ForexSignal88.com l Jakarta, 11/09/2017 – Harga emas merosot cukup jauh pada awal pekan ini setelah mencapai level tertinggi di lebih dari satu tahun di sesi Jum’at. Penurunan harga emas terjadi karena dolar AS mulai melawan tekanan jual yang sempat menyeretnya ke titik terendah dalam 32 bulan pada pekan lalu.

Spot emas turun 0,7 persen pada $1.334.20 per troy ounce. Harga emas mencapai tertinggi sejak Agustus 2016 pada $1.357,35 pada sesi sebelumnya.

Dolar AS berhasil membalikkan aksi risk-aversion (penghindaran risiko) pada hari Senin setelah diktator Korea Utara Kim Jong Un memutuskan untuk mengadakan sebuah pesta pada akhir pekan lalu saat perayaan hari jadi negaranya dan bukannya meluncurkan rudal ICBM seperti yang pernah digembar-gemborkan sebelumnya. Pengurangan risiko geopolitik membuat aset safe havens seperti emas, yen dan obligasi pemerintah AS kembali melemah.

Pada hari Senin Korea Utara memperingatkan bahwa AS akan membayar "harga yang pantas" karena mempelopori resolusi Dewan Keamanan PBB terhadap uji coba nuklirnya yang terakhir. Washington sedang berusaha untuk menggiring opini pada pemungutan suara mengenai sebuah rancangan resolusi yang akan memberlakukan lebih banyak sanksi terhadap Pyongyang.

Sementara itu dari sisi politik AS, pada hari Jum’at Presiden Donald Trump menandatangani sebuah undang-undang untuk memperpanjang batas utang pemerintah selama tiga bulan dan memberikan sekitar $15 miliar bantuan darurat terkait badai, sebuah kabar yang membantu pemulihan dolar AS.

Dari wilayah moneter, Presiden Fed New York William Dudley mengatakan kepada CNBC TV pada hari Jum’at bahwa terlalu cepat untuk memprediksi kapan Federal Reserve selanjutnya akan menaikkan suku bunga karena bank sentral itu akan terus memperketat kebijakannya mengingat "arus silang" yang ada di ekonomi dan pasar saat ini.

Dilaporkan pula oleh Reuters bahwa para spekulan telah menaikkan posisi net long mereka di emas COMEX untuk minggu kedelapan berturut-turut hingga ke level tertinggi dalam hampir satu tahun selama satu pekan yang sampai dengan 5 September.

SPDR Gold Trust, fund yang diperdagangkan di bursa emas terbesar di dunia, mengatakan emas yang dimilikinya turun 0,28 persen menjadi 834,50 ton pada hari Jum’at dari 836,87 ton pada hari Kamis.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Chrominance

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

November 17, 2017

Harga Emas Memulai Sesi Jumat dengan Nada Positif

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2017 – Harga emas tetap berada di jalur untuk membukukan kenaikan mingguan kedua berturut-turut pada awal Jumat seiring pelemahan dolar AS meskipun perdagangan tetap berada dalam kisaran yang ketat di tengah ekspektasi kuat…
November 17, 2017

Safe Haven Emas Muncul Ketika Kondisi AS Tidak Kondusif

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/11/2017 – Pada perdagangan Jumat sore akhir pekan ini di bursa komoditas logam mulia di London, tampaknya emas masih bergerak tipis dan agak bersemangat untuk bergerak lebih berusaha mendekat kembali ke level psikologis $1300…
November 17, 2017

Harga Minyak Lanjutkan Pelemahannya Untuk Hari ke-5

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/11/2017 – Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak kembali mengalami pelemahannya hari ke 5 dan terendah sejak 2 minggu lalu seiring dengan harga minyak Brent dan WTI makin menjauhi area terbaik sejak Juni 2015 atau 2 tahun…
November 17, 2017

Harga Minyak Terkejut Akan Naik Tahtanya MBS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam dimana kedua jenis minyak ini nampaknya sedang enggan bergerak lebih besar meskipun OPEC sendiri merasa yakin…
November 16, 2017

Harga Minyak Enggan Menguat Lebih Besar

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak sama-sama positif dimana kedua jenis minyak ini nampaknya sedang enggan bergerak positif lebih besar meskipun OPEC…