ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2017 – Pada perdagangan Rabu kemarin, harga minyak berhasil membaik untuk hari ketiganya dengan dukungan dari hasil laporan bulanan dari International Energy Agency (IEA) dan laporan mingguan dari Energy Information Administration (EIA).

Sebelumnya di awal pekan ini, terdapat pertemuan secara informal bersama Venezuela dan Kazakhstan, bahwa Menteri Minyak Arab Saudi Khalid al-Falih berujar bahwa pihaknya sangat membuka pembicaraan sebelum pertemuan evaluasi November nanti, bahwa Arab dengan kedua negara tersebut setuju untuk memperpanjang pemangkasan produksi minyak 1,8 juta barel per hari setelah Maret 2018 nanti. Dan hal tersebut sudah diamini pula oleh Uni Emirat Arab dan Rusia.

Sedangkan Selasa lalu, OPEC dalam laporan bulanannya menyatakan bahwa Agustus lalu secara total produksi bahwa terjadi penurunan sebesar 79 ribu barel per hari menjadi 32,76 juta barel per hari dibandingkan produksi bulan sebelumnya. Penurunan ini dihasilkan dari anggota OPEC seperti Gabon, Arab Saudi, Venezuela, Uni Emirat Arab dan Irak. Namun produksi minyak Nigeria dilaporkan membuat faktor pengurangan secara total tersebut menjadi kecil

Faktor turunnya produksi minyak dunia dan naiknya permintaan minyak membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Oktober di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $1,09 atau 2,26% di level $49,32 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Oktober di pasar ICE Futures London ditutup menguat $0,84 atau 1,55% di harga $55,11 per barel.

Cerita dari badai Irma sudah melewati Florida dan Georgia membawa kisah bahwa persediaan bensin AS merosot tajam sebesar 8,4 juta barel, terbesar sejak 1990, di mana Florida merupakan negara bagian AS terbesar ke-3 dalam hal konsumsi bensin, sedangkan Georgia di nomor 7, demikian ungkap EIA.

Sedangkan persediaan minyak mentah AS naik 5,9 juta barel dan minyak suling turun 3,2 juta barel. EIA juga menyatakan produksi minyak AS naik 572 barel per hari menjadi 9,353 juta barel per hari.

Sedangkan IEA melaporkan bahwa suplai minyak dunia mengalami penurunan sebesar 720 ribu barel per hari menjadi 97,7 juta barel per hari. Sedangkan permintaan minyak dunia mengalami kenaikan khususnya permintaan dari Eropa dan AS.

Menjadi perhatian penting bagi investor minyak bahwa sejak awal tahun ini, harga minyak telah turun kurang dari 10%. Ini juga dapat diartikan bahwa harga minyak akan berkisar antara $45 hingga $52 per barel, karena nampaknya pula bahwa minyak WTI punya sisi resistensi yang kuat di level $50 per barel dan support beli di level $46 per barel.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: Yahoo Finance

Share This

 

Berita Komoditas Lainnya

November 23, 2017

Harga Emas Naik Hampir 1% Terbantu Dovish FOMC Minutes

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 – Harga emas naik pada hari Rabu karena dolar AS turun yang disebabkan oleh faktor teknikal, data ekonomi AS yang lemah dan dovish-nya catatan pertemuan kebijakan terakhir Federal Open Market Committee (FOMC) meskipun…
November 23, 2017

Kombinasi Penutupan Jalur Minyak Kanada-AS dan Data EIA Bikin Harga Minyak Menguat Tajam

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 – Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak kembali alami penguatan tajamnya dan bersanding di dekat level tertinggi sejak Juli 2015 lalu sebagai bentuk aksi beli lanjutan sehari sebelumnya pasca rilisnya data…
November 22, 2017

Penutupan Jalur Pipa Minyak Kanada ke AS Bikin Harga Minyak Dunia Melejit

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak serasi dimana kedua jenis minyak ini tampaknya sedang bergerak besar dan berirama penguatannya yang tajam dimana…
November 22, 2017

Harga Emas Naik Tipis Setelah Yield Menekan Greenback

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/11/2017 – Harga emas naik tipis pada hari Selasa setelah dolar AS turun di tengah melemahnya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah jangka panjang menjelang rilis notulen pertemuan kebijakan Federal Reserve bulan Oktober yang…
November 22, 2017

Harga Emas Sementara Menguat Tipis Jelang Rilisnya Beberapa Data Penting AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/11/2017 – Pada perdagangan Rabu sore ini di bursa komoditas logam mulia di London, tampaknya emas bergerak menguat tipis sekali dan rupanya enggan bergerak untuk lebih mendekati level psikologis $1300 per troy ounce, dengan…