ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Menurut Joni Teves, ahli strategi pasar dari UBS, menuju tahun 2018 tidak ada katalis kuat untuk rally besar harga emas atau bahkan aksi jual.

Emas masih penting bagi para investor yang mencari lindung nilai (hedging) saat aset lainnya turun nilainya dan ini bagus untuk diversifikasi. Tapi setelah berpandangan bullish pada harga logam mulia selama dua tahun, Teves telah berbalik netral.

Menurut Teves, alasan untuk menjadi bullish kini telah berubah. Dolar AS cenderung rally terhadap mata uang utama termasuk yen Jepang, yang seperti emas, para pedagang cenderung membelinya sebagai aset safe haven. Tapi melawan mata uang lain seperti euro, Teves memperkirakan dolar AS akan terus melemah.

Gambaran makroekonomi global terlihat kurang berisiko karena kebanyakan negara berada dalam fase ekspansi dari siklus mereka.

"Dinamika pertumbuhan membaik, dan meskipun momentum tahun ini tidak mungkin direplikasi pada 2018, pertumbuhan cenderung akan tetap stabil," kata Teves.

"Dengan latar belakang ini, menjadi sulit untuk membenarkan adanya rally kuat pada harga emas. Namun, kami juga berpikir tidak ada alasan kuat untuk menjualnya. Penilaian kami terhadap lanskap makro global justru lebih konsisten dengan harga emas yang kemungkinan besar akan didukung dengan baik, namun pada waktu yang sama juga dibatasi," jelas Teves.

Jadi, kurangnya katalis yang kuat ke arah atas tidak berarti bahwa katalis untuk sell-off (jual) ada.

Teves mengatakan, “Menurut kami, pasar tidak benar-benar memiliki cukup banyak dorongan untuk memaksakan dan memicu aksi jual yang signifikan."

"Keseluruhan posisi emas tetap kecil. Analisis kami menunjukkan bahwa eksposur para investor terhadap emas belum meningkat secara dramatis selama beberapa tahun terakhir meskipun pemulihan moderat emas dari posisi terendah pada akhir 2015," jelasnya.

Harga emas telah naik sekitar 12% tahun ini. Pada hari Jumat, harga emas menukik dengan cepat ke $1273,25 dan berakhir negatif di $1275,55. Pergerakan turun yang terjadi tiba-tiba itu diperkirakan dipicu oleh aksi jual emas secara misterius sebanyak 4 juta ounce, sebuah aksi yang pernah beberapa kali terjadi dan memicu kepanikan para pedagang setelah stop loss terpicu.

Sumber berita: ForexSignal88, Business Insider

Sumber gambar: IWOOT

Share This

Berita Komoditas Lainnya

June 22, 2018

Harga Emas Bisa Membaik Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/06/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk membaik atau positif sejenak ditengah…
June 22, 2018

Gerak Harga Emas Kurang Bergairah

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/06/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini masih sulit untuk bergerak positif seiring masih munculnya kekhawatiran investor terhadap masa depan perdagangan AS dengan Uni Eropa yang mulai berlaku…
June 21, 2018

Harga Emas Masih Sulit Bergerak Naik

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini masih sulit untuk bergerak positif seiring masih munculnya kekhawatiran investor terhadap masa depan perdagangan AS dengan negara-negara maju dunia…
June 21, 2018

Harga Emas Terus Alami Tekanan Jual

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk melemah kembali dengan pengaruh akan naiknya…
June 20, 2018

Harga Emas Belum Mampu Bangkit, Tunggu Pernyataan Powell

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/06/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk melemah kembali dengan pengaruh akan naiknya…