ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Aktivitas perdagangan pada hari Jumat yang menggerakkan sekitar 4 juta ounce emas dalam hitungan menit telah membangunkan logam mulia itu dari tempat tidurnya setelah bergerak sideways hampir sepanjang hari.

Setelah pukul 11.10 pagi di Comex di New York, hampir 40.000 kontrak, masing-masing mewakili 100 ounce logam mulia itu, diperdagangkan dalam rentang waktu 10 menit. Perdagangan tersebut memicu aksi jual, sehingga harga emas turun 1,1 persen.

Perdagangan tersebut mengguncang pasar, yang telah melihat volatilitas harga yang historis selama 60 hari di dekat level terendah sejak 2001. Harga emas telah berjuang untuk mempertahankan laju kenaikan dari awal tahun ini setelah tertekan oleh prospek kenaikan biaya pinjaman AS yang membatasi permintaan aset non-interest-bearing (aset tanpa bunga) seperti emas.

"Kami tidak melihat berita utama, selanjutnya ada berita yang membuat emas turun $10, tapi memang hanya itu," kata Miguel Perez-Santalla, seorang manajer penjualan dan pemasaran di Heraeus Metals New York LLC kepada Bloomberg.

"Ini terjadi hanya karena seseorang yang memiliki posisi besar yang bisa memicu stop loss dan membuat pasar bergerak ke arah yang berbeda," kata dia.

Aksi jual misterius itu mempercepat eksodus pasar. Dalam setengah jam yang berakhir pukul 11.30 waktu New York di hari Jumat, volume perdagangan mencapai 63.384 kontrak. Selanjutnya kontrak emas untuk pengiriman Desember ditutup 1 persen lebih rendah pada $1.274,20 per troy ounce. Jika aksi perdagangan misterius yang berlangsung dalam setengah jam itu dibayarkan dengan harga penyelesaian, nilainya lebih dari $8 miliar.

Pasar bullion juga telah melihat perdagangan misterius serupa dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan lalu, kontrak yang mencakup lebih dari 2 juta ounce emas diperdagangkan hanya dalam lima menit, membuat harga bergerak lebih tinggi. Dua bulan sebelumnya, kontrak untuk jumlah yang sama diperdagangkan dalam satu menit, mendorong harga logam melesat naik. Pada bulan Juni, pasar melihat perdagangan lebih dari 1,8 juta ounce hanya dalam satu menit.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Kitco

Sumber gambar: Gramercy Gold

Share This

Berita Komoditas Lainnya

November 14, 2018

Harga Emas Mencoba Teruskan Rebound Saat Pasar Menunggu CPI AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Harga emas masih diliputi nuansa positif pada Rabu pagi, menyusul rebound yang terjadi kemarin setelah harga komoditas ini jatuh sejenak ke bawah level psikologis $1.200,00. Namun perdagangan emas berjangka di divisi…
November 14, 2018

Perdagangan Emas Tetap Menunggu Data Inflasi AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Harga emas naik sekitar 0,2 persen menjadi $1.203,80 pada Rabu siang ini. Harga komoditas ini telah merosot ke level terendah sejak 11 Oktober di $1.196,15 di sesi sebelumnya. John Sharma, ekonom dari National…
November 13, 2018

Harga Emas Memantul, Pasar Terus Awasi Geopolitik

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Harga emas memantul tipis namun masih rentan untuk terpukul kembali. Para investor dan traders masih tetap berhati-hati karena ketidakpastian geopolitik dapat menjadi pendukung harga emas namun di saat yang sama safe…
November 13, 2018

Harga Emas Rebound, Pasar Terus Awasi Prospek Suku Bunga Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Harga emas (XAUUSD) mulai rebound pada Selasa pagi setelah pada sesi kemarin ditutup lebih rendah untuk sesi ketiga berturut-turut karena indeks dolar AS terus menguat ke level tertinggi dalam lebih dari 16 bulan,…
November 12, 2018

Apresiasi Greenback Benamkan Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Harga emas jatuh ke level terendah dalam sebulan pada hari Jumat (9/11) karena terbebani apresiasi dolar AS setelah Federal Reserve (The Fed) menegaskan kembali sikapnya mengenai laju pengetatan moneter yang dipandang…