ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang diawal pekan ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak serasi dimana kedua jenis minyak ini nampaknya sedang bergerak dan berirama ke sisi pelemahannya kembali sebagai bentuk aksi ambil untungnya dengan rasa kuatir bahwa produksi minyak AS akan meningkat lagi

Meski juga OPEC bersama Rusia pekan lalu setuju untuk memperpanjang komitmen pemangkasan produksi minyak mentahnya hingga akhir 2018 namun sisi kuatir investor atas pengaktifan lagi kilang minyak AS masih cukup menganggu sisi beli minyak karena produksi minyak AS nampaknya masih akan terus membesar.

Dan harga minyak kali ini berada di sisi yang negatif setelah pasar melihat laporan Baker Hughes di akhir pekan lalu bahwa sebanyak 2 rig kembali aktif dan menjadi total sekarang menjadi 749 sehingga hal ini makin menyakinkan bahwa produksi minyak AS akan makin meninggi. Dan tadi pagi American Petroleum Institutes atau API telah mengeluarkan laporan persediaan minyak AS dimana persediaan minyak mentahnya di pekan lalu mengalami 5,5 juta barel, sedangkan persediaan bensin naik 9,2 juta barel serta persediaan minyak bakar dan minyak solar mengalami naik sebesar 4,3 juta barel.

Investor sedang menantikan data resmi persediaan minyak pemerintah AS yang dikeluarkan oleh Energy Information Administration atau EIA, dimana kadangkala antara data EIA dengan data API berseberangan, namun kadang pula sama-sama searah. Seperti dilaporkan EIA pekan lalu bahwa produksi minyak mentah AS, dipekan lalu mengalami kenaikan 24 ribu bph menjadi 9,68 juta bph, angka produksi tertinggi lagi sejak EIA mencatatnya di 1983 atau lebih tinggi juga dibandingkan produksi AS di tahun 70an.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Januari di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah $0,22 atau 0,38% di level $57,40 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Januari di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah $0,22 atau 0,35% di harga $63,64 per barel.

Namun pelemahan ini tidak besar karena investor masih melihat laporan bulanan OPEC yang telah berhasil menurunkan produksi menjadi 32,35 juta bph atau turun 300 ribu bph di November. Tingkat kepatuhan produksi minyak OPEC ini melebihi ekspektasi pemangkasan komitmennya sebesar 112% atau naik dari bulan sebelumnya yang hanya 92% dari total 32,50 juta bph.

Goldman Sachs menganggap bahwa 2018 kondisi pasar minyak makin ketat dimana produksi minyak AS sendiri masih sulit dicegah kenaikannya diiringi dengan pembatasan pasokan oleh OPEC dan Rusia, namun Goldman Sachs masih percaya bahwa permintaan minyak dunia masih akan meninggi sehingga Goldman Sachs menaikkan perkiraan harga minyak, dimana harga Brent naik dari perkiraan awal tahun di angka $58 perbarel menjadi $62 perbarel. Sedangkan harga minyak WTI naik dari $55 perbarel menjadi $57,50 perbarel.

Sumber berita: Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch, investing, Reuters

Sumber gambar: WSJ dot com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

February 15, 2018

OPEC Harus Serius Hadapi Naiknya Produksi Minyak AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Akhir-akhir ini, produsen minyak serpih AS seakan menagduk-aduk situasi harga minyak mentah dengan kecepatan produksi yang tidak henti-hentinya terus meningkat sehingga AS akan segera menjadi pemain minyak yang paling…
February 15, 2018

Harga Minyak Menguat 1%

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam dan serasi dimana kedua jenis minyak ini menguat lebih dari 1% melanjutkan episode positif semalam yang di…
February 15, 2018

Harga Emas Terbantu Oleh Pelemahan Dolar AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih bergerak dengan nuansa yang membaik sebagai dampak dari khawatirnya investor…
February 15, 2018

Kekhawatiran Tentang Stagflasi AS Mendorong Naik Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Harga emas naik tajam pada hari Rabu di tengah pelemahan dolar AS karena data yang menunjukkan kenaikan inflasi dan penurunan penjualan ritel memicu kekhawatiran timbulnya stagflasi di ekonomi terbesar di dunia karena…
February 15, 2018

Harga Minyak Berhasil Bangkit Kembali

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana kedua harga minyak dunia tersebut membuat penguatannya setelah lebih dari sepekan mengalami tekanan harga yang cukup masif. Penguatan harga minyak…