ForexSignal88.com l Jakarta, 24/11/2017 – Harga emas turun tipis pada akhir hari Kamis setelah naik hampir 1 persen pada sesi sebelumnya di saat dolar AS meredup karena berkurangnya ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga AS pada tahun baru mendatang.

Dolar AS mengalami penurunan terbesar dalam lima bulan pada hari Rabu setelah catatan rapat kebijakan Federal Reserve AS menunjukkan banyak anggota dewan yang khawatir inflasi akan tetap di bawah target 2 persen yang ditetapkan bank tersebut lebih lama dari perkiraan.

Sebelumnya pada awal pekan ini, Ketua Fed Janet Yellen kembali menggaungkan prediksinya bahwa inflasi AS akan segera pulih, namun memberikan peringatan yang sangat kuat bahwa dia "sangat tidak pasti" mengenai hal ini dan terbuka terhadap segala kemungkinan bahwa harga bisa tetap rendah untuk tahun-tahun mendatang.

Greenback masih menyusut pada hari Kamis, mendukung harga emas bertahan di dekat level tertinggi sesi Rabu karena penurunan dolar AS membuatnya lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang selain dolar AS.

Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank, memaparkan analisis singkatnya, "Emas jelas masih membutuhkan percikan pendorong tapi kami masih melihat peluang harga akan mencapai target akhir tahun di $1.325,00."

"Prospek inflasi masih rendah, imbal hasil [obligasi pemerintah AS] jangka panjang akan tetap tertahan dan kemudian kita memiliki risiko geopolitik yang meningkat tahun ini. Itu cukup untuk membuat para investor membeli emas, meski prospek pertumbuhan masih kuat di seluruh dunia," imbuh Hansen.

Perdagangan lebih ringan dari biasanya pada hari Kamis, dengan pasar keuangan Jepang tutup untuk liburan publik sementara pasar AS ditutup untuk liburan Thanksgiving.

Di pasar yang lebih luas, saham-saham China rontok, mengalami penurunan terbesar dalam hampir dua tahun, membebani ekuitas global, mengurangi risk appetite dan memberikan dukungan mendasar untuk emas, yang dipandang sebagai aset safe haven.

Dengan turunnya saham-saham China, mata uang berimbal hasil rendah yang juga menjadi aset safe haven seperti yen Jepang dan franc Swiss cenderung kuat terhadap dolar AS.

Emas spot dapat menguji support di $1.283 per troy ounce karena gagal menembus resistance di $1.297, demikian pandangan Wang Tao, analis teknikal dari Reuters.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Reuters

Sumber gambar: Every Investor

Share This

Berita Komoditas Lainnya

July 17, 2018

Laju Penguatan Harga Emas Mulai Muncul

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini sudah mulai berhasil positif lagi alias ada daya…
July 17, 2018

Sisi Penurunan Emas Terus Berlanjut

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak negatif melanjutkan kondisi sebelumnya. Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan…
July 16, 2018

Penguatan Harga Emas Mulai Terbentuk

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini sudah mulai berhasil positif lagi alias ada daya…
July 13, 2018

Tekanan Harga Emas Belum Hilang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih terus bergerak negatif. Semalam harga emas…
July 16, 2018

Harga Emas Bangkit Perlahan-lahan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/07/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak positif kembali pasca terkoreksi pada akhir pekan perdagangan lalu. Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya,…