ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2017 – Pada perdagangan Kamis ini di bursa komoditi dunia dari pagi hingga sore yang berpusat di pasar komoditi London, tampaknya lanjutan beli bagi emas belum muncul karena investor nampaknya yakin bahwa inflasi AS periode ini akan naik.

Faktor menantikan data ekonomi AS tersebut membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara bergerak flat $0,01 atau 0,02% di level $1328,00 per troy ounce. Untuk harga perak kontrak Desember di Comex untuk sementara bergerak melemah tipis $0,05 atau 0,28% di level $17,82 per troy ounce.

Sikap menanti tersebut sangat nyata dari pagi tadi, apalagi sisi penguatan emas juga terganjal mulai memburuknya data-data ekonomi China, seperti data produksi industri dan penjualan ecerannya kesemuanya sangat mengecewakan investor. Diperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi China di kuartal ini akan melamban akibat buruknya data-data tersebut.

Dengan buruknya data China maka sisi beli emas dari negara pengimpor dan pengguna emas terbesar didunia juga akan menurun, sehingga upaya dorongan ke aikan harga emas juga akan melemah.

Faktor badai yang akan membutuhkan dana rehabilitasi kawasan lebih dari $200 milyar tersebut, memang membuat nyaman bagi emas, karena kuartal ini hingga kuartal terakhir tahun ini kemungkinan besar aktivitas ekonomi AS akan melemah sehingga membuat kenaikan suku bunga the Fed makin memudar kepastiannya.

Hal ini tentu memicu kenaikan inflasi sebuah kawasan karena harga barang akan naik karena akses dan ketersediaan barang sedang terbatas. Rupanya kenaikan inflasi ini membuat investor emas cemas melihat upaya kenaikan suku bunga the Fed muncul kembali.

Apalagi di beberapa hari ini, pejabat the Fed dan analis lainnya menyatakan bahwa kontraksi ekonomi AS akan bersifat sebentar saja, karena proses pembangunan pemulihan atau rehabilitasi tersebut, akan membuat ekspansi ekonomi AS terjadi kembali, setidaknya di awal tahun depan. Inilah yang mendasari emas sedikit tertahan kenaikannya di perdagangan hari ini.

Namun masalah inflasi yang akan meninggi rupanya akan ditahan akan naiknya klaim pengangguran mingguan AS.

Sumber berita: Reuters, Investing, Kitco, Bloomberg, ForexSignal88.com

Sumber gambar: Daily News.

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

January 17, 2018

Harga Minyak Berusaha Menguat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam dimana kedua jenis minyak ini sempat mengalami tekanan harga kembali sebagai bentuk mengambil aksi ambil…
January 17, 2018

Harga Emas Alami Tekanan Jelang Munculnya Laporan The Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan siang menjelang sore hari ini di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas sedikit mengalami tekanan alias masuk dalam ruang aksi ambil untung kembali setelah bertahan di level…
January 17, 2018

Bank-bank Besar Naikkan Target Harga Minyak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Bank-bank besar memberi peringatan kepada khalayak umum bahwa mereka menaikkan target harga minyak untuk tahun ini sekaligus mengingatkan bahwa harga minyak mentah berjangka menyentuh harga yang tidak terlihat sejak…
January 17, 2018

Harga Emas Berusaha Memanfaatkan Berlanjutnya Pelemahan Dolar AS di Rabu Pagi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Harga emas kembali bergerak ke utara pada hari Rabu di sesi Asia, berusaha memanfaatkan berlanjutnya depresiasi dolar AS yang tertekan pasca data pesanan mesin Jepang yang melonjak juga karena komentar hawkish…
January 17, 2018

Harga Minyak Mundur Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk bergerak melemah tajam dengan aksi yang sedikit marak mengambil untung sejenak setelah…