ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pada perdagangan Kamis kemarin, harga minyak bergerak ringan setelah sehari sebelumnya mengalami penguatan yang cukup signifikan, dan minyak Brent juga mencapai level tertinggi kembali sejak Februari tahun ini.

Sebelumnya EIA melaporkan bahwa persediaan minyak mentah AS masih naik kembali sebesar 4,6 juta barel, diatas perkiraan 3,4 juta barel. Sedangkan bahan bakar persediaannya mengalami penurunan sebanyak 2,13 juta barel, sedang minyak suling atau minyak olahan mengalami penurunan persediaan sebanyak 5,7 juta barel atau lebih besar dari perkiraan pasar turun 1,6 juta barel.

Ini menandakan bahwa produksi minyak olahan AS masih belum maksimal pasca badai yang melanda sebagian besar kawasan minyak AS, sehingga proses produksi minyak olahan dan eksplorasi minyak mentahnya mengalami gangguan. Lambat laun mulai normal lagi dimana EIA menyatakan bahwa produksi minyak mentah AS naik 157 ribu barel per hari menjadi 9,510 juta barel per hari.

Tetapi faktor akan adanya evaluasi komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta barel per hari di nanti sore, membuat investor harap-harap cemas apakah ada sebuah kesepakatan baru atau tidak. Faktor inilah yang sebetulnya harga minyak sedikit tertahan kembali kenaikannya dimana harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Oktober di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat tipis $0,05 atau 0,10% di level $50,74 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak November di pasar ICE Futures London ditutup menguat $0,16 atau 0,28% di harga $56,45 per barel.

Irak melalui Menteri Minyaknya Jabbar al-Luaibi menyatakan bahwa produksi minyak masih 260 ribu barel per hari, sedikit diatas kesepakatan dengan OPEC yang membatasi Irak memproduksi hanya 230 ribu barel per hari. Sedangkan ekspor minyak Arab Saudi juga mengalami penurunan yang sebelumnya mencapai 6,889 juta barel di Juni lalu menjadi 6,693 juta barel pada bulan Juli. Ini merupakan pertanda ketiga minyak harus naik.

Beberapa sumber yang dapat dipercaya dari OPEC menyatakan bahwa sebagian besar anggota OPEC menginginkan perpanjangan waktu kesepakatan pemangkasan produksi minyak yang sebelumnya sampai Maret 2018, diperpanjang antara 3 hingga 4 bulan. Sebagian juga menurutnya ada yang ingin diperpanjang hingga akhir tahun 2018.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: Business Insider

Share This

Berita Komoditas Lainnya

October 23, 2017

Harga Minyak Masih Bergerak Positif

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/10/2017 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga Senen sore awal pekan ini, harga minyak WTI dan Brent sama-sama bergerak positif di mana ada dukungan bahwa persediaan minyak AS telah menurun serta dukungan…
October 23, 2017

Fenomena Kemenangan Abe Redupkan Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/10/2017 – Pada perdagangan Senin sore awal pekan ini pada bursa komoditas logam dunia yang berlatar belakang dari pasar komoditas London, tampaknya emas masih melemah posisinya untuk kembali lagi untuk lebih menjauhi level…
October 23, 2017

Fenomena Minyak AS Dapat Memicu Kisah Dua Pasar Yang Berbeda

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/10/2017 – Sejak Presiden mengumandangkan American First Energy, kegiatan produksi minyak AS terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan sehingga membuat OPEC dan produsen minyak dunia merasa was-was dengan ekspansifnya…
October 23, 2017

Emas Tertekan Reformasi Pajak AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/10/2017 – Harga emas gagal mempertahankan kondisi positif di pekan sebelumnya setelah di pekan lalu (16-20 Oktober) harga komoditas ini menyerah, ditutup negatif di $1280,00 per troy ounce atau turun 1,% untuk sesi mingguan.…
October 23, 2017

Harga Minyak Berhasil Menguat Kembali

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/10/2017 – Pada perdagangan akhir pekan kemarin, harga minyak ditutup positif atau menguat kembali dengan mendengar kenyataan bahwa pengiriman minyak dari Kurdi masih belum normal. Setelah sebelumnya harga minyak turun tajam…