ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2017 – Upaya para bulls di bursa emas pada hari Rabu kembali terjegal. Pada sesi tersebut harga emas sempat terangkat ke $1289,20 namun kemudian turun setelah dolar AS bergerak dari posisi terendah intraday hari itu terdorong oleh munculnya tanda-tanda bahwa pertumbuhan ekonomi AS di kuartal keempat tetap solid, memperkuat harapan para investor bahwa Federal Reserve akan jadi menaikkan suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini pada bulan Desember.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan pada sesi Rabu harga emas berakhir di $1278,00 atau turun 0,17% dibandingkan dengan penutupan sesi sebelumnya.

Duo data ekonomi bullish yaitu penjualan ritel dan inflasi AS mengangkat greenback dari posisi terendah sesi Rabu yang kemudian menekan harga emas untuk mundur dari level tertinggi sesi tersebut dan berpotensi membuat harga logam mulia tetap berada di jalur untuk mencatatkan penutupan negatif mingguan. Namun demikian masih ada dua sesi perdagangan harian dan masih ada sejumlah data yang berpotensi menimbulkan fluktuasi harga.

Pada hari Rabu Departemen Tenaga Kerja AS menyampaikan bahwa Indeks Harga Konsumen (CPI) naik 0,1% bulan lalu setelah melonjak 0,5% di bulan September.

Penjualan ritel tercatat meningkat 0,2% pada bulan lalu, demikian laporan dari Departemen Perdagangan AS, mengalahkan ekspektasi kenaikan 0,1%.

Penjualan ritel yang naik menunjukkan bahwa pertumbuhan konsumsi pada kuartal keempat tetap solid, yang selanjutnya memperkuat narasi ekonomi AS yang membaik dan mengokohkan ekspektasi untuk kenaikan suku bunga sebelum tahun ini berakhir. Sejauh ini para pedagang melihat kans 100% bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunganya di bulan Desember.

Tom Porcelli dari Royal Bank of Canada mengatakan bahwa bank tersebut merevisi naik estimasi untuk konsumsi kuartal keempat menjadi 2,7% dari 2,4% setelah penjualan ritel AS meningkat dan perkiraan untuk PBD AS kuartal keempat naik menjadi 3,4% dari 3,2%.

Harga emas sensitif terhadap pergerakan imbal hasil obligasi dan dolar AS. Greenback yang lebih kuat membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi para pemegang mata uang asing sementara kenaikan suku bunga AS akan menaikkan biaya kesempatan (opportunity cost) untuk menahan aset yang tidak menghasilkan seperti bullion.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: eBay

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

July 17, 2018

Laju Penguatan Harga Emas Mulai Muncul

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini sudah mulai berhasil positif lagi alias ada daya…
July 17, 2018

Sisi Penurunan Emas Terus Berlanjut

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak negatif melanjutkan kondisi sebelumnya. Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan…
July 16, 2018

Penguatan Harga Emas Mulai Terbentuk

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini sudah mulai berhasil positif lagi alias ada daya…
July 13, 2018

Tekanan Harga Emas Belum Hilang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih terus bergerak negatif. Semalam harga emas…
July 16, 2018

Harga Emas Bangkit Perlahan-lahan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/07/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak positif kembali pasca terkoreksi pada akhir pekan perdagangan lalu. Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya,…