ForexSignal88.com l Jakarta, 03/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga sore akhir pekan ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak sama-sama positif lagi namun tipis melanjutkan asa penguatannya setelah semalam berhasil mencatat rekor penutupan harga tertingginya.

Semalam menteri minyak Arab Saudi Khalid al-Falih menyatakan bahwa Arab Saudi ingin memperpanjang waktu tersebut. Sedangkan menteri minyak Irak Jabbar al-Luaibi juga senada dengan al-Falih bahwa Irak setuju dengan perpanjangan waktu tersebut. Irak dan Arab Saudi mempunyai produksi setengah dari total anggota OPEC. Menteri minyak Kuwait Issam Almarzoog juga setuju dengan upaya perpanjangan waktu tersebut.

Dan Sekjen OPEC Mohammad Barkindo menyatakan bahwa agenda di pertemuan evaluasi komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph di 30 November, dapat dipastikan akan membahas perpanjangan waktu komitmen tersebut hingga akhir 2018. Dilaporkan juga bahwa tingkat kepatuhan pemangkasan produksi minyak OPEC dan 11 negara lainnya, meningkat dari 86% menjadi 92%, dan peningkatan kepatuhan ini sedikit banyak dipengaruhi oleh konflik di Kurdi. Produksi OPEC turun 80 ribu bph menjadi 32,78 juta bph sedangkan produksi minyak Rusia masih 300 ribu bph dibawah target semestinya 11,247 juta bph.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak November di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara menguat $0,18 atau 0,33% di level $54,72 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Desember di pasar ICE Futures London sementara sedang menguat $0,12 atau 0,20% di harga $60,74 per barel.

Disparitas antara Brent dengan WTI sudah turun dibawah angka $6 per barel sehingga seperti kita ketahui di minggu ini seusai laporan EIA minggu ini bahwa eksplorasi produksi minyak mentah AS juga kembali meningkat 46 ribu bph menjadi 9,553 juta bph, tak jauh dari rekor produksi tertingginya di Juni 2015 dengan angka produksi 9,61 juta bph. China sendiri sekarang menjadi importir minyak terbesar di dunia melewati AS yang mampu melakukan impor rata-rata di atas 9 juta bph.

EIA pekan ini melaporkan bahwa ekspor berada rata-rata dalam 4 minggu terakhir sekitar 1,7 juta bph serta kapasitas terpasang produksi pengolahan minyak mentah atau refinary AS naik 4,3% dibanding bulan sebelumnya.

BNP Paribas menaikkan target harga rata-rata WTI di $50 per barel di tahun depan. Untuk minyak Brent diperkirakan rata-rata harganya menjadi $55 per barel.

Sumber berita: Reuters, Bloomberg, ForexSignal88, MarketWatch, Investing

Sumber gambar: CNN Money

Share This

Berita Komoditas Lainnya

April 26, 2018

Investor Mulai Lepas Aset di Pasar Ekuitas, Harga Emas Membaik

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/04/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami penguatannya kembali sebagai wujud…
April 26, 2018

Harga Emas Berbalik Menguat, Khawatir Suku Bunga Zona Euro

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/04/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit menguat dengan potensi aksi beli kembali di emas yang muncul sejenak setelah semalam terjadi koreksi harga emas yang khawatir dengan membaiknya…
April 25, 2018

Harga Emas Susah Lepas Dari Terkaman Jual

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/04/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami pelemahannya kembali sebagai wujud…
April 24, 2018

Harga Emas Bangkit Sejenak, Nantikan Fundamental Ekonomi AS

in Berita Komoditas by Juliya Komalasari
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/04/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami penguatannya sebagai wujud aksi beli…
April 25, 2018

Harga Emas Berbalik Melemah, Khawatir Suku Bunga The Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/04/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit melemah dengan potensi aksi ambil untung yang muncul sejenak di mana potensi koreksi harga emas masih bisa berlanjut seiring makin membaiknya…