ForexSignal88.com l Jakarta, 11/09/2017 – Pada perdagangan akhir pekan lalu, harga minyak WTI masih mengalami tekanan lebih dari 3%, seiring mulai datangnya badai Irma dan melonjaknya persediaan mingguan minyak pemerintah AS untuk pertama kalinya sejak 10 minggu.

Badai Harvey sudah lewat, namun badai Irma telah melanda wilayah kepulauan Karibia dan beriringan menuju Florida atau Tenggara AS, sehingga membuat pengiriman minyak yang melalui Teluk Meksiko juga mulai mengalami kendala kembali. Dilaporkan ekspor minyak AS mengalami penurunan dari yang kondisi normal 749 ribu barel per hari, sekarang hanya 153 ribu barel per hari

Faktor mulai datangnya badai Irma membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) kontrak Oktober di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $1,61 atau 3,28% di level $47,48 per barel. Untuk perdagangan mingguan, minyak jenis WTI mengalami kenaikan 0,4%.

Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Oktober di pasar ICE Futures London ditutup melemah $0,71 atau 1,30% di harga $53,78 per barel. Untuk perdagangan mingguan, minyak jenis Brent mengalami kenaikan 2%.

Selain itu, Energy Information Administration (EIA) pada pekan lalu, untuk pertama kalinya melaporkan peningkatan persediaan minyak mentah AS naik sebesar 4,6 juta barel, sebuah angka peningkatan perta sejak 10 minggu sebelumnya yang terus menurun. Badai Harvey ditengarai penyebab peningkatan tersebut, seiring lebih dari 20% produksi penyulingan minyak AS tutup di akhir Agustus tersebut.

Sedang persediaan bahan bakar AS turun 3,2 juta barel dan minyak suling persediaannya turun 1,4 juta barel. EIA menyatakan bahwa tingkat pemanfaatan kilang pengolahan minyak AS di turun 16,9% menjadi 79,7%, persentase terendah sejak 2010. Sedangkan tingkat pemanfaatan kilang eksplorasi di Teluk Meksiko tersebut juga turun menjadi 63,4% dan juga merupakan terendah sejak 2010.

Diperkirakan bahwa datangnya badai Irma yang akan dilanjutkan badai Jose dan badai Katia, akan membuat situasi ini berlanjut dimana persediaan minyak mentah meningkat karena distribusi ekspor terganggu dan persediaan bahan bakar menurun karena sebagian besar pabrik pengolahan minyak AS yang sebagian besar terletak di kawasan badai tersebut akan tutup. September merupakan musim badai di kawasan minyak tersebut, sehingga memang akan terjadi gejolak harga.

Minggu ini, OPEC dan International Energy Agency akan melaporkan produksi minyak global, dimana ada bocoran OPEC telah menhalami penuruna produksi pertama kalinya sejak awal tahun ini.

Menjadi perhatian penting bagi investor minyak bahwa sejak awal tahun ini, harga minyak telah turun sekitar 14%. Ini juga dapat diartikan bahwa harga minyak akan berkisar antara $45 hingga $52 per barel, karena nampaknya pula bahwa minyak WTI punya sisi resistensi yang kuat di level $50 per barel dan support beli di level $46 per barel.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: Haberler.com

Share This

Berita Komoditas Lainnya

November 23, 2017

Harga Minyak Dunia Melemah Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak serasi dimana kedua jenis minyak ini nampaknya sedang bergerak kecil dan berirama ke sisi pelemahannya sejenak…
November 23, 2017

Harga Emas Terimbas Aksi Ambil Untung Lagi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 – Pada perdagangan Kamis sore ini di bursa komoditi logam mulia di London, tampaknya emas bergerak melemah dan rupanya enggan bergerak untuk lebih mendekati lagi level psikologisnya $1300 pertroy ounce, dengan…
November 23, 2017

Harga Emas Naik Hampir 1% Terbantu Dovish FOMC Minutes

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 – Harga emas naik pada hari Rabu karena dolar AS turun yang disebabkan oleh faktor teknikal, data ekonomi AS yang lemah dan dovish-nya catatan pertemuan kebijakan terakhir Federal Open Market Committee (FOMC) meskipun…
November 23, 2017

Kombinasi Penutupan Jalur Minyak Kanada-AS dan Data EIA Bikin Harga Minyak Menguat Tajam

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 – Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak kembali alami penguatan tajamnya dan bersanding di dekat level tertinggi sejak Juli 2015 lalu sebagai bentuk aksi beli lanjutan sehari sebelumnya pasca rilisnya data…
November 22, 2017

Penutupan Jalur Pipa Minyak Kanada ke AS Bikin Harga Minyak Dunia Melejit

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak serasi dimana kedua jenis minyak ini tampaknya sedang bergerak besar dan berirama penguatannya yang tajam dimana…