ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak sama-sama positif tipis di mana kedua jenis minyak ini tampaknya sedang mengalami saat-saat masih belum berani melanjutkan sisi beli yang lebih besar setelah kuatir dengan produksi minyak AS yang meningkat meski OPEC percaya dapat membatasi pasokan minyak dunia.

Sekjen OPEC Mohammad Barkindo di Abu Dhabi tadi pagi menyatakan bahwa meskipun pasokan minyak AS maskin membesar, namun produksi minyak OPEC yang makin mengecil serta permintaan minyak dunia yang meningkat khususnya dari Asia dan Eropa, niscaya dirinya percaya bahwa pasokan minyak dunia akan segera menempati porsi yang seimbang antara permintaan dengan penawarannya.

Sedangkan Baler Hughes pekan lalu melaporkan bahwa jumlah kilang minyak AS telah berhasil diaktifkan kembali sejumlah 9 buah sehingga berjumlah total 738 kilang minyak, jumlah yang melonjak terbesar sejak Juni tahun ini. Seperti kita ketahui bahwa sejak pertengahan tahun lalu, produksi minyak serpih telah naik 14% menjadi 9,62 juta bph dan diperkirakan bisa lebih dari 10 juta bph di 2 tahun mendatang.

Disparitas harga minyak dengan minyak WTI yang terus melebar lebih dari $6 perbarel, disinyalir menjadi penyebab tingginya produksi minyak serpih AS yang berbasis WTI tersebut, karena harga yang relatif lebih murah dan amannya pasokan WTI membuat minyak ini sedang diburu konsumen di Eropa dan Asia.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak November di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara menguat $0,06 atau 0,11% di level $56,80 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Desember di pasar ICE Futures London sementara sedang menguat $0,08 atau 0,13% di harga $63,60 per barel.

Sejauh ini harga Brent sudah meroket mendekati kenaikan 40% sejak awal tahun ini dengan pemicu dari Arab Saudi sebagai produsen minyak Brent no 2 terbesar setelah Rusia. Usaha putera mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman atau MBS yang melakukan ‘bersih-bersih’ pemerintahan Arab Saudi dari korupsi, membuat harga Brent meningkat pesat.

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah gaungnya masih hadir dengan hasil harga minyak yang alami penguatannya, di mana minyak Brent menguat setelah Arab Saudi memutuskan untuk mulai mengurangi ekspor minyaknya bulan depan sebesar 120 ribu bph. Keputusan ini diambil sebagai bentuk antisipasi memuncaknya ketegangan Arab Saudi dengan Iran setelah pemerintah Arab Saudi memberikan peringatan bagi warganya untuk tidak mengunjungi Lebanon dalam waktu yang tidak terbatas.

Selain itu pasar masih menanggapi positif dari keinginan OPEC untuk mengurangi pasokan minyak dunia dengan ditengarai sebuah laporan bahwa produksi minyak OPEC minggu lalu mengalami penurunan lagi sebesar 90 ribu bph menjadi 32,57 juta bph. Rasa optimis bahwa harga minyak masih bisa naik mengingat di agenda pertemuan evaluasi komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph di 30 November, dapat dipastikan akan membahas perpanjangan waktu komitmen tersebut hingga akhir 2018, demikian ungkap Sekjen OPEC Mohammad Barkindo.

Sumber berita: Reuters, Bloomberg, ForexSignal88, MarketWatch, Investing

Sumber gambar: Mining.com

Share This

Berita Komoditas Lainnya

November 17, 2017

Harga Emas Memulai Sesi Jumat dengan Nada Positif

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2017 – Harga emas tetap berada di jalur untuk membukukan kenaikan mingguan kedua berturut-turut pada awal Jumat seiring pelemahan dolar AS meskipun perdagangan tetap berada dalam kisaran yang ketat di tengah ekspektasi kuat…
November 17, 2017

Safe Haven Emas Muncul Ketika Kondisi AS Tidak Kondusif

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/11/2017 – Pada perdagangan Jumat sore akhir pekan ini di bursa komoditas logam mulia di London, tampaknya emas masih bergerak tipis dan agak bersemangat untuk bergerak lebih berusaha mendekat kembali ke level psikologis $1300…
November 17, 2017

Harga Minyak Lanjutkan Pelemahannya Untuk Hari ke-5

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/11/2017 – Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak kembali mengalami pelemahannya hari ke 5 dan terendah sejak 2 minggu lalu seiring dengan harga minyak Brent dan WTI makin menjauhi area terbaik sejak Juni 2015 atau 2 tahun…
November 17, 2017

Harga Minyak Terkejut Akan Naik Tahtanya MBS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam dimana kedua jenis minyak ini nampaknya sedang enggan bergerak lebih besar meskipun OPEC sendiri merasa yakin…
November 16, 2017

Harga Minyak Enggan Menguat Lebih Besar

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak sama-sama positif dimana kedua jenis minyak ini nampaknya sedang enggan bergerak positif lebih besar meskipun OPEC…