ForexSignal88.com l Jakarta, 06/11/2017 – Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak ditutup menguat kembali dengan minyak Brent dan WTI berada di area tertinggi sejak Juli 2015 atau lebih dari dua tahun lalu dengan bantuan dari komitmen beberapa anggota OPEC yang ingin memperpanjang waktu pembatasan produksi minyak 1,8 juta (barel per hari) bph serta merosotnya jumlah pengilangan minyak AS pekan lalu.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak November di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara menguat $1,10 atau 2,02% di level $55,64 per barel. Untuk perdagangan mingguan, minyak WTI naik sebesar 3,2%. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Desember di pasar ICE Futures London sementara sedang menguat $1,45 atau 2,39% di harga $62,07 per barel. Untuk perdagangan mingguan, minyak Brent naik sebesar 3,2%.

Baker Hughes pekan lalu mengumumkan bahwa jumlah kilang minyak AS mengalami pengurangan jumlah yang aktif sebanyak 8 buah rig sehingga menjadi 729, jumlah terkecil sejak Mei lalu. Sebagian besar kilang dinon-aktifkan karena masuk dalam masa pemeliharaan ketika masuk musim dingin.

Disparitas antara Brent dengan WTI naik lagi mendekati angka $7 per barel sehingga seperti kita ketahui di minggu ini seusai laporan EIA minggu ini bahwa eksplorasi produksi minyak mentah AS juga kembali meningkat 46 ribu bph menjadi 9,553 juta bph, tak jauh dari rekor produksi tertingginya di Juni 2015 dengan angka produksi 9,61 juta bph. EIA juga melaporkan bahwa ekspor berada rata-rata dalam 4 minggu terakhir sekitar 1,7 juta bph serta kapasitas terpasang produksi pengolahan minyak mentah atau refinery AS naik 4,3% dibanding bulan sebelumnya.

Sejauh ini pula, sejak awal tahun harga minyak sudah naik sekitar 30% dengan detail minyak WTI naik 25% dan minyak Brent telah naik 34%, dimana sejak September lalu, kedua jenis minyak ini sudah naik lebih dari 15%.

Dilaporkan juga bahwa tingkat kepatuhan pemangkasan produksi minyak OPEC dan 11 negara lainnya, meningkat dari 86% menjadi 92%, dan peningkatan kepatuhan ini sedikit banyak dipengaruhi oleh konflik di Kurdi. Produksi OPEC turun 80 ribu bph menjadi 32,78 juta bph sedangkan produksi minyak Rusia masih 300 ribu bph di bawah target semestinya 11,247 juta bph.

Beberapa hari lalu, minyak Brent mengalami penguatan yang cukup signifikan sejak putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman dan menteri minyak Arab Saudi Khalid al-Falih juga menyatakan hal yang sama bahwa Arab Saudi ingin memperpanjang waktu tersebut. Sedangkan menteri minyak Irak Jabbar al-Luaibi juga senada dengan al-Falih bahwa Irak setuju dengan perpanjangan waktu tersebut. Irak dan Arab Saudi mempunyai produksi setengah dari total anggota OPEC.

Menteri minyak Kuwait Issam Almarzoog juga setuju dengan upaya perpanjangan waktu tersebut. Dan Sekjen OPEC Mohammad Barkindo menyatakan bahwa agenda di pertemuan evaluasi komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph di 30 November, dapat dipastikan akan membahas perpanjangan waktu komitmen tersebut hingga akhir 2018.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters, CNBC

Sumber gambar: Time

Share This

Berita Komoditas Lainnya

January 22, 2018

Harga Minyak Bisa Menguat Kembali Berkat Pernyataan Khalid Al-Falih

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam dan serasi dimana kedua jenis minyak ini menguat dan sekarang bergerak ke Utara sebagai bentuk aksi beli…
January 22, 2018

Jelang Pemungutan Suara Ulang di Senat AS, Harga Emas Tertekan Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Pada perdagangan siang menjelang sore hari ini di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas mengalami tekanan kembali alias masuk dalam ruang aksi ambil untung sejenaknha setelah akhir pekan…
January 22, 2018

Harga Minyak Masih Tertekan Pasca Laporan IEA

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Pada perdagangan akhir pekan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk melemah sebagai bentuk dari aksi jual lanjutan setelah laporan…
January 22, 2018

Harga Emas Melemah Tipis di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Kemilau harga emas sedikit meredup di pekan lalu, di saat dolar AS mulai menunjukkan giginya setelah sejak 12 Desember harga emas terus-menerus melakukan rally sehingga mencapai $1.344,55 yang merupakan level…
January 22, 2018

Menteri Energi KSA Desak Produsen Minyak Lain Terus Lanjutkan Kerja Sama Setelah 2018

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Menteri energi Kingdom of Saudi Arabia (KSA) mendesak negara-negara produsen minyak global pada hari Minggu untuk memperluas kerja sama mereka di luar tahun 2018, namun mengatakan kerja sama tersebut berbentuk sebuah…