ForexSignal88.com l Jakarta, 10/11/2017 – Pada perdagangan hari Kamis, harga minyak berhasil menguat di mana harga minyak Brent dan WTI masih berada di area terbaik sejak Juni 2015 atau 2 tahun lebih, di mana kali ini kombinasi pengekangan ekspor minyak Arab Saudi dan peningkatan produksi minyak AS menghiasi perdagangan semalam.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Desember di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara menguat $0,24 atau 0,42% di level $57,05 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Januari di pasar ICE Futures London sementara sedang menguat $0,32 atau 0,50% di harga $63,81 per barel.

Friksi-friksi geopolitik di Timur Tengah gaungnya mulai nampak kembali dengan hasil harga minyak yang alami penguatannya, di mana minyak Brent menguat setelah Arab Saudi memutuskan untuk mulai mengurangi ekspor minyaknya bulan depan sebesar 120 ribu bph. Keputusan ini diambil sebagai bentuk antisipasi memuncaknya ketegangan Arab Saudi dengan Iran setelah pemerintah Arab Saudi memberikan peringatan bagi warganya untuk tidak mengunjungi Lebanon dalam waktu yang tidak terbatas.

Ketegangan Riyadh-Teheran ini terus memuncak seiring dengan memanasnya konflik di Yaman. Kuwait, Uni Emirat Arab dan Bahrain juga mengeluarkan ‘travel warning’ bagi warganya untuk tidak mengunjungi Yaman dan Lebanon atau daerah-daerah konflik.

Sejauh ini harga Brent sudah meroket mendekati 40% sejak tahun ini dengan pemicu kegiatan putra mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) yang melakukan ‘bersih-bersih’ pemerintahan Arab Saudi. Malahan semalam beredar kabar bahwa MBS akan segera menggantikan Raja Salman yang kabarnya akan meletakkan tahtanya. Isu ini juga pernah beredar beberapa waktu lalu, namun hingga saat ini hal tersebut tidak pernah terlaksana.

Selain itu pasar masih menanggapi positif usaha dari OPEC untuk mengurangi pasokan minyak dunia dengan ditengarai sebuah laporan bahwa produksi minyak OPEC minggu lalu mengalami penurunan lagi sebesar 90 ribu bph menjadi 32,57 juta bph. Rasa optimis bahwa harga minyak masih bisa naik mengingat di agenda pertemuan evaluasi komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph di 30 November, dapat dipastikan akan membahas perpanjangan waktu komitmen tersebut hingga akhir 2018, demikian ungkap Sekjen OPEC Mohammad Barkindo.

Selain itu, Barkindo menyatakan bahwa akan mengundang negara-negara lain yang sebelumnya tidak ikut komitmen tersebut untuk diundang ke Wina juga. Namun sejauh ini usaha Arab Saudi untuk membujuk Brasil sebagai produsen minyak terbesar di Amerika Latin masih gagal guna ikut serta dalam komitmen tersebut sehingga pasar menanggapinya dengan sisi jual minyak.

Meski Baker Hughes pekan lalu mengumumkan bahwa jumlah kilang minyak AS mengalami pengurangan jumlah yang aktif namun menurut EIA bahwa produksi minyak AS mengalami kenaikan 67 ribu bph menjadi 9,62 juta bph Oktober lalu.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters, CNBC

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Komoditas Lainnya

January 22, 2018

Harga Minyak Bisa Menguat Kembali Berkat Pernyataan Khalid Al-Falih

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam dan serasi dimana kedua jenis minyak ini menguat dan sekarang bergerak ke Utara sebagai bentuk aksi beli…
January 22, 2018

Jelang Pemungutan Suara Ulang di Senat AS, Harga Emas Tertekan Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Pada perdagangan siang menjelang sore hari ini di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas mengalami tekanan kembali alias masuk dalam ruang aksi ambil untung sejenaknha setelah akhir pekan…
January 22, 2018

Harga Minyak Masih Tertekan Pasca Laporan IEA

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Pada perdagangan akhir pekan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk melemah sebagai bentuk dari aksi jual lanjutan setelah laporan…
January 22, 2018

Harga Emas Melemah Tipis di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Kemilau harga emas sedikit meredup di pekan lalu, di saat dolar AS mulai menunjukkan giginya setelah sejak 12 Desember harga emas terus-menerus melakukan rally sehingga mencapai $1.344,55 yang merupakan level…
January 22, 2018

Menteri Energi KSA Desak Produsen Minyak Lain Terus Lanjutkan Kerja Sama Setelah 2018

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Menteri energi Kingdom of Saudi Arabia (KSA) mendesak negara-negara produsen minyak global pada hari Minggu untuk memperluas kerja sama mereka di luar tahun 2018, namun mengatakan kerja sama tersebut berbentuk sebuah…