ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan minyak Brent sama-sama bergerak negatif dengan volatilitas tipis, setelah American Petroleum Institute menyatakan persediaan minyak AS naik kembali.

Perginya badai Irma dan badai Harvey membuat permintaan terhadap minyak mentah pemerintah AS menurun sehingga persediaan di gudang-gudan minyaknya mengalami kenaikan sebesar 6,18 juta barel pada minggu lalu, atau kenaikan persediaan minggu ke 2 secara berturut-turut, demikian ungkap API sesaat sebelum EIA melaporkan juga kondisi persediaan minyak AS versi pemerintah.

Persediaan bahan bakar runtuh atau turun sebesar 7,90 juta barel dan minyak suling turun 1,81 juta barel. Penurunan bahan bakar ini karena lebih dari 20% kapasitas pengolahan minyak AS mengalami kelumpuhan akibat badai-badai tersebut.

Faktor laporan API tersebut membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Oktober di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah $0,08 atau 0,17% di level $48,15 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Oktober di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah $0,16 atau 0,29% di harga $54,11 per barel.

Normalnya kondisi pengolahan minyak AS juga lambat laun membuat permintaan minyak mentah AS juga membaik. Pusat pengolahan minyak terbesar di AS, Motiva Enterprise di Port Arthur Texas sudah beraktivitas lagi dengan kapasitas 325 ribu barel perhari atau 50% dari total kapasitasnya dan diperkirakan akhir bulan ini kapasitas produksi secara penuh bisa dilaksanakan.

Menjadi perhatian penting bagi investor minyak bahwa sejak awal tahun ini, harga minyak telah turun sekitar 14%. Ini juga dapat diartikan bahwa harga minyak akan berkisar antara $45 hingga $52 per barel, karena nampaknya pula bahwa minyak WTI punya sisi resistansi yang kuat di level $50 perbarel dan support beli di level $46 perbarel. Diperkirakan akhir tahun ini harga WTI akan berkisar di $49 perbarel dan harga Brent di $53 perbarel. Tahun depan minyak WTI bisa berada di kisaran $53 perbarel dan minyak Brent di $56 perbarel.

Berita tentang pertemuan perpanjangan waktu pemangkasan produksi minyak OPEC setelah Maret 2018, membuat harga minyak tidak terlalu mengalami tekanan. Laporan bulanan produksi minyak OPEC juga membantu membatasi gerak negatif harga minyak. Tinggal menantikan data EIA nanti malam, apakah sejalan dengan data API, bila iya maka sisi koreksi minyak masih ada.

Sumber berita: Reuters, Investing, Kitco, Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch

Sumber gambar: Business Insider

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

November 23, 2017

Harga Emas Naik Hampir 1% Terbantu Dovish FOMC Minutes

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 – Harga emas naik pada hari Rabu karena dolar AS turun yang disebabkan oleh faktor teknikal, data ekonomi AS yang lemah dan dovish-nya catatan pertemuan kebijakan terakhir Federal Open Market Committee (FOMC) meskipun…
November 23, 2017

Kombinasi Penutupan Jalur Minyak Kanada-AS dan Data EIA Bikin Harga Minyak Menguat Tajam

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 – Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak kembali alami penguatan tajamnya dan bersanding di dekat level tertinggi sejak Juli 2015 lalu sebagai bentuk aksi beli lanjutan sehari sebelumnya pasca rilisnya data…
November 22, 2017

Penutupan Jalur Pipa Minyak Kanada ke AS Bikin Harga Minyak Dunia Melejit

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak serasi dimana kedua jenis minyak ini tampaknya sedang bergerak besar dan berirama penguatannya yang tajam dimana…
November 22, 2017

Harga Emas Naik Tipis Setelah Yield Menekan Greenback

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/11/2017 – Harga emas naik tipis pada hari Selasa setelah dolar AS turun di tengah melemahnya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah jangka panjang menjelang rilis notulen pertemuan kebijakan Federal Reserve bulan Oktober yang…
November 22, 2017

Harga Emas Sementara Menguat Tipis Jelang Rilisnya Beberapa Data Penting AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/11/2017 – Pada perdagangan Rabu sore ini di bursa komoditas logam mulia di London, tampaknya emas bergerak menguat tipis sekali dan rupanya enggan bergerak untuk lebih mendekati level psikologis $1300 per troy ounce, dengan…