ForexSignal88.com l Jakarta, 03/11/2017 – Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak ditutup menguat kembali dengan minyak Brent dan WTI berada di area tertinggi sejak Juli 2015 dengan bantuan dari komitmen beberapa anggota OPEC yang ingin memperpanjang waktu pembatasan produksi minyak 1,8 juta bph.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak November di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara menguat $0,44 atau 0,81% di level $54,74 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Desember di pasar ICE Futures London sementara sedang menguat $0,18 atau 0,30% di harga $60,67 per barel.

Beberapa hari lalu, minyak Brent mengalami penguatan yang cukup signifikan sejak putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman menyatakan bahwa kerajaan akan sangat mendukung keinginannya agar harga tetap berada di level tinggi dengan mempertahankan posisi pasokan dan produksi yang dapat menyeimbangkan pasar. Pernyataan putra mahkota tersebut merupakan ulangan ucapan Vladimir Putin seminggu sebelumnya yang juga ingin hal yang sama yaitu membatasi pasokan minyak dunia.

Semalam menteri minyak Arab Saudi Khalid al-Falih juga menyatakan hal yang sama bahwa Arab Saudi ingin memperpanjang waktu tersebut. Sedangkan menteri minyak Irak Jabbar al-Luaibi juga senada dengan al-Falih bahwa Irak setuju dengan perpanjangan waktu tersebut. Irak dan Arab Saudi mempunyai produksi setengah dari total anggota OPEC.

Menteri minyak Kuwait Issam Almarzoog juga setuju dengan upaya perpanjangan waktu tersebut. Dan Sekjen OPEC Mohammad Barkindo menyatakan bahwa agenda di pertemuan evaluasi komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph di 30 November, dapat dipastikan akan membahas perpanjangan waktu komitmen tersebut hingga akhir 2018.

Disparitas antara Brent dengan WTI sudah turun dibawah angka $6 per barel sehingga seperti kita ketahui di minggu ini seusai laporan EIA minggu ini bahwa eksplorasi produksi minyak mentah AS juga kembali meningkat 46 ribu bph menjadi 9,553 juta bph, tak jauh dari rekor produksi tertingginya di Juni 2015 dengan angka produksi 9,61 juta bph.

EIA juga melaporkan bahwa ekspor berada rata-rata dalam 4 minggu terakhir sekitar 1,7 juta bph serta kapasitas terpasang produksi pengolahan minyak mentah atau refinary AS naik 4,3% dibanding bulan sebelumnya. Untuk persediaan minyak mentah AS menurut EIA mengalami penurunan sebesar 2,4 juta barel di minggu lalu. Minyak bensin persediaannya juga turun sebesar 4 juta barel dan minyak solar serta minyak pemanas persediaannya turun 320 ribu barel.

Dilaporkan juga bahwa tingkat kepatuhan pemangkasan produksi minyak OPEC dan 11 negara lainnya, meningkat dari 86% menjadi 92%, dan peningkatan kepatuhan ini sedikit banyak dipengaruhi oleh konflik di Kurdi. Produksi OPEC turun 80 ribu bph menjadi 32,78 juta bph sedangkan produksi minyak Rusia masih 300 ribu bph dibawah target semestinya 11,247 juta bph.

Sejauh ini, sejak Juni harga minyak sudah naik sekitar 30% dan sejak September lalu, kedua jenis minyak ini sudah naik lebih dari 15%.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters, CNBC

Sumber gambar: CNN Money

Share This

Berita Komoditas Lainnya

November 20, 2017

Harga Minyak Untuk Sementara Bergerak Tipis ke Selatan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak serasi dimana kedua jenis minyak ini nampaknya sedang enggan bergerak lebih besar dengan bernada tertekan meskipun…
November 20, 2017

Harga Emas Terimbas Aksi Ambil Untung Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Pada perdagangan Senen sore awal pekan ini di bursa komoditi logam mulia di London, tampaknya emas masih bergerak lumayan besar dan berusaha bergerak lebih menjauhi kembali ke level psikologisnya $1300 pertroy ounce,…
November 20, 2017

Harga Minyak Melejit Berkat Keyakinan Rusia

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak berhasil keluar dari tekanan dalam 5 hari sebelumnya namun belum bisa menutupi kerugian sebelumnya setelah Arab Saudi berhasil meyakinkan Rusia di akhir pekan lalu serta tidak…
November 20, 2017

Harga Emas Menikmati Pelemahan Greenback di Sesi Jumat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Di sesi penutupan akhir pekan lalu, harga emas bergerak lebih tinggi karena dolar AS dilemahkan oleh perkembangan baru dalam penyelidikan khusus terhadap kampanye kepresidenan Donald Trump tahun lalu dan di tengah…
November 17, 2017

Safe Haven Emas Muncul Ketika Kondisi AS Tidak Kondusif

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/11/2017 – Pada perdagangan Jumat sore akhir pekan ini di bursa komoditas logam mulia di London, tampaknya emas masih bergerak tipis dan agak bersemangat untuk bergerak lebih berusaha mendekat kembali ke level psikologis $1300…