ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak sama-sama negatif dimana kedua jenis minyak ini nampaknya sedang melanjutkan saat-saat tertekannya akibat dari perkiraan IEA semalam dimana pasar juga kuatir dengan produksi minyak AS yang meningkat yang seakan meluluhkan kegiatan dari OPEC yang dapat membatasi pasokan minyak dunia.

Disparitas harga minyak dengan minyak WTI yang terus melebar lebih dari $6 perbarel, disinyalir menjadi penyebab tingginya produksi minyak serpih AS yang berbasis WTI tersebut, karena harga yang relatif lebih murah dan amannya pasokan WTI membuat minyak ini sedang diburu konsumen di Eropa dan Asia.

API melaporkan bahwa persedian minyak AS mengalami kenaikan sebesar 6,5 juta barel menjadi 461,8 juta barel di pekan lalu. Sedangkan IEA menyatakan bahwa permintaan minyak dunia menurutnya tidak akan sebaik laporan dari OPEC beberapa hari lalu.

Kondisi ini menurut IEA disebabkan bahwa musim hangat di awal tahun depan akan lebih panjang dari biasanya sehingga IEA berani memproyeksikan bahwa permintaan minyak di paruh pertama 2018 tidak akan seindah dibandingkan paruh pertama di tahun ini. Menurut IEA bahwa permintaan minyak dunia akan mengalami penurunan rata-rata 100 ribu bph hingga 200 ribu bph dari proyeksi bulan Juni lalu, dimana tahun ini akan turun sekitar 1,5 juta bph sedang di tahun depan akan turun sekitar 1,3 juta bph menjadi 98,9 juta bph.

IEA juga menyatakan bahwa setidaknya sebelum tahun 2025 nanti, produksi minyak AS akan menyamai produksi minyak Arab Saudi dan di tahun itu juga bahwa AS akan menjadi pemimpin produksi terbanyak bagi gas dan minyak mentah dunia. Inilah yang membuat investor cemas bahwa pasokan minyak dunia akan banjir dan investor jangka pendek langsung membuat langkah aksi ambil untungnya setelah harga minyak bertahan hampir 2 minggu di area tertingginya sejak pertengahan 2015.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak November di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah $0,64 atau 1,15% di level $55,60 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Desember di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah $0,78 atau 1,25% di harga $61,43 per barel.

Sekjen OPEC Mohammad Barkindo di Abu Dhabi kemarin malam menyatakan bahwa meskipun pasokan minyak AS makin membesar, namun produksi minyak OPEC yang makin mengecil serta permintaan minyak dunia yang meningkat khususnya dari Asia dan Eropa, niscaya dirinya percaya bahwa pasokan minyak dunia akan segera menempati porsi yang seimbang antara permintaan dengan penawarannya.

OPEC juga menaikkan perkiraan permintaan minyaknya bahwa dunia membutuhkan pasokan minyak OPEC sebesar 33,42 juta bph di tahun depan, dimana ini merupakan kenaikan permintaan minyak mentah OPEC sebesar 260 ribu bph sebelumnya dan menandai kenaikan bulanan ke empat secara berturut-turut sejak prospek bulan Juli lalu.

Sumber berita: Reuters, Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch, Investing

Sumber gambar: Sydney Morning Herald

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

January 19, 2018

Yield Treasury Menanjak, Harga Emas Terdesak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Harga emas turun dari level tertinggi empat bulan karena imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkat tajam menyusul data pertumbuhan China yang kuat dan di tengah ekspektasi bahwa inflasi akan segera meningkat. Data…
January 19, 2018

Harga Minyak Terkoreksi Produksi AS Yang Rebound

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk melemah sebagai bentuk sedikit aksi ambil untung sejenaknya setelah produksi minyak…
January 18, 2018

Harga Minyak Tetap Bertahan di Level Tertinggi 3 Tahunnya Menantikan Data EIA

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam dimana kedua jenis minyak ini sempat menguat dan sekarang bergerak tidak serasi sebagai bentuk aksi…
January 18, 2018

Harga Emas Tetap ke Selatan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Pada perdagangan siang menjelang sore hari ini di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih mengalami tekanan alias masuk dalam ruang aksi ambil untung lanjutan setelah semalam melemah…
January 18, 2018

Harga Emas Semakin Merosot Setelah Dolar AS Tunjukkan Perlawanan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Serupa dengan pergerakan harga di bursa forex, pada sesi perdagangan Rabu harga emas bergerak fluktuatif hingga akhirnya ditutup negatif. Aksi ambil untuk saat dolar AS mulai menunjukkan perlawanan terhadap sejumlah…