ForexSignal88.com l Jakarta, 03/11/2017 – Harga emas berakhir positif untuk hari kedua setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan Jerome Powell adalah pilihannya untuk memimpin Federal Reserve setelah masa jabatan Janet Yellen berakhir pada Februari 2018.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan pada sesi Kamis harga emas naik ke $1283,90 dan ditutup negatif di $1275,80 atau naik tipis 0,1 persen dibandingkan dengan penutupan sesi sebelumnya.

Emas telah bergerak naik sekitar 11 persen tahun ini, meningkat pada tahun 2016 setelah para pembuat kebijakan The Fed dua kali menaikkan suku bunga acuannya. Mereka juga mengambil langkah pertama dalam mengurangi neraca $4,5 triliun yang dikumpulkan saat The Fed melakukan sebuah program yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menghidupkan kembali ekonomi terbesar di dunia tersebut pasca krisis keuangan.

Ketua Fed berikutnya akan menjadi kelanjutan dari Yellen, demikian menurut Bob Haberkorn, seorang ahli strategi pasar senior di RJO Futures di Chicago.

Menurutnya, dengan terpilihnya Powell mungkin akan menjadi kelanjutan dari rencana tingkat suku bunga yang sama yang telah pasar lihat selama dua tahun terakhir. Keuntungan emas akan terbatas antara sekarang dan pertemuan Fed berikutnya. Akan ada keengganan pasar untuk menambah posisi kecuali ada beberapa peristiwa geopolitik.

Namun bagaimanapun juga, pengangkatan Powell ke posisi terpenting di dunia keuangan itu akan bergantung pada konfirmasi Senat AS. Powell telah menjadi Gubernur Fed sejak 2012, dan pada saat itu tidak pernah menolak keputusan kebijakan moneter. Penduduk asli Washington tersebut akan mengambil alih posisi tersebut pada masa sulit, dengan inflasi jauh di bawah target 2 persen bank tersebut, sementara harga aset berada pada tingkat yang dianggap tinggi oleh para pembuat kebijakan.

Sebelumnya, bank sentral AS meningkatkan penilaian ekonomi dan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga pada bulan Desember di akhir pertemuan penetapan kebijakannya pada hari Rabu lalu.

Para investor juga mempertimbangkan ketidakpastian mengenai prospek pemotongan pajak Trump. Pemimpin Republikan di DPR AS mulai mengeluarkan RUU pajak pada hari Kamis yang berisi perubahan besar untuk pajak bisnis dan perorangan.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Investing

Sumber gambar: DCLA Services

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 10, 2018

Harga Emas Mulai Sundul 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Sejak Senin pagi hingga siang ini harga emas masih bergerak tipis namun stabil di dekat puncak tertinggi 5-bulan, terbantu oleh berkurangnya potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Pergerakan bullish harga emas…
December 10, 2018

Harga Emas Stabil di Senin Pagi Pasca Lonjakan di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Harga emas tampak stabil pada Senin pagi ini setelah pada sesi penutupan pekan lalu mencapai titik tertinggi sejak Juli sekaligus mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak Agustus di tengah gejolak pasar yang…
December 07, 2018

Harga Emas Naik Tipis di Jumat Siang, Pasar Tunggu NFP

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas naik sedikit pada hari Jumat karena dolar AS masih didominasi sentimen negatif menyusul penurunan imbal hasil (yield) Treasury AS. Sementara itu para investor masih menunggu rilis data penggajian sektor…
December 07, 2018

Harga Emas Melayang di Dekat Titik Tertinggi 5-bulan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas bergerak mendatar pada Jumat pagi setelah di sesi sebelumnya menanjak ke harga tertinggi dalam lima bulan terakhir karena dolar AS melemah. Faktor utama yang menyebabkan dolar AS bergerak turun sekitar 0,3…
December 06, 2018

Naik di Asia, Harga Emas Mulai Terkoreksi Saat Masuki Eropa

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2018 – Harga emas pagi tadi sempat menanjak ke $1.240,60, mendekati level tertinggi sesi Selasa di $1.241,75, terdorong oleh aksi risk aversion yang menekan dolar AS. Benjamin Lu, analis komoditas dengan Phillip Futures,…