ForexSignal88.com l Jakarta, 09/11/2017 – Pada sesi perdagangan Rabu, harga minyak masih mengalami pelemahan setelah harga minyak Brent dan WTI sempat berada di area yang tidak pernah terlihat sejak Juni 2015 atau lebih dari dua tahun lalu, dimana kali ini kombinasi permintaan minyak China yang lemah dan naiknya produksi minyak AS membuat investor minyak kuatir akan melimpahnya pasokan dunia.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Desember di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah $0,38 atau 0,66% di level $56,82 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Januari di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah $0,18 atau 0,28% di harga $63,51 per barel.

Friksi-friksi geopolitik di Timur Tengah gaungnya sudah sedikit berakhir dengan hasil harga minyak yang alami tekanan, namun minyak Brent tidak terlalu tertekan karena faktor pertemuan akhir bulan nanti. Seperti kita ketahui bahwa agenda di pertemuan evaluasi komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta barel per hari (bph) di 30 November, dapat dipastikan akan membahas perpanjangan waktu komitmen tersebut hingga akhir 2018, demikian ungkap Sekjen OPEC Mohammad Barkindo.

Selain itu, Barkindo menyatakan bahwa akan mengundang negara-negara lain yang sebelumnya tidak ikut komitmen tersebut untuk diundang ke Wina juga. Namun usaha Arab Saudi untuk membujuk Brasil sebagai produsen minyak terbesar di Amerika Latin telah gagal guna ikut serta dalam komitmen tersebut sehingga pasar menanggapinya dengan sisi jual minyak.

Meski Baker Hughes pekan lalu mengumumkan bahwa jumlah kilang minyak AS mengalami pengurangan jumlah yang aktif namun menurut EIA bahwa produksi minyak AS masih akan mengalami kenaikan dalam waktu ke depan ini. EIA memperkirakan produksi minyaknya akan naik 720 ribu bph menjadi 9,95 juta bph di 2018, atau meningkat dari produksi 668 ribu bph menjadi 9,92 juta bph di minggu lalu, serta memperkirakan harga WTI rata-rata naik 0,9% menjadi $51,04 per barel.

EIA juga melaporkan bahwa persediaan minyak mentah pemerintah AS di pekan lalu mengalami kenaikan sebesar 2,2 juta barel. Sedangkan minyak bensin persediaannya turun sebesar 3,3 juta barel. Untuk persediaan minyak solar dan minyak bakar mengalami penurunan sebesar 3,4 juta barel.

Menurut laporan World Oil Outlook hingga tahun 2040, permintaan minyak akan mengalami kenaikan rata-rata tahunan 1,2 juta bph dari 95,4 juta bph menjadi 102,3 juta bph. Namun permintaan minyak China di bulan turun drastis dari 9 juta bph menjadi hanya 7,3 juta bph saja.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters, CNBC

Sumber gambar: MarketWatch

Share This

Berita Komoditas Lainnya

April 26, 2018

Investor Mulai Lepas Aset di Pasar Ekuitas, Harga Emas Membaik

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/04/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami penguatannya kembali sebagai wujud…
April 26, 2018

Harga Emas Berbalik Menguat, Khawatir Suku Bunga Zona Euro

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/04/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit menguat dengan potensi aksi beli kembali di emas yang muncul sejenak setelah semalam terjadi koreksi harga emas yang khawatir dengan membaiknya…
April 25, 2018

Harga Emas Susah Lepas Dari Terkaman Jual

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/04/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami pelemahannya kembali sebagai wujud…
April 24, 2018

Harga Emas Bangkit Sejenak, Nantikan Fundamental Ekonomi AS

in Berita Komoditas by Juliya Komalasari
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/04/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami penguatannya sebagai wujud aksi beli…
April 25, 2018

Harga Emas Berbalik Melemah, Khawatir Suku Bunga The Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/04/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit melemah dengan potensi aksi ambil untung yang muncul sejenak di mana potensi koreksi harga emas masih bisa berlanjut seiring makin membaiknya…