ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2017 – Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak sedang mengalami pelemahan tajamnya dan seakan harga minyak Brent dan WTI akan segera menjauhi area terbaik sejak Juni 2015 atau 2 tahun lebih, dimana kali ini kondisi produksi minyak AS dilaporkan mengalami peningkatannya dan IEA menyebut bahwa permintaan minyak dunia akan mengalami penurunan.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Desember di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah $1,43 atau 2,52% di level $55,33 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Januari di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah $1,41 atau 2,33% di harga $61,75 per barel.

Friksi-friksi geopolitik di Timur Tengah yang membuat kedua harga minyak dunia tersebut membuat rekor terbaiknya sejak 2015, kali ini melorot tajam setelah International Energy Agency atau IEA menyatakan bahwa permintaan minyak dunia menurutnya tidak akan sebaik laporan dari OPEC beberapa hari lalu.

Kondisi ini menurut IEA disebabkan bahwa musim hangat di awal tahun depan akan lebih panjang dari biasanya sehingga IEA berani memproyeksikan bahwa permintaan minyak di paruh pertama 2018 tidak akan seindah dibandingkan paruh pertama di tahun ini. Menurut IEA bahwa permintaan minyak dunia akan mengalami penurunan rata-rata 100 ribu bph hingga 200 ribu bph dari proyeksi bulan Juni lalu, dimana tahun ini akan turun sekitar 1,5 juta bph sedang di tahun depan akan turun sekitar 1,3 juta bph menjadi 98,9 juta bph.

IEA juga menyatakan bahwa setidaknya sebelum tahun 2025 nanti, produksi minyak AS akan menyamai produksi minyak Arab Saudi dan di tahun itu juga bahwa AS akan menjadi pemimpin produksi terbanyak bagi gas dan minyak mentah dunia. Inilah yang membuat investor cemas bahwa pasokan minyak dunia akan banjir dan investor jangka pendek langsung membuat langkah aksi ambil untungnya setelah harga minyak bertahan hampir 2 minggu di area tertingginya sejak pertengahan 2015.

Sebelumya pasar menanggapi positif usaha dari OPEC untuk mengurangi pasokan minyak dunia dengan ditengarai sebuah laporan bahwa produksi minyak OPEC Oktober lalu mengalami penurunan lagi sebesar 0,5% menjadi 32,59 juta bph. Rasa optimis bahwa harga minyak masih bisa naik mengingat di agenda pertemuan evaluasi komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph di 30 November, dapat dipastikan akan membahas perpanjangan waktu komitmen tersebut hingga akhir 2018, demikian ungkap Sekjen OPEC Mohammad Barkindo.

Sekjen OPEC Mohammad Barkindo di Abu Dhabi kemarin sore menyatakan bahwa meskipun pasokan minyak AS membesar, namun produksi minyak OPEC makin mengecil diiringi permintaan minyak dunia yang meningkat khususnya dari Asia dan Eropa, niscaya Barkindo percaya bahwa pasokan minyak dunia akan segera menempati porsi yang seimbang antara permintaan dengan penawarannya.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters, CNBC

Sumber gambar: Yahoo Finance

Share This

Berita Komoditas Lainnya

January 19, 2018

Yield Treasury Menanjak, Harga Emas Terdesak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Harga emas turun dari level tertinggi empat bulan karena imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkat tajam menyusul data pertumbuhan China yang kuat dan di tengah ekspektasi bahwa inflasi akan segera meningkat. Data…
January 19, 2018

Harga Minyak Terkoreksi Produksi AS Yang Rebound

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk melemah sebagai bentuk sedikit aksi ambil untung sejenaknya setelah produksi minyak…
January 18, 2018

Harga Minyak Tetap Bertahan di Level Tertinggi 3 Tahunnya Menantikan Data EIA

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam dimana kedua jenis minyak ini sempat menguat dan sekarang bergerak tidak serasi sebagai bentuk aksi…
January 18, 2018

Harga Emas Tetap ke Selatan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Pada perdagangan siang menjelang sore hari ini di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih mengalami tekanan alias masuk dalam ruang aksi ambil untung lanjutan setelah semalam melemah…
January 18, 2018

Harga Emas Semakin Merosot Setelah Dolar AS Tunjukkan Perlawanan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Serupa dengan pergerakan harga di bursa forex, pada sesi perdagangan Rabu harga emas bergerak fluktuatif hingga akhirnya ditutup negatif. Aksi ambil untuk saat dolar AS mulai menunjukkan perlawanan terhadap sejumlah…