ForexSignal88.com l Jakarta, 31/10/2017 – Ada sebuah ungkapan bahwa Mars dan Poseidon akan datang ke Asia yang artinya bahwa kedua varietas minyak mentah yang diproduksi AS ini menjadi ujung tombak tantangan langsung eksportir AS kepada OPEC untuk pangsa pasar di Asia.

Dengan mengguncang pesanan yang telah mapan, eksportir minyak mentah AS akan lebih banyak memindahkan muatannya ke Asia yang mempunyai laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi sehingga eksporter ini memanfaatkan selisih harga yang menguntungkan dan adanya hambatan pasokan dari OPEC sehingga memaksa produsen asal Teluk menarik diri dari wilayah permintaan yang lama yaitu Asia.

Produksi dan ekspor minyak AS merupakan kabar baik bagi pembeli Asia yang mendapatkan keuntungan dari sebuah keranjang minyak mentah yang lebih beragam karena adanya persaingan antara pemasok yang menurunkan harga minyaknya. Kondisi ini ibaratnya muncul sebuah meja prasmanan yang lebih besar untuk perusahaan penyuling di Asia yang memiliki lebih banyak opsi penawaran dan penjual yang dilibatkan, ungkap John Driscoll dari direktur JTD Energy Services di Singapura dan mempunyai karir di bidang minyak selama 40 tahun.

India menerima kargo minyak AS pertama sebesar 1,6 juta barel di 2 Oktober hasil dari kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke AS di Juni lalu di mana dia menegosiasikan kontrak untuk memasok 3 kilang India yang mempunyai kapasitas penyulingan hampir 8 juta barel.

Perubahan ini terjadi saat pemerintahan Obama mencabut larangan ekspor minyak domestik AS yang telah berlangsung sejak 40 tahun lalu di bulan Desember 2015 lalu. Saat ini, lebih banyak minyak mentah AS sedang dalam perjalanan karena ekonomi pasar tetap menguntungkan.

Salah satu faktor penentu yang mendasari arus minyak global tersebut karena disparitas atau jarak harga antara Brent dengan WTI yang terus membesar. Disparitas ini mencapai tingkat terpanjang sejak 2 tahun ini khususnya di awal Oktober lalu hingga sekarang di atas $6 per barel.

Meski ada pemantauan dari badan arbitrase dunia, ekspor minyak mentah AS naik menjadi 1,98 juta bph dalam sepekan di akhir 29 September. Menurut kepala minyak di Societe Generale, Michael Wittner bahwa kondisi seperti merupakan pasar minyak klasik 101, di mana terlalu banyak minyak mentah di AS dan terlalu sedikit minyak mentah di tempat lain, sehingga harga minyak AS cenderung diobral alias lebih murah dan ekspor meningkat untuk mengatasi ketidakseimbangan tersebut.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88, Bloomberg, CNBC, Business Insider

Sumber Gambar: BBC

Share This

Berita Komoditas Lainnya

January 19, 2018

Yield Treasury Menanjak, Harga Emas Terdesak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Harga emas turun dari level tertinggi empat bulan karena imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkat tajam menyusul data pertumbuhan China yang kuat dan di tengah ekspektasi bahwa inflasi akan segera meningkat. Data…
January 19, 2018

Harga Minyak Terkoreksi Produksi AS Yang Rebound

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk melemah sebagai bentuk sedikit aksi ambil untung sejenaknya setelah produksi minyak…
January 18, 2018

Harga Minyak Tetap Bertahan di Level Tertinggi 3 Tahunnya Menantikan Data EIA

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam dimana kedua jenis minyak ini sempat menguat dan sekarang bergerak tidak serasi sebagai bentuk aksi…
January 18, 2018

Harga Emas Tetap ke Selatan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Pada perdagangan siang menjelang sore hari ini di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih mengalami tekanan alias masuk dalam ruang aksi ambil untung lanjutan setelah semalam melemah…
January 18, 2018

Harga Emas Semakin Merosot Setelah Dolar AS Tunjukkan Perlawanan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Serupa dengan pergerakan harga di bursa forex, pada sesi perdagangan Rabu harga emas bergerak fluktuatif hingga akhirnya ditutup negatif. Aksi ambil untuk saat dolar AS mulai menunjukkan perlawanan terhadap sejumlah…