ForexSignal88.com l Jakarta, 01/11/2017 – Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak ditutup menguat dimana minyak Brent masih di level tertinggi di atas $60 per barel untuk pertama kalinya sejak Juli 2015 dan minyak WTI ditutup di level tertinggi juga sejak Februari tahun ini dengan dorongan bahwa kepatuhan terhadap komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph makin meningkat.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak November di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara menguat $0,49 atau 0,90% di level $54,64 per barel. Untuk perdagangan bulanan, minyak WTI mengalami kenaikan 5,2%. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Desember di pasar ICE Futures London sementara sedang menguat $0,47 atau 0,77% di harga $61,37 per barel. Untuk perdagangan bulanan, minyak Brent mengalami kenaikan 6,7%.

Seperti kita ketahui bahwa minyak Brent mengalami rally panjang sejak putera mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman menyatakan bahwa kerajaan akan sangat mendukung keinginannya agar harga tetap berada di level tinggi dengan mempertahankan posisi pasokan dan produksi yang dapat menyeimbangkan pasar. Pernyataan putra mahkota tersebut merupakan ulangan ucapan Vladimir Putin seminggu sebelumnya yang juga ingin hal yang sama yaitu membatasi pasokan minyak dunia.

Dan Sekjen OPEC Mohammad Barkindo menyatakan bahwa agenda di pertemuan evaluasi komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph di 30 November, dapat dipastikan akan membahas perpanjangan waktu komitmen tersebut hingga akhir 2018.

Namun disparitas antara Brent dengan WTI mendekati angka $7 per barel sehingga seperti kita ketahui di minggu lalu seusai laporan EIA bahwa eksplorasi produksi minyak mentah AS juga kembali meningkat 1,1 juta bph menjadi 9,5 juta bph dan ekspor juga berada rata-rata dalam 4 minggu terakhir sekitar 1,7 juta bph serta kapasitas terpasang produksi pengolahan minyak mentah atau refinery AS naik 4,3% dibanding bulan sebelumnya.

Harga Brent sendiri agak terbatas kenaikannya karena Irak telah menaikkan ekspor minyaknya sekitar 220 ribu bph menjadi 3,45 juta bph melalui pelabuhan di Selatan Irak sebagai bagian menutupi kekurangan suplai dari Utara yang sedang berkecamuk peperangan dengan Kurdi.

Dilaporkan juga bahwa tingkat kepatuhan pemangkasan produksi minyak OPEC dan 11 negara lainnya, meningkat dari 86% menjadi 92%, dan peningkatan kepatuhan ini sedikit banyak dipengaruhi oleh konflik di Kurdi.

Data persediaan minyak berdasar API disebutkan bahwa persediaan minyak turun sebesar 5,087 juta barel, minyak bensin dan solar turun 7,697 juta barel dan minyak suling turun sebesar 3,106 juta barel.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters, CNBC

Sumber gambar: Tollaksvik Entreprenørservice

Share This

Berita Komoditas Lainnya

January 22, 2018

Harga Minyak Bisa Menguat Kembali Berkat Pernyataan Khalid Al-Falih

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam dan serasi dimana kedua jenis minyak ini menguat dan sekarang bergerak ke Utara sebagai bentuk aksi beli…
January 22, 2018

Jelang Pemungutan Suara Ulang di Senat AS, Harga Emas Tertekan Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Pada perdagangan siang menjelang sore hari ini di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas mengalami tekanan kembali alias masuk dalam ruang aksi ambil untung sejenaknha setelah akhir pekan…
January 22, 2018

Harga Minyak Masih Tertekan Pasca Laporan IEA

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Pada perdagangan akhir pekan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk melemah sebagai bentuk dari aksi jual lanjutan setelah laporan…
January 22, 2018

Harga Emas Melemah Tipis di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Kemilau harga emas sedikit meredup di pekan lalu, di saat dolar AS mulai menunjukkan giginya setelah sejak 12 Desember harga emas terus-menerus melakukan rally sehingga mencapai $1.344,55 yang merupakan level…
January 22, 2018

Menteri Energi KSA Desak Produsen Minyak Lain Terus Lanjutkan Kerja Sama Setelah 2018

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Menteri energi Kingdom of Saudi Arabia (KSA) mendesak negara-negara produsen minyak global pada hari Minggu untuk memperluas kerja sama mereka di luar tahun 2018, namun mengatakan kerja sama tersebut berbentuk sebuah…