ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2017 – Pada hari Selasa harga emas sedikit pulih setelah sempat terpuruk ke $1322,45. Harga logam kuning beranjak naik ke $1331,95 kemudian ditutup positif di $1331,75.

Harga emas turun pada sesi kemarin karena meredanya ketegangan antara AS dan Korea Utara yang memicu peningkatan permintaan untuk aset-aset berisiko sehingga mengangkat saham-saham global ke rekor tertinggi untuk hari kedua berturut-turut.

Rally pada aset-aset tersebut secara otomatis menurunkan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas, yen dan franc Swiss karena para investor mengabaikan ancaman baru dari Korea Utara setelah Dewan Keamanan PBB memberlakukan sanksi baru, membatasi akses negara tersebut untuk impor minyak juga membatasi ekspor tekstilnya.

Dengan nada mengancam, Duta Besar Korea Utara untuk PBB, Han Tae Song, mengatakan dalam sebuah konferensi di Jenewa. "Tindakan yang akan dilakukan oleh DPRK [Republik Demokratik Korea] akan membuat AS menderita rasa sakit terbesar yang pernah ada dalam sejarahnya."

Faktor lain yang juga membebani harga emas adalah kenaikan tajam pada imbal hasil Treasury AS menjelang data inflasi (PPI) hari ini yang dapat mempengaruhi keputusan suku bunga Federal Reserve yang dijadwalkan pada 20 September.

Emas sensitif terhadap pergerakan suku bunga AS karena dapat menaikkan opportunity cost untuk menahan aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti bullion.

Para analis pun tampak mengabaikan awal yang buruk pada harga emas di minggu ini karena data menunjukkan terjadi lonjakan aktivitas pembelian yang berarti permintaan untuk logam kuning tetap memperoleh dukungan.

Pertaruhan bullish bersih pada emas naik menjadi 245.300, tertinggi dalam hampir dua belas bulan, menurut sebuah laporan dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC) pada hari Jum’at.

Hussein Sayed, kepala strategi pasar FXTM, mengatakan bahwa meskipun selera untuk ekuitas mungkin akan mempengaruhi harga emas, para investor cenderung tetap berhati-hati dan melakukan lindung nilai terhadap banyak hal yang tidak diketahui.

"Itu sebabnya kami tidak melihat adanya arus keluar signifikan dari gold-backed exchange-traded funds (ETF)," ujar Sayed.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Investing

Sumber gambar: Mining

Share This

Berita Komoditas Lainnya

September 22, 2017

Harga Minyak Masih Santai Jelang OPEC Meeting

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan minyak Brent sama-sama bergerak positif tipis alias bergerak santai menjelang OPEC meeting yang diselenggarakan di Wina sore hingga…
September 22, 2017

Safe Haven Emas Timbul Seiring Kesalnya Korea Utara Terhadap AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pada perdagangan Jumat sore akhir pekan ini pada bursa komoditi logam dunia yang berpusat di pasar komoditi London, tampaknya safe haven emas kali ini muncul kembali di sela-sela mulai hangatnya kembali kondisi…
September 22, 2017

Harga Emas Masih Dibayangi Tekanan di Sesi Akhir Pekan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Harga emas turun tajam pada hari Kamis karena para pedagang terus melepas taruhan bullish mereka pada logam mulia setelah pernyataan kebijakan Federal Reserve yang memicu ekspektasi kenaikan suku bunga akhir tahun.…
September 22, 2017

Minyak Bergerak Ringan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pada perdagangan Kamis kemarin, harga minyak bergerak ringan setelah sehari sebelumnya mengalami penguatan yang cukup signifikan, dan minyak Brent juga mencapai level tertinggi kembali sejak Februari tahun ini.…
September 21, 2017

Emas Masih Melanjutkan Area Koreksinya

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/09/2017 – Pada perdagangan Kamis sore ini di bursa komoditas logam dunia dari pagi hingga sore yang berpusat di pasar komoditas London, tampaknya masih melanjutkan sisi jual lebih dalam lagi kepada emas pasca kagetnya investor…