ForexSignal88.com l Jakarta, 04/12/2017 – Pada perdagangan akhir pekan lalu, harga minyak berhasil menguat tidak terlalu tajam di mana dalam detik-detik terakhir terjadi aksi ambil untung drastis akibat terkuaknya kasus pembohongan publik yang dilakukan oleh Michael Flynn yang mengagetkan pasar secara mendadak.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Januari di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk ditutup menguat $0,97 atau 1,67% di level $58,36 per barel. Selama seminggu lalu, harga minyak WTI alami penurunan sebesar 1%.

Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Januari di pasar ICE Futures London ditutup melemah $1,10 atau 1,76% di harga $63,73 per barel. Selama seminggu lalu, harga minyak Brent alami kenaikan sebesar 0,4%.

Dan setelah rapat evaluasi pertama tentang pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph, harga minyak sudah naik 18% lebih di bulan sejak Mei. Penguatan harga minyak masih ada pengaruh dari keputusan Rusia bersama dengan Arab Saudi untuk melanjutkan waktu pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph, yang sebelumnya dijadwalkan akan berakhir akhir kuartal pertama 2018 yaitu Maret 2018 menjadi sepanjang tahun 2018 nanti.

Dalam pertemuan Rabu lalu atau sehari sebelum rapat evaluasi, sebanyak 6 menteri bertemu dahulu dan terlihat bahwa Iran dan Rusia setidaknya menginginkan perpanjangan waktu pembatasan pasokan minyak 1,8 juta bph setelah melihat evaluasinya lagi di Juni 2018, yang artinya ada keinginan perpanjangan waktu tersebut hingga semester pertama.

Faktor keikutsertaan Rusia tersebut sangat melegakan pasar karena sebelumnya Rusia kuatir bila perpanjangan waktu hingga akhir tahun, maka produksi minyak AS akan terus dipacu dan ini mengakibatkan pasokan minyak dunia juga akan tetap tinggi. Rusia juga gembira dengan langkah dari OPEC tersebut dengan memasukkan Nigeria dan Libya untuk diikutsertakan juga dalam komitmen pembatasan tersebut karena seperti kita ketahui bahwa kedua negara tersebut sedikit banyak telah memproduksi lebih dari kapasitas normalnya.

Libya dan Nigeria akan mulai dibatasi produksinya mulai awal tahun depan. Para anggota rapat evaluasi tersebut juga setuju bahwa setelah semester pertama 2018 berakhir, maka akan ada evaluasi komitmen kembali, dengan catatan yang dipahami pengamat bahwa akan ada perpanjangan waktu lagi, atau bisa juga menghentikan komitmen tersebut.

Namun penguatan harga minyak akhir pekan juga dibatasi oleh kasus terhadap pembohongan dari mantan penasihat keamanan nasional AS yang membantu Presiden Trump yang diindikasikan membawa Rusia untuk membantu pemenangan pemilu kala itu. Bila Flynn terbukti salah maka masa depan ekonomi AS akan terkatung-katung

Hal lain yang membatasi kenaikan minyak yaitu laporan Baker Hughes bahwa 2 rig kembali aktif dan menjadi total 749 sehingga menyakinkan bahwa produksi minyak AS akan makin meninggi. Seperti dilaporkan EIA pekan lalu bahwa produksi minyak mentah AS, di pekan lalu mengalami kenaikan 24 ribu bph menjadi 9,68 juta bph, angka produksi tertinggi lagi sejak EIA mencatatnya di 1983. Angka produksi tersebut sedikit di bawah angka produksi Rusia dan Arab Saudi dan sejak pertengahan tahun 2016 lalu, produksi minyak AS sudah naik 8,5 juta bph.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters, CNBC

Sumber gambar: MarketWatch

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 18, 2017

Harga Bensin Bebani Harga Minyak Mentah Dunia

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Pada perdagangan akhir pekan kemarin, harga minyak dunia bergerak beragam dimana harga minyak WTI menguat namun harga minyak Brent alami pelemahannya terbebani oleh harga bensin berjangka mengalami tekanan yang cukup…
December 18, 2017

Harga Emas Sedikit Berubah Setelah Ketidakpastian Reformasi Pajak AS Mereda

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Harga emas secara garis besar nyaris tidak berubah pada akhir sesi perdagangan Jumat karena penguatan yang sempat terjadi dan membawa harga emas menyentuh $1261,60 akhirnya tertahan oleh apresiasi dolar AS di tengah…
December 15, 2017

Emas Masih Menjadi Primadona Investasi di Tahun Depan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – The Fed tetap menaikkan suku bunganya pekan ini dimana dolar AS masih di level yang kuat dan pasar ekuitas masih dalam tren yang bullish atau menguat dan diikuti emas yang masih bisa dibilang bertahan di sisi harga…
December 15, 2017

Harga Minyak Tetap Positif Jelang Rilisnya Data Baker Hughes

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang di akhir pekan hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak serasi dimana kedua jenis minyak ini nampaknya ingin bertahan ditutup pada sisi positif pada akhir…
December 15, 2017

Harga Emas Masih Tetap Bertahan di Area Positif

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Di perdagangan sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia di London, kali ini emas bergerak sedang positif melanjutkan periode penguatannya dan masih berusaha mendekati lagi level psikologisnya $1300 per troy…