ForexSignal88.com l Jakarta, 07/11/2017 – Harga emas menanjak cukup jauh di hari Senin, melebihi kisaran pergerakan sideways selama sembilan sesi perdagangan harian sebelumnya.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan pada sesi awal pekan ini harga emas naik ke menanjak hingga ke $1282,70 dan berakhir $1281,75 atau naik 0,94% dibandingkan penutupan sesi Jumat.

Harga emas diperdagangkan menguat pada Senin karena ketidakpastian politik di Timur Tengah memicu permintaan terhadap aset-aset safe haven. Harga emas membuat awal yang kuat minggu ini karena para investor segera menumpuk investasinya dalam bentuk logam mulia di tengah ketidakpastian politik yang berkembang di Timur Tengah setelah Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) memimpin sebuah operasi anti-korupsi yang mengakibatkan serangkaian penangkapan terhadap para tokoh terkemuka di Arab Saudi termasuk beberapa pangeran seperti Al-Waleed bin Talal yang menjadi orang terkaya di kerajaan tersebut.

"Kita memiliki ketidakpastian politik, risiko ketidakstabilan politik di negara penghasil minyak utama ini (Arab Saudi) dan juga implikasi yang tak terduga untuk keseluruhan wilayah tersebut," kata analis Commerzbank Carsten Fritsch.

Faktor lain yang juga menambah beban bagi dolar AS adalah ketidakpastian mengenai kepemimpinan Federal Reserve setelah Federal Reserve Bank of New York mengkonfirmasi bahwa William (Bill) Dudley bersiap untuk pensiun lebih awal dari yang direncanakan pada pertengahan 2018 sementara masa jabatannya berakhir pada  Januari 2019.

Harga emas sensitif terhadap pergerakan dolar AS dengan nilai greenback yang lebih rendah dapat membuat emas mejadi lebih murah bagi para pemegang mata uang asing, sehingga meningkatkan permintaan.

Meski data pekan lalu menunjukkan para pelaku pasar menaikkan posisi bullish mereka di logam mulia, para pedagang memperkirakan harga emas akan tetap terikat dengan bias terhadap sisi negatifnya.

Net long positions pada emas naik menjadi 193.100, dari 191.400 di minggu sebelumnya menurut sebuah laporan dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC) pada hari Jumat.

"Para investor keuangan spekulatif masih menarik diri dari emas," kata analis Commerzbank.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Gadget Flow

Share This

Berita Komoditas Lainnya

January 19, 2018

Yield Treasury Menanjak, Harga Emas Terdesak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Harga emas turun dari level tertinggi empat bulan karena imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkat tajam menyusul data pertumbuhan China yang kuat dan di tengah ekspektasi bahwa inflasi akan segera meningkat. Data…
January 19, 2018

Harga Minyak Terkoreksi Produksi AS Yang Rebound

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk melemah sebagai bentuk sedikit aksi ambil untung sejenaknya setelah produksi minyak…
January 18, 2018

Harga Minyak Tetap Bertahan di Level Tertinggi 3 Tahunnya Menantikan Data EIA

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam dimana kedua jenis minyak ini sempat menguat dan sekarang bergerak tidak serasi sebagai bentuk aksi…
January 18, 2018

Harga Emas Tetap ke Selatan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Pada perdagangan siang menjelang sore hari ini di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih mengalami tekanan alias masuk dalam ruang aksi ambil untung lanjutan setelah semalam melemah…
January 18, 2018

Harga Emas Semakin Merosot Setelah Dolar AS Tunjukkan Perlawanan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Serupa dengan pergerakan harga di bursa forex, pada sesi perdagangan Rabu harga emas bergerak fluktuatif hingga akhirnya ditutup negatif. Aksi ambil untuk saat dolar AS mulai menunjukkan perlawanan terhadap sejumlah…