ForexSignal88.com l Jakarta, 21/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak serasi dimana kedua jenis minyak ini tampaknya sedang bergerak kecil dengan irama penguatannya dimana keyakinan OPEC terhadap perpanjangan waktu pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph akan disepakati oleh semua peserta termasuk Rusia.

Rasa optimis bahwa kenaikan harga minyak masih bisa terjadi melihat di agenda pertemuan evaluasi kesepakatan pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph pada 30 November di Wina, sudah dipastikan akan membahas perpanjangan waktu komitmen tersebut hingga akhir 2018 setelah sebelumnya kesepakatan waktunya berakhir Maret 2018, demikian ungkap Sekjen OPEC Mohammed Barkindo awal pekan itu.

Rusia sempat ragu untuk ikut ambil serta juga dalam perpanjangan waktu pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph sepanjang 2018 tersebut. Namun karena melihat produksi minyak AS yang terus bangkit, Rusia merasa kuatir sendiri terhadap masa depan harga minyak dunia, sehingga pekan lalu diputuskan bahwa Rusia akan mengikuti irama kebijaksanaan Arab Saudi.

Barkindo juga menyatakan meski pasokan minyak AS makin membesar, namun produksi minyak OPEC makin mengecil dan didukung pula permintaan minyak dunia yang meningkat khususnya dari pasar Asia dan Eropa, sehingga OPEC sangat yakin bahwa pasokan minyak dunia akan segera menempati porsi yang seimbang antara permintaan dengan penawarannya. OPEC juga menaikkan perkiraan permintaan minyaknya dimana dunia membutuhkan pasokan minyak OPEC sebesar 33,42 juta bph di tahun depan, dan ini berarti ada kenaikan permintaan minyak mentah OPEC sebesar 260 ribu bph.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak November di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara menguat $0,07 atau 0,12% di level $56,49 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Desember di pasar ICE Futures London sementara sedang menguat $0,13 atau 0,21% di harga $62,35 per barel.

Bahkan dengan usaha dari OPEC tersebut, membuat ABN Amro mempunyai proyeksi harga minyak di tahun depan bisa mendekati $75 per barel. ABN Amro sangat yakin bahwa komitmen ini akan dijaga oleh Rusia dan Arab Saudi sebagai produsen minyak terbesar di dunia. Morgan Stanley juga berkeyakinan bahwa harga minyak dunia sedang menantikan pertemuan akhir bulan nanti, bila investor terlalu lama menunggu kepastian perpanjangan waktu tersebut, maka dapat membuat investor minyak juga akan mulai meninggalkan sisi belinya lagi seperti di perdagangan awal pekan ini.

Sedangkan FGE sendiri sedang kuatir dengan masa depan minyak karena berpandangan jika harga minyak berkisar $65 hingga $75 per barel maka produksi minyak serpih AS di 2018 hingga 2019 akan naik sekitar 1,1 juta bph hingga 1,5 juta bph. Kalaupun setelah 2018, atau masuk 2019, jika tidak ada komitmen pembatasan  pasokan lagi, maka OPEC masih punya cadangan produksi minyak sekitar 1,5 juta bph, sedangkan Rusia dan Kazakhstan punya cadangan yang bisa dielaborasi sekitar 500 ribu bph.

Sumber berita: Reuters, Bloomberg, ForexSignal88, MarketWatch, Investing

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 18, 2017

Harga Bensin Bebani Harga Minyak Mentah Dunia

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Pada perdagangan akhir pekan kemarin, harga minyak dunia bergerak beragam dimana harga minyak WTI menguat namun harga minyak Brent alami pelemahannya terbebani oleh harga bensin berjangka mengalami tekanan yang cukup…
December 18, 2017

Harga Emas Sedikit Berubah Setelah Ketidakpastian Reformasi Pajak AS Mereda

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Harga emas secara garis besar nyaris tidak berubah pada akhir sesi perdagangan Jumat karena penguatan yang sempat terjadi dan membawa harga emas menyentuh $1261,60 akhirnya tertahan oleh apresiasi dolar AS di tengah…
December 15, 2017

Emas Masih Menjadi Primadona Investasi di Tahun Depan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – The Fed tetap menaikkan suku bunganya pekan ini dimana dolar AS masih di level yang kuat dan pasar ekuitas masih dalam tren yang bullish atau menguat dan diikuti emas yang masih bisa dibilang bertahan di sisi harga…
December 15, 2017

Harga Minyak Tetap Positif Jelang Rilisnya Data Baker Hughes

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang di akhir pekan hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak serasi dimana kedua jenis minyak ini nampaknya ingin bertahan ditutup pada sisi positif pada akhir…
December 15, 2017

Harga Emas Masih Tetap Bertahan di Area Positif

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Di perdagangan sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia di London, kali ini emas bergerak sedang positif melanjutkan periode penguatannya dan masih berusaha mendekati lagi level psikologisnya $1300 per troy…