ForexSignal88.com l Jakarta, 01/12/2017 – Pada hari Jumat di sesi Asia harga emas sedikit bergerak lebih tinggi karena RUU pajak versi Senat AS mendapat penghalang dan para investor mencatat perlambatan dalam sebuah survei swasta mengenai manufaktur China.

Kontrak emas untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik 0,20% menjadi $ 1275,70 per troy ounce.

Senat Republik telah menunda pemungutan suara atas RUU pajak mereka karena sebuah kemunduran memaksa mereka untuk menambal kekurangan rencana tersebut hanya beberapa jam sebelum keputusan akhir yang direncanakan. RUU tersebut akan dirombak dan diperlukan roll call voting pada jam 11 pagi pada hari Jumat waktu AS atau pukul 23.00 WIB nanti, demikian menurut Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell.

Anggota parlemen Senat pada hari Kamis memutuskan bahwa sebuah "pemicu" fiskal, yang penting untuk memenangkan dukungan Senator Bob Corker yang cemas akan rencana GOP, tidak akan berjalan sesuai peraturan Senat.

Aktivitas manufaktur China turun pada bulan November ke tingkat terlemah dalam lima bulan karena biaya input tetap ada dengan Indeks Manajer Pembelian Manufatur (PMI Manufacturing) Caixin/Markit turun menjadi 50,8 dari 51,0 di bulan Oktober.

Sebaliknya, PMI versi resmi pemerintah yang dirilis pada hari Kamis berada di 51,8 di bulan November, dibandingkan dengan 51,6 di bulan Oktober.

Semalam, harga emas turun tajam karena data inflasi yang optimis mengangkat imbal hasil (yield) Treasury yang memicu pemulihan dolar, sementara tanda-tanda kemajuan dalam reformasi pajak membebani sentimen.

Indeks Harga Konsumen Inti (Core PCE), pengukuran inflasi yang disukai Federal Reserve, naik 1,4% pada bulan Oktober untuk basis tahunan, dibandingkan dengan kenaikan 1,3% di bulan sebelumnya, sementara inflasi September direvisi naik menjadi 1,4% dari 1,3 %.

Laporan inflasi yang optimis tersebut, memicu ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mengadopsi sikap yang lebih agresif mengenai kebijakan moneter, mengangkat imbal hasil dan dolar AS lebih tinggi, yang menekan harga emas ke level terendah hampir dua minggu.

Kepala ekonom di Amherst Pierpont Securities Stephen Stanley mengatakan bukti tentatif dari perputaran dalam tren melambatnya inflasi dapat menenangkan kekhawatiran inflasi yang tertekan di antara pembuat kebijakan yang mayoritas dovish.

Sumber berita: ForexSignal88, Investing

Sumber gambar: Goldwhy.com

Share This

Berita Komoditas Lainnya

February 15, 2018

OPEC Harus Serius Hadapi Naiknya Produksi Minyak AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Akhir-akhir ini, produsen minyak serpih AS seakan menagduk-aduk situasi harga minyak mentah dengan kecepatan produksi yang tidak henti-hentinya terus meningkat sehingga AS akan segera menjadi pemain minyak yang paling…
February 15, 2018

Harga Minyak Menguat 1%

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam dan serasi dimana kedua jenis minyak ini menguat lebih dari 1% melanjutkan episode positif semalam yang di…
February 15, 2018

Harga Emas Terbantu Oleh Pelemahan Dolar AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih bergerak dengan nuansa yang membaik sebagai dampak dari khawatirnya investor…
February 15, 2018

Kekhawatiran Tentang Stagflasi AS Mendorong Naik Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Harga emas naik tajam pada hari Rabu di tengah pelemahan dolar AS karena data yang menunjukkan kenaikan inflasi dan penurunan penjualan ritel memicu kekhawatiran timbulnya stagflasi di ekonomi terbesar di dunia karena…
February 15, 2018

Harga Minyak Berhasil Bangkit Kembali

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana kedua harga minyak dunia tersebut membuat penguatannya setelah lebih dari sepekan mengalami tekanan harga yang cukup masif. Penguatan harga minyak…