ForexSignal88.com l Jakarta, 27/10/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga Jumat sore akhir pekan ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak sama-sama negatif tipis terbantu oleh uraian atau ucapan putra mahkota Arab Saudi yang ingin menjaga pasokan minyak dunia agar harga minyak stabil di level yang tinggi.

Sebelumnya minyak Brent yang meningkat tajam setelah putera mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman menyatakan bahwa kerajaan akan sangat mendukung keinginannya agar harga tetap berada di level tinggi dengan mempertahankan posisi pasokan dan produksi yang dapat menyeimbangkan pasar.

Pernyataan Pangeran Mohammed bin Salman seolah menyepakati sebelumnya yang diungkap oleh Menteri Energi Arab Saudi, Khalid al-Falih menyatakan bahwa Arab Saudi tetap akan menjaga suplai atau pasokan harga minyak dunia agar harga minyak tidak mengalami penurunan kembali. Al-Falih juga berucap bahwa bila komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph bersama dengan OPEC bersama dengan 11 negara produsen minyak non-OPEC berakhir, maka Arab Saudi masih bersedia mengendalikan ekspor dan produksi minyaknya.

Seperti kita ketahui bahwa Arab Saudi adalah produsen minyak terbesar di dunia, dan mempunyai komitmen pemangkasan produksi 1,8 juta bph hingga akhir Maret tahun depan. Sejauh ini, Arab Saudi bersama Rusia sangat setuju bahwa akan ada perpanjangan waktu tentang komitmen pemangkasan minyak tersebut hingga akhir tahun depan. Putin awal bulan ini menyatakan bahwa Rusia juga akan senada dengan Arab Saudi tentang penjagaan pasokan minyak dunia.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak November di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah $0,04 atau 0,08% di level $52,60 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Desember di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah $0,01 atau 0,02% di harga $59,29 per barel.

Sedang pasar sempat sempat resah dengan laporan dari Energy Information Administration atau EIA bahwa persediaan minyak mentah pemerintah mengalami kenaikan sebesar 856 ribu barel di pekan lalu. Sedangkan minyak bensin dan minyak suling juga mengalami penurunan persediaan.

EIA juga menyatakan bahwa eksplorasi produksi minyak mentah AS juga kembali meningkat 1,1 juta bph menjadi 9,5 juta bph dan ekspor juga berada rata-rata dalam 4 minggu terakhir sekitar 1,7 juta bph serta kapasitas terpasang produksi pengolahan minyak mentah atau refinary AS naik 4,3% dibanding bulan sebelumnya. Inilah yang membuat disparitas WTI dengan Brent meningkat 6,7% di angka $6,68 sehingga memicu produksi minyak AS karena permintaan minyak WTI yang meningkat.

Sumber berita: Reuters, Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch, Investing

Sumber gambar: Yahoo Finance

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

November 20, 2017

Harga Minyak Untuk Sementara Bergerak Tipis ke Selatan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak serasi dimana kedua jenis minyak ini nampaknya sedang enggan bergerak lebih besar dengan bernada tertekan meskipun…
November 20, 2017

Harga Emas Terimbas Aksi Ambil Untung Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Pada perdagangan Senen sore awal pekan ini di bursa komoditi logam mulia di London, tampaknya emas masih bergerak lumayan besar dan berusaha bergerak lebih menjauhi kembali ke level psikologisnya $1300 pertroy ounce,…
November 20, 2017

Harga Minyak Melejit Berkat Keyakinan Rusia

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak berhasil keluar dari tekanan dalam 5 hari sebelumnya namun belum bisa menutupi kerugian sebelumnya setelah Arab Saudi berhasil meyakinkan Rusia di akhir pekan lalu serta tidak…
November 20, 2017

Harga Emas Menikmati Pelemahan Greenback di Sesi Jumat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Di sesi penutupan akhir pekan lalu, harga emas bergerak lebih tinggi karena dolar AS dilemahkan oleh perkembangan baru dalam penyelidikan khusus terhadap kampanye kepresidenan Donald Trump tahun lalu dan di tengah…
November 17, 2017

Safe Haven Emas Muncul Ketika Kondisi AS Tidak Kondusif

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/11/2017 – Pada perdagangan Jumat sore akhir pekan ini di bursa komoditas logam mulia di London, tampaknya emas masih bergerak tipis dan agak bersemangat untuk bergerak lebih berusaha mendekat kembali ke level psikologis $1300…