ForexSignal88.com l Jakarta, 07/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga sore akhir pekan ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak sama-sama negatif tipis sekali di mana kedua jenis minyak ini masih berada di level tertinggi lebih dari 2 tahun.

Berita mengenai kabinet Arab Saudi yang telah dibersihkan oleh putra mahkota Mohammed bin Salman akhir pekan lalu dan membuat situasi yang bagus bagi minyak sendiri, di mana putera mahkota MBS (Mohammed bin Salman) sangat mendukung upaya OPEC untuk terus mengekang pasokan minyak dunia agar tidak kelebihan permintaan.

Belum lama ini, menteri minyak Arab Saudi Khalid al-Falih juga menyatakan bahwa Arab Saudi ingin memperpanjang waktu tersebut. Sedangkan menteri minyak Irak Jabbar al-Luaibi serta menteri minyak Nigeria juga senada dengan al-Falih bahwa Irak dan Nigeria setuju dengan perpanjangan waktu tersebut. Irak dan Arab Saudi mempunyai produksi setengah dari total anggota OPEC. Sedangkan Menteri minyak Kuwait Issam Almarzoog juga setuju dengan upaya perpanjangan waktu tersebut.

Pekan lalu Sekjen OPEC Mohammad Barkindo menyatakan bahwa agenda di pertemuan evaluasi komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph di 30 November, dapat dipastikan akan membahas perpanjangan waktu komitmen tersebut hingga akhir 2018.

Pasar sangat optimis bahwa harga minyak akan naik karena masih akan dilanjutkannya pemangkasan produksi minyak tersebut, seiring pula dilaporkan juga bahwa tingkat kepatuhan pemangkasan produksi minyak OPEC dan 11 negara lainnya, meningkat dari 86% menjadi 92%, dan peningkatan kepatuhan ini sedikit banyak dipengaruhi oleh konflik di Kurdi. Produksi OPEC turun 80 ribu bph menjadi 32,78 juta bph sedangkan produksi minyak Rusia masih 300 ribu bph di bawah target semestinya 11,247 juta bph.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak November di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah $0,07 atau 0,12% di level $57,28 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Desember di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah $0,04 atau 0,06% di harga $64,23 per barel.

Produksi minyak AS juga sepertinya juga akan mengecil meskipun disparitas harga kedua jenis minyak masih tambah melebar. Hal ini setelah Baker Hughes pekan lalu mengumumkan bahwa jumlah kilang minyak AS mengalami pengurangan jumlah yang aktif sebanyak 8 buah rig sehingga menjadi 729, jumlah terkecil sejak Mei lalu. Sebagian besar kilang dinon-aktifkan karena masuk dalam masa pemeliharaan ketika masuk musim dingin.

Sumber berita: Reuters, Bloomberg, ForexSignal88, MarketWatch, Investing

Sumber gambar: Pakistan Today

Share This

Berita Komoditas Lainnya

September 20, 2018

Harga Emas Tetap Membaik Di Saat Berkecamuknya Perang Tarif

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…
September 20, 2018

Tekanan Jual Harga Emas Mulai Timbul Akibat Perang Dagang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit memburuk disaat pasar melihat ada peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang yang sedang memanas. Seperti…
September 19, 2018

Program Stimulus Berhasil Angkat Harga Emas Kembali

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…
September 19, 2018

Sentimen Positif Harga Emas Mulai Timbul Meski Ada Perang Dagang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit membaik meski pasar melihat ada peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang yang sedang memanas. Seperti kita…
September 18, 2018

Sentimen Negatif Harga Emas Tetap Ada Pasca Tarif Baru Trump

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang negatif dengan masih…