ForexSignal88.com l Jakarta, 11/09/2017 – Beberapa bulan ini, pergerakan emas cukup masif dan banyak dilakukan oleh investor emas bahwa kondisi pemerintahan Trump merupakan penyebab utama safe haven emas tersebut marak.

Goldman Sachs dalam selayang pandang melihat fenomena pergerakan emas yang naik di luar ekspetasi tahunannya mengungkapkan situasi di Washington memang cukup pelik di mana mata uang dolarnya yang bergerak terkoreksi membuat 85% penyebab kenaikan emas dalam 2 bulan terakhir.

Goldman Sachs tahun lalu memperkirakan harga emas di akhir tahun ini diperkirakan akan berada di lebel $1250 per troy ounce, namun sejak awal bulan Agustus, emas bergerak diatas level ekspetasi Goldman Sachs di atas dan sekarang sudah jauh di atas level tersebut dan beda sekitar $100 per troy ounce.

Goldman Sachs memandang faktor perhitungan ekonomi makro AS yang membuat unsur lindung nilai emas cukup diminati investor, bukan masalah geopolitik Korea yang muncul sesekali. Goldman Sachs sendiri melihat faktor geopolitik tersebut sebagai kondisi sewaktu-waktu saja bila ada saling takut-menakuti saja. Namun memang Korea Utara yang mempunyai bom nuklir sangat ditakuti karena efeknya lebih besar ketimbang Iran yang masih dalam tahap pemanfaatan nuklir untuk energi.

Faktor makro ekonomi AS yang menjadi penyebab kondisi emas yang melejit ini, juga didukung oleh gaya kepemimpinan Trump yang acapkali membuat ekonomi global naik turun tensinya. Berawal dengan perang perdagangan antara AS dengan negara-negara yang pengekspor utama barangnya ke AS seperti China dan Jepang.

Berlanjut juga dengan berbagai macam keinginan Trump yang meluluh-lantakkan anggaran belanja pemerintah, bahkan minggu lalu Trump sudah memberi peringatan kepada parlemen AS agar menaikkan atau mengulur waktu terhadap batas plafon utang AS yang telah mencapai $19,8 triliun. Bila tidak disepakati, maka pamerintahan AS diancam akan ditutup oleh Trump karena anggaran sudah habis.

Tidak berhenti di situ saja, kondisi badai yang menyerang kawasan Selatan AS seperti di Louisiana, Texas dan Florida, membuat DPR-nya AS buru-buru memberikan persetujuan dana sekitar $180 miliar untuk biaya rehabilitasi daerah tersebut. Kondisi ini tentu melemahkan kemampuan dolar AS dalam melakukan perang mata uang yang biasa terjadi, sehingga emas memanfaatkan momentum tersebut.

Goldman Sachs juga mencatat bahwa mulai rontoknya pasar tenaga kerja AS, memberikan peluang yang besar bagi tertundanya kenaikan suku bunga The Fed, apalagi fokus kerja bank sentral AS tersebut berpindah untuk memperbaiki defisit neraca bank sentral yang telah mencapai $4,5 triliun.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, Business Insider, Forexfactory, the Guardian, Investing, CNBC

Sumber Gambar: CNN Money

Share This

 

Berita Komoditas Lainnya

July 20, 2018

Keprihatinan Presiden AS Bantu Harga Emas Rebound

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/07/2018 – Harga emas yang sempat jatuh ke $1.211,35 pada hari Kamis mengurangi kerugiannya tetapi masih berakhir pada level terendah satu tahun, karena Presiden AS Donald Trump, dalam sebuah wawancara dengan CNBC, menyuarakan…
July 19, 2018

Sisi Koreksi Harga Emas Masih Berlanjut

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih melanjutkan periode negatifnya sebagai dampak…
July 19, 2018

Sisi Penurunan Emas Masih Ada

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak negatif karena tetap khawatir dengan fokus kenaikan suku bunga AS yang masih akan ada. Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan…
July 18, 2018

Ruang Koreksi Harga Emas Masih Muncul

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih melanjutkan periode negatifnya akibat dari…
July 18, 2018

Apresiasi Greenback Menekan Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Harga emas jatuh lebih dari satu persen pada hari Selasa dan mencapai titik terendah dalam setahun terakhir karena dolar AS menguat terdorong oleh kesaksian Ketua Federal Reserve Jerome Powell di hadapan Kongres AS.…