ForexSignal88.com l Jakarta, 08/09/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari akhir pekan ink, harga minyak baik minyak WTI bergerak negatif setelah badai Irma melanda kawasan Karibia dan sedang menuju kawasan Miami Florida.

Datangnya badai Irma seakan menguak luka badai Harvey yang belum sembuh dan membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Oktober di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah tipis $0,05 atau 0,10% di level $49,04 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Oktober di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah tipis $0,13 atau 0,24% di harga $54,62 per barel.

Badai Harvey sudah lewat, namun badai Irma sudah melewati wilayah kepulauan Karibia dan sedang mengarah ke Florida, sehingga membuat pengiriman minyak yang melalui Teluk Meksiko juga mulai tertahan. Letak Florida adalah diujung dari pintu masuk Teluk Meksiko, sehingga badai yang lewat kawasan tersebut, maka kapal-kapal besarpun harus merapat ke pelabuhan terlebih dahulu di sekitar Louisiana dan Texas. Dilaporkan ekspor minyak AS mengalami penurunan dari yang kondisi normal 749 ribu barel perhari, sekarang hanya 153 ribu barel perhari akibat badai tersebut.

Semalam EIA menyatakan bahwa persediaan minyak mentah AS naik sebesar 4,6 juta barel, sebuah angka peningkatan perta sejak 10 minggu sebelumnya yang terus menurun. Badai Harvey ditengarai penyebab peningkatan tersebut, seiring lebih dari 20% produksi pengolahan minyak AS tutup di akhir Agustus tersebut. Sedang persediaan bahan bakar AS turun 3,2 juta barel dan minyak suling persediaannya turun 1,4 juta barel.

EIA menyatakan bahwa tingkat pemanfaatan kilang pengolahan minyak AS di turun 16,9% menjadi 79,7%, persentase terendah sejak 2010. Sedangkan tingkat pemanfaatan kilang eksplorasi di Teluk Meksiko tersebut juga turun menjadi 63,4% dan juga merupakan terendah sejak 2010.

Diperkirakan bahwa datangnya badai Irma yang akan dilanjutkan badai Jose dan badai Katia, akan membuat situasi ini berlanjut dimana persediaan minyak mentah meningkat karena distribusi ekspor terganggu dan persediaan bahan bakar menurun karena sebagian besar pabrik pengolahan minyak AS yang sebagian besar terletak di kawasan badai tersebut akan tutup. September merupakan musim badai di kawasan minyak tersebut, sehingga memang akan terjadi gejolak harga.

Menjadi perhatian penting bagi investor minyak bahwa sejak awal tahun ini, harga minyak telah turun sekitar 14%. Ini juga dapat diartikan bahwa harga minyak akan berkisar antara $45 hingga $52 per barel, karena nampaknya pula bahwa minyak WTI punya sisi resistansi yang kuat di level $50 perbarel dan support beli di level $46 perbarel.

Sumber berita: Reuters, Investing, Kitco, Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch

Sumber gambar: breakingnewsenergy dot com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

September 20, 2017

Trump Mengancam “Totally Destroy North Korea”, Emas Tetap Mendatar

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2017 – Harga emas bergerak mendatar pada hari Selasa meskipun ada ancaman dari Presiden AS Donald Trump bahwa negaranya akan "benar-benar menghancurkan" Korea Utara demi mempertahankan dirinya atau sekutunya. Retorika Trump…
September 20, 2017

Minyak Jauhi Level Tertinggi 7 Minggu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2017 – Pada perdagangan Selasa kemarin, harga minyak sedikit mengalami tekanan kembali dan menjauhi level tertinggi 7 minggunya sebagai bentuk kewaspadaan jelang rilisnya beberapa data persediaan minyak AS dan sedikit adanya…
September 19, 2017

Emas Sedikit Keluar dari Tekanan Jual

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2017 – Pada perdagangan Selasa sore ini di bursa komoditas logam dunia dari pagi hingga sore yang berpusat di pasar komoditas London, tampaknya lanjutan jual bagi emas sedikit berakhir dengan sedikit adanya upaya beli emas…
September 19, 2017

Harga Minyak WTI Balik Lagi di Level $50 per Barel

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2017 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan minyak Brent sama-sama bergerak positif dengan volatilitas sedang lagi, bahkan minyak WTI sekarang berada lagi di level $50…
September 19, 2017

Minyak Akhiri Penguatan Sebelumnya

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2017 – Pada perdagangan awal pekan kemarin, harga minyak kurang berhasil membaik untuk mempertahankan penguatannya kembali mengakhiri episode penguatan 5% di perdagangan pekan lalu. Investor minyak sangat antusias bahwa…