan terjadi pemogokan massal dari salah satu serikat pekerja minyak akibat protes terjadinya pemutusan hubungan kerja besar-besaran dan memaksa pemerintah Nigeria mengatasi kondisi tersebut. Di Nigeria terdapat 2 serikat pekerja minyak dan semalam salah satunya mengumumkan akan ada penghentian kerjanya di 18 Desember nanti sebagai bentuk desakan bantuan pemerintah untuk menekan kepada perusahaan minyak di Nigeria.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Januari di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk ditutup menguat $0,66 atau 1,18% di level $56,62 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Februari di pasar ICE Futures London ditutup menguat $0,89 atau 1,45% di harga $62,11 per barel.

Namun penguatan semalam belum bisa menutupi kerugian jual sehari sebelumnya yang terjadi setelah EIA menyatakan bahwa produksi minyak mentah AS mengalami kenaikan lagi sebesar 25 ribu bph menjadi 9,7 juta bph, angka produksi tertinggi lagi sejak EIA mencatatnya di 1983.

Dan berdasar data resmi pemerintah AS yang dirilis oleh EIA bahwa persediaan minyak mentah pemerintah mengalami penurunan sebesar 5,6 juta barel. Penurunan persediaan ini disebabkan oleh terganggunya jalur pipa minyak Kanada ke AS yang beberapa pekan ini kebetulan ada penutupan hampir seminggu lamanya. Sedangkan persediaan bensin mengalami kenaikan sebesar 6,8 juta barel serta persediaan solar dan minyak pemanas juga mengalami kenaikan sebesar 1,7 juta barel.

Kapasitas terbesar kilang penyulingan AS mengalami kenaikan dari 92,6% menjadi 93,8%, menandakan kegiatan penyulingan minyak AS terus alami peningkatan. Tingginya persediaan bensin dan minyak solar di AS dikuatirkan investor terjadi sebuah penurunan permintaan konsumsi padahal sebuah hal yang tidak biasa terjadi ketika memasuki bulan Desember, sehingga investor cemas akan pasokan minyak yang berlebihan sehingga harga mempunyai tren yang negatif hingga akhir tahun.

Nyatanya pasar kembali optimis dengan pernyataan OPEC yang melaporkan telah berhasil menurunkan produksi bulanannya menjadi 32,35 juta bph atau turun 300 ribu bph di November. Tingkat kepatuhan produksi minyak OPEC ini melebihi ekspektasi pemangkasan komitmennya sebesar 112% atau naik dari bulan sebelumnya yang hanya 92% dari total 32,50 juta bph.

Bahkan Goldman Sachs menaikkan perkiraan harga minyak, di mana harga Brent naik dari perkiraan awal tahun di angka $58 per barel menjadi $62 per barel. Sedangkan harga minyak WTI naik dari $55 per barel menjadi $57,50 per barel.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters, CNBC

Sumber gambar: McLean’s

Share This

Berita Komoditas Lainnya

February 22, 2018

Harga Minyak Tetap di Ruang Koreksi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam di mana minyak WTI dan minyak Brent masuk di area jual lebih lanjut dengan pemicu masih menguatnya dolar AS…
February 22, 2018

Harga Emas Makin Merana

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih bergerak dengan nuansa yang negatif di mana situasi jual masih berlanjut…
February 22, 2018

Harga Emas Melemah Sedikit Setelah FOMC Minutes Dirilis

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/02/2018 – Harga emas merosot lebih lanjut di sesi Rabu, sehari setelah penurunan harian terbesar dalam dua setengah bulan, namun sempat melambung tinggi karena dolar AS sempat tergelincir dalam waktu singkat setelah rilis…
February 22, 2018

Harga Minyak Bergerak Melemah

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/02/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana keduanya bergerak turun dengan pemicu bahwa kondisi nilai dolar AS yang menguat tentu akan membatasi sisi beli minyak itu sendiri. Penguatan dolar…
February 21, 2018

Melemahnya Harga Minyak Terpicu Oleh Naiknya Nilai Dolar AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam di mana minyak WTI dan minyak Brent masuk di area konsolidasi alias masuk di area aksi ambil untung…