ForexSignal88.com l Jakarta, 08/09/2017 – Emas berhasil menembus di atas $1.300 pada minggu lalu dan hingga kini terus meningkat seiring dengan ketegangan yang terus meningkat antara Korea Utara dan AS. Beberapa pakar analisa harga emas sekarang memperkirakan harga logam mulia tersebut dapat menguat lebih jauh.

"Ada kombinasi peristiwa yang membuat emas semakin tinggi, termasuk ketidakpastian politik dan pembelian hedge funds. Jika keadaan politik ekstrem ini berlanjut, hal itu bisa mendorong harga menjadi $1.400," kata Nizam Hamid, ahli strategi ETF di WisdomTree dalam sebuah komentar pers kemarin.

Hamid menjelaskan bahwa periode ketidakpastian yang meningkat, baik dalam hal kebijakan domestik AS dan dalam diplomasi asing, mendukung harga emas.

Ia juga mengatakan bahwa ada potensi yang nyata emas akan terus rally, terutama jika para investor besar masuk ke dalam perdagangan.

Emas saat ini diperdagangkan sedikit di bawah $1.350 per troy ounce, naik sekitar 2,5 persen selama tujuh hari terakhir dan sepanjang tahun ini sudah sekitar 16 persen. Para investor cenderung beralih ke aset safe haven seperti emas, franc Swiss dan yen Jepang pada saat timbul ketidakpastian dan gejolak karena aset tradisional seperti saham dan obligasi bisa menjadi investasi yang mudah berubah.

Menurut ahli strategi UBS Join Teves, namun demikian, yield obligasi yang rendah dan pelemahan dolar AS juga mendukung emas.

"Selain daya tarik emas sebagai safe haven, faktor lain juga tetap mendukung. Imbal hasil obligasi dan dolar AS tetap berada di dekat posisi terendah di tengah data ketenagakerjaan Agustus yang lebih lemah dari yang diperkirakan dan potensi biaya ekonomi dari Badai Harvey yang dapat membebani pertumbuhan produk domestik bruto," kata Teves dalam sebuah catatan penelitiannya.

Karena harga emas yang dihargai dalam dolar AS sensitif terhadap suku bunga AS. Pelemahan data ekonomi AS baru-baru ini mendorong kekhawatiran bahwa Federal Reserve dapat menunda kenaikan suku bunga dalam jangka pendek, yang melemahkan dolar AS dan mendukung emas. Indeks Dolar AS, sebuah ukuran kinerja dolar AS terhadap enam mata uang asing, turun lebih dari 10 persen dalam satu tahun terakhir hingga mencapai 91,86.

Menurut data UBS, aktivitas beli juga memperkuat harga emas dengan posisi long di emas meningkat sebesar 16 persen dalam pekan yang berakhir 29 Agustus, sementara ETF emas yang diperdagangkan hedge funds naik setengah juta ounce pada bulan September dan naik 5,33 juta ounce.

Carsten Menke, analis riset komoditas di bank swasta Julius Baer, mengingatkan bahwa risiko downside (ke arah bawah) tetap ada, misalnya jika dolar AS rebound, maka harga emas akan turun.

"Dengan latar belakang pertumbuhan yang solid di Amerika Serikat dan prospek suku bunga yang lebih tinggi, kami masih memperkirakan rebound dolar AS", katanya.

Menurutnya sentimen bullish masih ada di pasar berjangka dan permintaan yang lamban terlihat di pasar fisik, oleh karena itu ia melihat lebih banyak potensi downside dari pada upside (ke arah atas) pada tingkat harga emas saat ini dan itu membuatnya memandang pergerakan harga emas dengan penuh kehati-hatian.

Menke menambahkan bahwa target harga 3 bulan dan 12 bulan Julius Baer untuk logam kuning tetap di kisaran $1.200 per troy ounce.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC

Sumber gambar: Motley Fool

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

September 22, 2017

Harga Minyak Masih Santai Jelang OPEC Meeting

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan minyak Brent sama-sama bergerak positif tipis alias bergerak santai menjelang OPEC meeting yang diselenggarakan di Wina sore hingga…
September 22, 2017

Safe Haven Emas Timbul Seiring Kesalnya Korea Utara Terhadap AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pada perdagangan Jumat sore akhir pekan ini pada bursa komoditi logam dunia yang berpusat di pasar komoditi London, tampaknya safe haven emas kali ini muncul kembali di sela-sela mulai hangatnya kembali kondisi…
September 22, 2017

Harga Emas Masih Dibayangi Tekanan di Sesi Akhir Pekan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Harga emas turun tajam pada hari Kamis karena para pedagang terus melepas taruhan bullish mereka pada logam mulia setelah pernyataan kebijakan Federal Reserve yang memicu ekspektasi kenaikan suku bunga akhir tahun.…
September 22, 2017

Minyak Bergerak Ringan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pada perdagangan Kamis kemarin, harga minyak bergerak ringan setelah sehari sebelumnya mengalami penguatan yang cukup signifikan, dan minyak Brent juga mencapai level tertinggi kembali sejak Februari tahun ini.…
September 21, 2017

Emas Masih Melanjutkan Area Koreksinya

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/09/2017 – Pada perdagangan Kamis sore ini di bursa komoditas logam dunia dari pagi hingga sore yang berpusat di pasar komoditas London, tampaknya masih melanjutkan sisi jual lebih dalam lagi kepada emas pasca kagetnya investor…