ForexSignal88.com l Jakarta, 11/09/2017 – Pada hari Jum’at harga emas naik ke level tertingginya dalam lebih dari satu tahun karena data ekonomi AS yang lemah mengurangi ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga ketiga di tahun ini sehingga membuat imbal hasil obligasi AS turun dan dolar AS merosot ke level terlemahnya sejak awal 2015.

Permintaan terhadap aset safe haven lainnya juga meningkat setelah terlihat kenaikan pada klaim pengangguran AS dan kekhawatiran tentang dampak badai Irma dan Harvey terhadap pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Permintaan emas yang berdenominasi dolar AS semakin meninggi dengan depresiasi mata uang tersebut yang membuat harga logam menjadi lebih murah bagi para pemegang mata uang lainnya, sementara imbal hasil obligasi yang lebih rendah mengurangi opportunity cost para investor untuk memiliki bullion, aset investasi yang tidak memberikan imbal hasil.

Menurut data MetaTrader yang kami gunakan, di hari Jum’at harga emas (XAUUSD) naik ke $1.357,35 namun berakhir negatif di $1.346,55. Pada basis mingguan harga emas tercatat ditutup di wilayah hijau. Harga emas tercatat naik 2,2 persen pada minggu lalu dan menjadi kenaikan mingguan ketiga berturut-turut.

Julius Baer Carsten Menke, analis bursa emas, mengatakan bahwa berkurangnya ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga AS di bulan Desember juga mendorong para investor memborong emas.

Para manajer keuangan yang semakin menambah posisi beli mereka pun telah membuat harga emas lebih tinggi daripada di bulan Juli dan Agustus. Harga emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga yang dapat mendorong imbal hasil obligasi AS dan juga mengangkat nilai tukar dolar AS.

Sementara itu Presiden New York Federal Reserve William Dudley pada hari Kamis mengatakan bahwa suku bunga AS harus tetap naik namun secara bertahap karena inflasi rendah. Namun ia tidak mengulangi pernyataannya pada tiga minggu yang lalu bahwa dia memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga sekali lagi di tahun ini.

Ketegangan antara AS dengan Korea Utara juga terus membebani sentimen greenback sehingga mempertahankan permintaan tinggi terhadap emas sebagai sebuah tempat yang aman bagi dana para investor.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia lebih memilih untuk tidak menggunakan tindakan militer karena jika dia melakukannya maka akan menjadi "hari yang sangat menyedihkan" bagi kepemimpinan Pyongyang.

Resistance teknikal emas berada di area $1.353, puncak harga emas pada bulan September tahun lalu, namun momentum naik bisa mengangkatnya ke level tertinggi 2016 di $1,375, demikian menurut kata analis ScotiaMocatta.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: The Telegraph UK

Share This

Berita Komoditas Lainnya

November 17, 2017

Harga Emas Memulai Sesi Jumat dengan Nada Positif

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2017 – Harga emas tetap berada di jalur untuk membukukan kenaikan mingguan kedua berturut-turut pada awal Jumat seiring pelemahan dolar AS meskipun perdagangan tetap berada dalam kisaran yang ketat di tengah ekspektasi kuat…
November 17, 2017

Safe Haven Emas Muncul Ketika Kondisi AS Tidak Kondusif

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/11/2017 – Pada perdagangan Jumat sore akhir pekan ini di bursa komoditas logam mulia di London, tampaknya emas masih bergerak tipis dan agak bersemangat untuk bergerak lebih berusaha mendekat kembali ke level psikologis $1300…
November 17, 2017

Harga Minyak Lanjutkan Pelemahannya Untuk Hari ke-5

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/11/2017 – Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak kembali mengalami pelemahannya hari ke 5 dan terendah sejak 2 minggu lalu seiring dengan harga minyak Brent dan WTI makin menjauhi area terbaik sejak Juni 2015 atau 2 tahun…
November 17, 2017

Harga Minyak Terkejut Akan Naik Tahtanya MBS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam dimana kedua jenis minyak ini nampaknya sedang enggan bergerak lebih besar meskipun OPEC sendiri merasa yakin…
November 16, 2017

Harga Minyak Enggan Menguat Lebih Besar

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2017 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak sama-sama positif dimana kedua jenis minyak ini nampaknya sedang enggan bergerak positif lebih besar meskipun OPEC…