ForexSignal88.com l Jakarta, 31/10/2017 – Amin Nasser, CEO Saudi Aramco, yang mengelola perusahaan minyak terbesar di dunia, menanggapi kehadiran kendaraan listrik dengan tenang.

Meningkatnya adopsi kendaraan listrik diperkirakan menimbulkan banyak pengurangan permintaan minyak di tahun-tahun mendatang. Barclays baru-baru ini memperkirakan bahwa mobil bebas polusi udara itu bisa menghapus konsumsi minyak mentah dunia hampir sama dengan hasil tahunan dari Iran, produsen minyak terbesar ketiga OPEC, pada tahun 2025.

Tapi sementara para produsen kendaraan listrik membuat kemajuan berarti, mobil baterai dan mobil hibrida hanya meraih sebagian kecil dari keseluruhan porsi pasar mobil, demikian menurut Nasser kepada CNBC dalam sebuah wawancara eksklusif. Menurutnya, mereka tidak akan meraih pangsa signifikan dari armada global selama bertahun-tahun yang akan datang.

Jumlah kendaraan listrik tumbuh hanya lebih dari 2 juta pada 2016, naik hampir 60 persen dari tahun sebelumnya, menurut Badan Energi Internasional (IEA). Mobil-mobil tersebut sekarang menghasilkan sekitar 0,2 persen dari semua mobil yang beroperasi di jalan, sebuah persentase yang sangat kecil dalam pandangan Nasser.

Namun Nasser juga menunjukkan bahwa kendaraan hibrida listrik dengan mesin bensin meraih bagian besar dari total pasar. Ada sekitar 805.000 mobil plug-in hibrida listrik di dunia pada 2016, menurut IEA, atau 40 persen dari semua kendaraan listrik.

Nasser mengatakan bahwa pada tahun 2030, IEA memproyeksikan armada mobil listrik bisa tumbuh menjadi 160 juta. Pada saat itu, akan ada 2 miliar kendaraan secara keseluruhan, Nasser memperkirakan.

"Jadi jumlah kendaraan konvensional masih dipasarkan, meski jumlahnya tentu lebih efisien, masih jauh dibanding apa yang kita miliki saat ini," katanya.

"Jadi kendaraan listrik akan terus tumbuh, mereka akan mendapat pangsa pasar yang bagus, tapi akan berpuluh-puluh tahun sebelum mereka meraih persentase yang signifikan," katanya.

Dalam skenario yang lebih konservatif, kendaraan listrik berjumlah 56 juta pada tahun 2030, demikian laporan IEA. Dalam skenario lain di mana dunia menghadapi perubahan iklim yang agresif, pasar kendaraan listrik akan melebihi 200 juta pada tahun itu.

Menurut Nasser, minyak mentah akan terus memainkan peran penting dalam pengiriman atau pengapalan barang berat, penerbangan dan petrokimia.

Saudi Aramco juga mengidentifikasi penggunaan baru untuk minyak mentah, terutama di sektor petrokimia, yang menggunakan produk sampingan dari bahan bakar fosil untuk membuat plastik dan bahan kimia khusus.

"Bisnis kimia tumbuh sekitar 3 persen, jauh lebih banyak daripada pertumbuhan sektor transportasi," jelas Nasser.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC

Sumber gambar: Yahoo

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

December 10, 2018

Harga Emas Stabil di Senin Pagi Pasca Lonjakan di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Harga emas tampak stabil pada Senin pagi ini setelah pada sesi penutupan pekan lalu mencapai titik tertinggi sejak Juli sekaligus mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak Agustus di tengah gejolak pasar yang…
December 07, 2018

Harga Emas Naik Tipis di Jumat Siang, Pasar Tunggu NFP

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas naik sedikit pada hari Jumat karena dolar AS masih didominasi sentimen negatif menyusul penurunan imbal hasil (yield) Treasury AS. Sementara itu para investor masih menunggu rilis data penggajian sektor…
December 07, 2018

Harga Emas Melayang di Dekat Titik Tertinggi 5-bulan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas bergerak mendatar pada Jumat pagi setelah di sesi sebelumnya menanjak ke harga tertinggi dalam lima bulan terakhir karena dolar AS melemah. Faktor utama yang menyebabkan dolar AS bergerak turun sekitar 0,3…
December 06, 2018

Naik di Asia, Harga Emas Mulai Terkoreksi Saat Masuki Eropa

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2018 – Harga emas pagi tadi sempat menanjak ke $1.240,60, mendekati level tertinggi sesi Selasa di $1.241,75, terdorong oleh aksi risk aversion yang menekan dolar AS. Benjamin Lu, analis komoditas dengan Phillip Futures,…
December 06, 2018

Harga Emas Turun, Pasar Terus Pantau Brexit dan NFP

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2018 – Harga emas berakhir negatif pada hari Rabu, menghentikan kenaikan dua sesi berturut-turut, sehari setelah harga komoditas itu mencapai level tertingginya sejak Juli saat terjadi pelemahan dolar AS. Para pedagang emas…