ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2017 – Pada perdagangan yang lalu, harga minyak berhasil menguat kembali didukung dengan tingkat kepatuhan OPEC yang membaik namun penguatan tersebut dibatasi jelang rilisnya data-data persediaan mingguan minyak pemerintah AS di Rabu ini.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Januari di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk ditutup menguat $0,19 atau 0,22% di level $57,66 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Januari di pasar ICE Futures London ditutup menguat $0,44 atau 0,74% di harga $62,91 per barel.

Awal pekan lalu, OPEC melaporkan telah berhasil menurunkan produksi bulanannya menjadi 32,35 juta bph atau turun 300 ribu bph di November. Tingkat kepatuhan produksi minyak OPEC ini melebihi ekspektasi pemangkasan komitmennya sebesar 112% atau naik dari bulan sebelumnya yang hanya 92% dari total 32,50 juta bph. Kebanyakan penurunan produksi minyak OPEC dari Angola darn Irak, di mana kondisi kilang di Angola sedang dalam pemeliharaan dan Irak sedang bertikai sekaligus produksi di Irak Selatan yang masuk masa pemeliharaan juga.

Goldman Sachs menganggap bahwa 2018 kondisi pasar minyak makin ketat di mana produksi minyak AS sendiri masih sulit dicegah kenaikannya diiringi dengan pembatasan pasokan oleh OPEC dan Rusia, namun Goldman Sachs masih percaya bahwa permintaan minyak dunia masih akan meninggi sehingga Goldman Sachs menaikkan perkiraan harga minyak, di mana harga Brent naik dari perkiraan awal tahun di angka $58 per barel menjadi $62 per barel. Sedangkan harga minyak WTI naik dari $55 per barel menjadi $57,50 per barel.

Penguatan harga minyak kemarin memang tidak terlalu tinggi karena jelang rilis data persediaan minyak pemerintah AS, semua investor sedang harap-harap cemas sehingga menahan sisi beli minyak yang lebih besar. Hal ini investor masih kuatir setelah akhir pekan lalu melihat laporan dari Baker Hughes bahwa 2 rig kembali aktif dan menjadi total 749 sehingga dapat diartikan bahwa produksi minyak AS akan makin membesar. Seperti dilaporkan sebelumnya oleh EIA pekan lalu bahwa produksi minyak mentah AS mengalami kenaikan 24 ribu bph menjadi 9,68 juta bph, angka produksi tertinggi lagi sejak EIA mencatatnya di 1983.

Dan tadi pagi American Petroleum Institutes atau API telah mengeluarkan laporan persediaan minyak AS di mana persediaan minyak mentahnya di pekan lalu mengalami 5,5 juta barel, sedangkan persediaan bensin naik 9,2 juta barel serta persediaan minyak bakar dan minyak solar mengalami naik sebesar 4,3 juta barel.

Investor sedang menantikan data resmi persediaan minyak pemerintah AS yang dikeluarkan oleh Energy Information Administration atau EIA, di mana kadangkala antara data EIA dengan data API berseberangan, namun kadang pula sama-sama searah.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters, CNBC

Sumber gambar: Korea Herald

Share This
a

Berita Komoditas Lainnya

December 10, 2018

Harga Emas Mulai Sundul 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Sejak Senin pagi hingga siang ini harga emas masih bergerak tipis namun stabil di dekat puncak tertinggi 5-bulan, terbantu oleh berkurangnya potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Pergerakan bullish harga emas…
December 10, 2018

Harga Emas Stabil di Senin Pagi Pasca Lonjakan di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Harga emas tampak stabil pada Senin pagi ini setelah pada sesi penutupan pekan lalu mencapai titik tertinggi sejak Juli sekaligus mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak Agustus di tengah gejolak pasar yang…
December 07, 2018

Harga Emas Naik Tipis di Jumat Siang, Pasar Tunggu NFP

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas naik sedikit pada hari Jumat karena dolar AS masih didominasi sentimen negatif menyusul penurunan imbal hasil (yield) Treasury AS. Sementara itu para investor masih menunggu rilis data penggajian sektor…
December 07, 2018

Harga Emas Melayang di Dekat Titik Tertinggi 5-bulan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas bergerak mendatar pada Jumat pagi setelah di sesi sebelumnya menanjak ke harga tertinggi dalam lima bulan terakhir karena dolar AS melemah. Faktor utama yang menyebabkan dolar AS bergerak turun sekitar 0,3…
December 06, 2018

Naik di Asia, Harga Emas Mulai Terkoreksi Saat Masuki Eropa

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2018 – Harga emas pagi tadi sempat menanjak ke $1.240,60, mendekati level tertinggi sesi Selasa di $1.241,75, terdorong oleh aksi risk aversion yang menekan dolar AS. Benjamin Lu, analis komoditas dengan Phillip Futures,…