ForexSignal88.com l Jakarta, 05/12/2017 – Pada perdagangan yang lalu, harga minyak gagal mempertahankan penguatannya selama 3 hari sebelumnya dengan pemicu makin besarnya produksi minyak AS dan menguatnya dolar AS seakan menggagalkan penurunan produksi OPEC.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Januari di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk ditutup melemah $0,92 atau 1,58% di level $57,44 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Januari di pasar ICE Futures London ditutup melemah $1,30 atau 2,04% di harga $62,43 per barel.

Harga minyak kemarin melemah tajam karena investor melihat laporan akhir pekan lalu oleh Baker Hughes bahwa 2 rig kembali aktif dan menjadi total 749 sehingga dapat diartikan bahwa produksi minyak AS akan makin membesar. Seperti dilaporkan sebelumnya oleh EIA pekan lalu bahwa produksi minyak mentah AS mengalami kenaikan 24 ribu bph menjadi 9,68 juta bph, angka produksi tertinggi lagi sejak EIA mencatatnya di 1983.

Angka produksi tersebut sedikit di bawah angka produksi Rusia dan Arab Saudi dan sejak pertengahan tahun 2016 lalu, produksi minyak AS sudah naik 8,5 juta bph. Selain itu, pelemahan harga minyak juga dipicu oleh penguatan mata uang AS yang banyak digunakan dalam jual beli minyak dunia sehingga bila dolar AS menguat tajam maka harga minyak terkesan akan mahal dan membuat keengganan pasar untuk mengoleksi minyak.

Sebetulnya harga minyak masih di level tertinggi 2 tahunnya dimana pasar masih melihat pengaruh dari rapat evaluasi tentang pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph di pekan kemarin. Pengaruh dari keputusan Rusia bersama dengan Arab Saudi untuk melanjutkan waktu pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph, yang sebelumnya dijadwalkan akan berakhir akhir kuartal pertama 2018 yaitu Maret 2018 menjadi sepanjang tahun 2018 nanti masih membuat harga minyak bertahan di level tinggi 2 tahunnya.

Faktor keikutsertaan Rusia tersebut sangat melegakan pasar karena sebelumnya Rusia kuatir bila perpanjangan waktu hingga akhir tahun, maka produksi minyak AS akan terus dipacu dan ini mengakibatkan pasokan minyak dunia juga akan tetap tinggi. Rusia juga gembira dengan langkah dari OPEC tersebut dengan memasukkan Nigeria dan Libya untuk diikutsertakan juga dalam komitmen pembatasan tersebut mulai awal Januari.

Hal lain yang membatasi penurunan harga minyak setelah OPEC melaporkan telah berhasil menurunkan produksi bulanannya menjadi 32,35 juta bph atau turun 300 ribu bph di bulan lalu. Pencapaian ini melebihi ekspektasi pemangkasan komitmennya sebesar 112% atau naik dari bulan sebelumnya yang hanya 92% dari total 32,50 juta bph.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters, CNBC

Sumber gambar: MarketWatch

Share This

Berita Komoditas Lainnya

July 20, 2018

Keprihatinan Presiden AS Bantu Harga Emas Rebound

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/07/2018 – Harga emas yang sempat jatuh ke $1.211,35 pada hari Kamis mengurangi kerugiannya tetapi masih berakhir pada level terendah satu tahun, karena Presiden AS Donald Trump, dalam sebuah wawancara dengan CNBC, menyuarakan…
July 19, 2018

Sisi Koreksi Harga Emas Masih Berlanjut

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih melanjutkan periode negatifnya sebagai dampak…
July 19, 2018

Sisi Penurunan Emas Masih Ada

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak negatif karena tetap khawatir dengan fokus kenaikan suku bunga AS yang masih akan ada. Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan…
July 18, 2018

Ruang Koreksi Harga Emas Masih Muncul

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih melanjutkan periode negatifnya akibat dari…
July 18, 2018

Apresiasi Greenback Menekan Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Harga emas jatuh lebih dari satu persen pada hari Selasa dan mencapai titik terendah dalam setahun terakhir karena dolar AS menguat terdorong oleh kesaksian Ketua Federal Reserve Jerome Powell di hadapan Kongres AS.…