ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak sedang mengalami pelemahannya namun harga minyak Brent dan WTI masih berada di area terbaik sejak Juni 2015 atau lebih dari 2 tahun, di mana kali ini kondisi produksi minyak AS tampaknya akan mengalami peningkatannya.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Desember di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah $0,43 atau 0,75% di level $56,74 per barel. Untuk perdagangan mingguan, komoditas minyak WTI mengalami kenaikan sebesar 2,3%.

Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Januari di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah $0,41 atau 0,64% di harga $63,52 per barel. Untuk perdagangan mingguan, komoditas minyak Brent mengalami kenaikan sebesar 2,0%.

Friksi-friksi geopolitik di Timur Tengah gaungnya masih tampak dengan hasil harga minyak yang alami pelemahnnya, di mana minyak Brent masih di area tertinggi 2 tahunnya setelah Arab Saudi memutuskan untuk mulai mengurangi ekspor minyaknya bulan depan sebesar 120 ribi bph. Keputusan ini diambil sebagai bentuk antisipasi memuncaknya ketegangan Arab Saudi dengan Iran setelah pemerintah Arab Saudi memberikan peringatan bagi warganya untuk tidak mengunjungi Lebanon dalam waktu yang tidak terbatas.

Sejauh ini harga Brent sudah meroket kurang 40% sejak awal tahun ini dengan pemicu kegiatan putra mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman atau MBS yang melakukan ‘bersih-bersih’ pemerintahan Arab Saudi. Sekitar 200 orang telah ditangkap karena dituduh melakukan korupsi berjamaah sebesar $100 miliar selama beberapa puluh tahun.

Selain itu pasar masih menanggapi positif usaha dari OPEC untuk mengurangi pasokan minyak dunia dengan ditengarai sebuah laporan bahwa produksi minyak OPEC minggu lalu mengalami penurunan lagi sebesar 90 ribu bph menjadi 32,57 juta bph. Rasa optimis bahwa harga minyak masih bisa naik mengingat di agenda pertemuan evaluasi komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph di 30 November, dapat dipastikan akan membahas perpanjangan waktu komitmen tersebut hingga akhir 2018, demikian ungkap Sekjen OPEC Mohammad Barkindo.

Selain itu, Barkindo menyatakan bahwa akan mengundang negara-negara lain yang sebelumnya tidak ikut komitmen tersebut untuk diundang ke Wina juga. Namun sejauh ini usaha Arab Saudi untuk membujuk Brasil sebagai produsen minyak terbesar di Amerika Latin masih gagal guna ikut serta dalam komitmen tersebut sehingga pasar menanggapinya dengan sisi jual minyak.

Baker Hughes pekan lalu mengumumkan bahwa jumlah kilang minyak AS mengalami penambahan jumlah yang aktif sebanyak 9 rig sehingga berjumlah 738 rig dan di mana menurut EIA juga bahwa produksi minyak AS mengalami kenaikan 67 ribu bph menjadi 9,62 juta bph Oktober lalu.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters, CNBC

Sumber gambar: Bloomberg

Share This

Berita Komoditas Lainnya

September 19, 2018

Program Stimulus Berhasil Angkat Harga Emas Kembali

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…
September 19, 2018

Sentimen Positif Harga Emas Mulai Timbul Meski Ada Perang Dagang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit membaik meski pasar melihat ada peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang yang sedang memanas. Seperti kita…
September 18, 2018

Sentimen Negatif Harga Emas Tetap Ada Pasca Tarif Baru Trump

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang negatif dengan masih…
September 18, 2018

Momentum Negatif Harga Emas Langsung Timbul Disaat Perang Dagang Memuncak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit memburuk karena pasar memanfaatkan peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang sedang memanas kembali. Seperti…
September 17, 2018

Momentum Beli Emas Muncul Sejenak Disaat Pasar Tunggu Tarif Baru

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…