ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Menteri Energi Uni Emirat Arab (UEA) Suhail al-Mazroui pada hari Senin (13/11) mengatakan bahwa dia memperkirakan negara-negara anggota OPEC dan non-OPEC akan memperpanjang pemotongan pasokan global pada sebuah pertemuan yang diawasi ketat pada akhir bulan ini.

Berbicara di Abu Dhabi International Petroleum Exhibition Conference (ADIPEC), al-Mazroui mengatakan, "Prediksi saya adalah OPEC akan terus melakukan apa yang diperlukan untuk menyeimbangkan pasar."

Dia menambahkan bahwa meski dia belum pernah mendengar anggota OPEC mendiskusikan kemungkinan untuk tidak memperpanjang kesepakatan, waktu dan durasi perpanjangan masih harus diputuskan.

Anggota OPEC dilaporkan membentuk konsensus seputar perpanjangan sembilan bulan kesepakatan pemotongan produksi mereka dengan eksportir minyak mentah lainnya. Itu akan memperpanjang kesepakatan antara OPEC, Rusia dan negara-negara penghasil minyak lainnya untuk menjaga 1,8 juta barel per hari di pasar sepanjang tahun depan.

Eksportir mencapai kesepakatan Desember lalu dan telah memperpanjang kesepakatannya sampai Maret 2018.

Harga minyak turun dari dekat $120 per barel pada bulan Juni 2014 karena melemahnya permintaan, dolar AS yang kuat dan produksi minyak serpih (oil shale) AS yang melonjak. Keengganan OPEC saat itu untuk memotong output juga dipandang sebagai alasan utama di balik jatuhnya harga minyak. Tapi, pada akhir 2016 kartel minyak itu segera bergerak untuk mengekang produksinya, bersama dengan beberapa negara penghasil minyak lainnya.

Pada konferensi industri energi yang terpisah pada Senin pagi waktu setempat, al-Mazroui mengatakan bahwa pemotongan pasokan OPEC saat ini membantu menghabiskan hampir 180 juta barel dari penyimpanan dalam waktu kurang dari satu tahun. Dia juga menegaskan keputusan apapun tentang kebijakan masa depan diambil pada pertemuan kartel yang akan datang, UEA akan berkomitmen untuk melakukannya.

OPEC dan para produsen non-OPEC lainnya bersiap untuk menggelar pertemuan pada 30 November di Wina untuk memutuskan kebijakan produksi minyak.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC

Sumber gambar: Middle East Eye

Share This

Berita Komoditas Lainnya

January 19, 2018

Yield Treasury Menanjak, Harga Emas Terdesak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Harga emas turun dari level tertinggi empat bulan karena imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkat tajam menyusul data pertumbuhan China yang kuat dan di tengah ekspektasi bahwa inflasi akan segera meningkat. Data…
January 19, 2018

Harga Minyak Terkoreksi Produksi AS Yang Rebound

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk melemah sebagai bentuk sedikit aksi ambil untung sejenaknya setelah produksi minyak…
January 18, 2018

Harga Minyak Tetap Bertahan di Level Tertinggi 3 Tahunnya Menantikan Data EIA

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam dimana kedua jenis minyak ini sempat menguat dan sekarang bergerak tidak serasi sebagai bentuk aksi…
January 18, 2018

Harga Emas Tetap ke Selatan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Pada perdagangan siang menjelang sore hari ini di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih mengalami tekanan alias masuk dalam ruang aksi ambil untung lanjutan setelah semalam melemah…
January 18, 2018

Harga Emas Semakin Merosot Setelah Dolar AS Tunjukkan Perlawanan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Serupa dengan pergerakan harga di bursa forex, pada sesi perdagangan Rabu harga emas bergerak fluktuatif hingga akhirnya ditutup negatif. Aksi ambil untuk saat dolar AS mulai menunjukkan perlawanan terhadap sejumlah…