ForexSignal88.com l Jakarta, 10/11/2017 – Pada hari Kamis harga emas naik ke level tertinggi dalam tiga minggu di tengah kemerosotan dolar AS yang tertekan oleh kekhawatiran pasar bahwa Senat akan menunda pemotongan pajak perusahaan sampai dengan tahun 2019.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan pada sesi Kamis harga emas naik ke $1288,35 dan ditutup positif di $1284,75 atau naik 0,28 persen dibandingkan dengan penutupan sesi rabu di $1281,15.

Harga emas menambah kenaikan dari sesi Rabu setelah dolar AS turun karena laporan bahwa Senat Republik pada hari Kamis akan mengusulkan penundaan pemotongan tarif pajak perusahaan dari 35% menjadi 20% sampai tahun 2019.

Berita tentang kemungkinan penundaan pemotongan pajak perusahaan tersebut menghentikan sentimen terhadap aset-aset risiko baru-baru ini alias memicu aksi risk-off, mendorong maraknya flight-to-safety karena para pedagang tampaknya melepaskan pertaruhan bullish mereka terhadap aset-aset berisiko yang sebelumnya mengikuti harapan pasar bahwa rencana reformasi pajak Presiden Trump akan diberlakukan pada akhir tahun ini.

Harga emas sensitif terhadap pergerakan dolar AS. Nilai greenback yang lebih rendah bakal membuat harga emas lebih terjangkau bagi pembeli yang menggunakan mata uang asing, sehingga meningkatkan permintaan terhadap logam kuning tersebut.

Faktor lain yang juga mendukung permintaan terhadap safe haven emas adalah kekisruhan politik yang sedang berlangsung di Timur Tengah setelah Arab Saudi menyarankan rakyatnya untuk tidak melakukan perjalanan ke Lebanon dan mendesak masyarakat internasional untuk menerapkan sanksi baru terhadap Iran dan menuding musuh bebuyutannya itu ikut mendukung aksi para teroris.

Hari ini dari jadwal yang terlihat di beberapa situs tidak terlihat data penting dari AS selain indeks sentimen konsumen dari Universitas Michigan yang diperkirakan naik tipis dari 100,7 ke 100,8.

Jadi pasar akan lebih fokus pada kabar geopolitik, terutama dinamika politik dalam negeri Arab Saudi serta tensi kerajaan tersebut dengan Iran.

Pasar keuangan AS libur hari ini untuk merayakan Veteran’s Day.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Entrepreneur Resources

Share This

Berita Komoditas Lainnya

November 21, 2017

Harga Emas Sementara Berbalik Menguat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/11/2017 – Pada perdagangan Selasa sore ini di bursa komoditas logam mulia di London, tampaknya emas bergerak lumayan besar dan berusaha bergerak lebih mendekati kembali ke level psikologis $1300 per troy ounce, dengan…
November 21, 2017

Harga Minyak Menguat Tipis Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak serasi dimana kedua jenis minyak ini tampaknya sedang bergerak kecil dengan irama penguatannya dimana keyakinan OPEC…
November 21, 2017

Pakar Minyak Anjurkan Rusia Tinggalkan Komitmen OPEC

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/11/2017 – Rusia sebagai produsen dan negara pengekspor minyak terbesar di dunia bisa siap kapan saja untuk mundur dari perpanjangan komitmen pembatasan pasokan minyak global, demikian ungkap Chris Weafer, analis senior minyak…
November 21, 2017

Harga Minyak Melemah Terimbas Aksi Ambil Untung

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/11/2017 – Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak kembali mengalami tekanan sebagai bentuk aksi ambil untung kembali dimana sebelumnya sejak pertengahan bulan lalu, harga minyak sudah naik cukup signifikan dan hari-hari ini…
November 21, 2017

Harga Emas Tersungkur karena Politik Jerman

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/11/2017 – Harga emas turun tajam pada hari Senin karena merosotnya euro di tengah meningkatnya ketidakpastian politik di Jerman yang mendorong dolar AS dan pada gilirannya menekan permintaan pasar terhadap logam mulia. Data…