ForexSignal88.com l Jakarta, 26/10/2017 – Secara umum harga emas nyaris tidak berubah pada hari Rabu karena dolar AS berada di bawah tekanan meskipun ada laporan ekonomi bullish yang menunjukkan kekuatan yang mendasari ekonomi AS.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan pada sesi Rabu harga emas bergerak naik ke $1279,85 dan ditutup positif di $1277,15 atau naik 0,05 persen dibandingkan dengan penutupan sesi sebelumnya. Pada Kamis pagi harga emas mulai bergerak ke utara lagi dengan level tertinggi intraday sementara di $1280,85.

Data pesanan barang tahan lama atau barang modal (durable goods orders) dan data penjualan perumahan baru (new home sales) gagal memicu penguatan dolar AS sehingga mengangkat harga emas dari posisi terendah sesi tersebut dan harga logam mulia tersebut berhasil mematahkan penurunan tiga hari beruntun.

Departemen Perdagangan AS mengatakan pada hari Rabu bahwa pesanan barang modal non-pertahanan, tidak termasuk pesawat terbang, sebuah proxy untuk rencana pengeluaran bisnis yang diawasi ketat oleh pasar, naik 1,3% pada bulan lalu, mengalahkan perkiraan untuk kenaikan 1%.

Dalam laporan terpisah, Departemen Perdagangan AS menunjukkan penjualan rumah baru secara mengejutkan meningkat tajam sebanyak 18,9% pada bulan September dari bulan sebelumnya ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman di 667.000 unit. Para ekonom memperkirakan terjadi penurunan 0,9% menjadi 555.000 unit rumah.

Meskipun pulih dari posisi terendah sesi tersebut, harga emas masih tetap di bawah tekanan di tengah laporan bahwa John Taylor, ekonom Universitas Stanford yang berpandangan dan bersikap yang lebih hawkish daripada Ketua Fed Janet Yellen, memimpin nominasi calon pemimpin puncak bank sentral AS.

Harga emas sensitif terhadap pergerakan yang lebih tinggi pada imbal hasil obligasi dan dolar AS. Potensi kenaikan suku bunga membuat dolar AS lebih kuat dan dapat membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi para pembeli yang menggunakan mata uang asing sementara kenaikan suku bunga AS bakal menaikkan biaya peluang (opportunity cost) untuk menahan aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti bullion.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Buy Gold & Silver

Share This

Berita Komoditas Lainnya

July 19, 2018

Sisi Koreksi Harga Emas Masih Berlanjut

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih melanjutkan periode negatifnya sebagai dampak…
July 19, 2018

Sisi Penurunan Emas Masih Ada

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak negatif karena tetap khawatir dengan fokus kenaikan suku bunga AS yang masih akan ada. Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan…
July 18, 2018

Ruang Koreksi Harga Emas Masih Muncul

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih melanjutkan periode negatifnya akibat dari…
July 18, 2018

Apresiasi Greenback Menekan Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Harga emas jatuh lebih dari satu persen pada hari Selasa dan mencapai titik terendah dalam setahun terakhir karena dolar AS menguat terdorong oleh kesaksian Ketua Federal Reserve Jerome Powell di hadapan Kongres AS.…
July 17, 2018

Laju Penguatan Harga Emas Mulai Muncul

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini sudah mulai berhasil positif lagi alias ada daya…