ForexSignal88.com l Jakarta, 27/10/2017 – Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak ditutup menguat dimana minyak Brent naik tertinggi sejak 27 bulan lalu atau sejak Juli 2015 dengan dorongan yang paling besar yaitu pernyataan Arab Saudi dan Rusia yang ingin memperpanjang waktu komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta barel per hari (bph) hingga sepanjang 2018 nanti.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak November di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara menguat $0,64 atau 1,23% di level $52,82 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Desember di pasar ICE Futures London sementara sedang menguat $0,97 atau 1,66% di harga $59,41 per barel.

Sebelumnya minyak Brent yang meningkat tajam setelah putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman menyatakan bahwa kerajaan akan sangat mendukung keinginannya agar harga tetap berada di level tinggi dengan mempertahankan posisi pasokan dan produksi yang dapat menyeimbangkan pasar.

Pernyataan Pangeran Mohammed bin Salman seolah menyepakati sebelumnya yang diungkap oleh  Menteri Energi Arab Saudi, Khalid al-Falih menyatakan bahwa Arab Saudi tetap akan menjaga suplai atau pasokan harga minyak dunia agar harga minyak tidak mengalami penurunan kembali. Al-Falih juga berucap bahwa bila komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph bersama dengan OPEC bersama dengan 11 negara produsen minyak non-OPEC berakhir, maka Arab Saudi masih bersedia mengendalikan ekspor dan produksi minyaknya.

Seperti kita ketahui bahwa Arab Saudi adalah produsen minyak terbesar di dunia, dan mempunyai komitmen pemangkasan produksi 1,8 juta bph hingga akhir Maret tahun depan. Sejauh ini, Arab Saudi bersama Rusia sangat setuju bahwa akan ada perpanjangan waktu tentang komitmen pemangkasan minyak tersebut hingga akhir tahun depan. Putin awal bulan ini menyatakan bahwa Rusia juga akan senada dengan Arab Saudi tentang penjagaan pasokan minyak dunia.

Inilah yang membuat harga minyak semalam menguat tajam. Selain itu, penguatan didukung oleh situasi terakhir dari pelabuhan minyak Turki di Ceyhan, bahwa pengiriman minyak dari Kurdi kemarin hanya 300 ribu bph dari normalnya 600 ribu bph di hari ketika belum ada konflik di daerah Kurdi tersebut.

Sedang pasar sempat sempat resah dengan laporan dari Energy Information Administration atau EIA bahwa persediaan minyak mentah pemerintah mengalami kenaikan sebesar 856 ribu barel di pekan lalu. Sedangkan minyak bensin dan minyak suling juga mengalami penurunan persediaan.

EIA juga menyatakan bahwa eksplorasi produksi minyak mentah AS juga kembali meningkat 1,1 juta bph menjadi 9,5 juta bph dan ekspor juga berada rata-rata dalam 4 minggu terakhir sekitar 1,7 juta bph serta kapasitas terpasang produksi pengolahan minyak mentah atau refinery AS naik 4,3% dibanding bulan sebelumnya. Inilah yang membuat disparitas WTI dengan Brent meningkat 6,7% di angka $6,68 sehingga memicu produksi minyak AS karena permintaan minyak WTI yang meningkat.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters, CNBC

Sumber gambar: Bloomberg

Share This

Berita Komoditas Lainnya

April 26, 2018

Investor Mulai Lepas Aset di Pasar Ekuitas, Harga Emas Membaik

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/04/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami penguatannya kembali sebagai wujud…
April 26, 2018

Harga Emas Berbalik Menguat, Khawatir Suku Bunga Zona Euro

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/04/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit menguat dengan potensi aksi beli kembali di emas yang muncul sejenak setelah semalam terjadi koreksi harga emas yang khawatir dengan membaiknya…
April 25, 2018

Harga Emas Susah Lepas Dari Terkaman Jual

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/04/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami pelemahannya kembali sebagai wujud…
April 24, 2018

Harga Emas Bangkit Sejenak, Nantikan Fundamental Ekonomi AS

in Berita Komoditas by Juliya Komalasari
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/04/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami penguatannya sebagai wujud aksi beli…
April 25, 2018

Harga Emas Berbalik Melemah, Khawatir Suku Bunga The Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/04/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit melemah dengan potensi aksi ambil untung yang muncul sejenak di mana potensi koreksi harga emas masih bisa berlanjut seiring makin membaiknya…