ForexSignal88.com l Jakarta, 31/10/2017 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga sore ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak sama-sama negatif tipis, namun minyak Brent masih di area 2 tahun tertingginya serta minyak WTI di area 8 bulan tertingginya, dimana pergerakan hari ini merupakan upaya aksi ambil untung sesaat menjelang rilisnya data persediaan minyak mentah pemerintah AS di esok hari.

Sebelumnya minyak Brent mengalami peningkatan tajam dalam 3 hari perdagangan ini serta tetap bertengger di level tertinggi 27 bulannya setelah putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman menyatakan bahwa kerajaan akan sangat mendukung keinginannya agar harga tetap berada di level tinggi dengan mempertahankan posisi pasokan dan produksi yang dapat menyeimbangkan pasar.

Sebetulnya ucapan dari Pangeran Mohammed bin Salman hanya mengamini dari pernyataan sebelumnya yang diungkap oleh Menteri Energi Arab Saudi, Khalid al-Falih menyatakan bahwa Arab Saudi tetap akan menjaga suplai atau pasokan harga minyak dunia agar harga minyak tidak mengalami penurunan kembali. Al-Falih juga berucap bahwa bila komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph bersama dengan OPEC bersama dengan 11 negara produsen minyak non-OPEC berakhir, maka Arab Saudi masih bersedia mengendalikan ekspor dan produksi minyaknya.

Seperti kita ketahui bahwa Arab Saudi adalah produsen minyak terbesar di dunia, dan mempunyai komitmen pemangkasan produksi 1,8 juta bph hingga akhir Maret tahun depan. Sedangkan Vladimir Putin awal bulan ini juga menyatakan bahwa Rusia juga akan senada dengan Arab Saudi tentang penjagaan pasokan minyak dunia.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak November di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah $0,12 atau 0,22% di level $54,03 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Desember di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah $0,22 atau 0,36% di harga $60,68 per barel.

Sejauh ini pula, Sekjen OPEC Mohammad Barkindo juga menyampaikan pesan ke publik bahwa Arab Saudi dan Rusia ingin mengakhiri kesepakatan pemangkasan produksi minyak sepanjang tahun depan.

Sedang pasar sempat sempat resah dengan laporan dari Energy Information Administration atau EIA bahwa eksplorasi produksi minyak mentah AS juga kembali meningkat 1,1 juta bph menjadi 9,5 juta bph dan ekspor minyak AS juga berada rata-rata dalam 4 minggu terakhir sekitar 1,7 juta bph serta kapasitas terpasang produksi pengolahan minyak mentah atau refinery AS naik 4,3% dibanding bulan sebelumnya.

Sedangkan penambahan produksi dan ekspor Irak, juga membuat harga minyak Brent mengalami tekanan sore ini. Penambahan ekspor Irak lewat pelabuhan di Selatan Irak merupakan penutupan kekurangan ekspor dari Kurdi yang sedang dilanda perang.  

Sumber berita: Reuters, Bloomberg, ForexSignal88, MarketWatch, Investing

Sumber gambar: Bloomberg

Share This

Berita Komoditas Lainnya

November 14, 2018

Harga Emas Mencoba Teruskan Rebound Saat Pasar Menunggu CPI AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Harga emas masih diliputi nuansa positif pada Rabu pagi, menyusul rebound yang terjadi kemarin setelah harga komoditas ini jatuh sejenak ke bawah level psikologis $1.200,00. Namun perdagangan emas berjangka di divisi…
November 14, 2018

Perdagangan Emas Tetap Menunggu Data Inflasi AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Harga emas naik sekitar 0,2 persen menjadi $1.203,80 pada Rabu siang ini. Harga komoditas ini telah merosot ke level terendah sejak 11 Oktober di $1.196,15 di sesi sebelumnya. John Sharma, ekonom dari National…
November 13, 2018

Harga Emas Memantul, Pasar Terus Awasi Geopolitik

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Harga emas memantul tipis namun masih rentan untuk terpukul kembali. Para investor dan traders masih tetap berhati-hati karena ketidakpastian geopolitik dapat menjadi pendukung harga emas namun di saat yang sama safe…
November 13, 2018

Harga Emas Rebound, Pasar Terus Awasi Prospek Suku Bunga Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Harga emas (XAUUSD) mulai rebound pada Selasa pagi setelah pada sesi kemarin ditutup lebih rendah untuk sesi ketiga berturut-turut karena indeks dolar AS terus menguat ke level tertinggi dalam lebih dari 16 bulan,…
November 12, 2018

Apresiasi Greenback Benamkan Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Harga emas jatuh ke level terendah dalam sebulan pada hari Jumat (9/11) karena terbebani apresiasi dolar AS setelah Federal Reserve (The Fed) menegaskan kembali sikapnya mengenai laju pengetatan moneter yang dipandang…