ForexSignal88.com l Jakarta, 07/09/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak baik minyak WTI maupun minyak Brent sama-sama bergerak negatif setelah badai Irma melanda kawasan Karibia dan produksi minyak Libya yang normal lagi.

Datangnya badai Irma dan kondisi di Libya merupakan kombinasi yang membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Oktober di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah tipis $0,16 atau 0,33% di level $49,00 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Oktober di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah tipis $0,18 atau 0,33% di harga $54,02 per barel.

Pada perdagangan semalam, harga minyak menguat tajam seiring mulai dibukanya jalur-jalur pipa minyak, pabrik-pabrik pengolahan minyak serta pelabuhan minyak di Texas sehingga kebutuhan akan minyak mentah kembali meningkat atau kembali perlahan-lahan normal distribusinya.

Kran cadangan strategis minyak milik pemerintah AS lambat laun sudah ditutup kembali seiring mulai dibukanya kilang eksplorasi minyak mentah di Texas, Lousiana dan Teluk Meksiko. Disaat terjadi badai Harvey tersebut, membuat sekitar 1/4 produksi minyak nasional AS atau 23% dan setara dengan 4,4 juta barel perhari mengalami kelumpuhan sehingga menyebabkan AS kekurangan pasokan bensin serta minyak mentahnya. Di Gulf Coast atau Teluk Meksiko merupakan daerah penting bagi produksi nasional AS karena sekitar 45% kapasitas produksi pengolahan minyak nasional AS dan 51% pengolahan gas AS berada di situ, menurut EIA.

Nah dengan datangnya badai Irma di kawasan kepulauan Karibia, atau tepat di Selatan Teluk Meksiko ini, membuat pasar kembali membaca bahwa distribusi pengiriman minyak serta eksplorasi serta pengolahan minyak di sepanjang pantai Gulf Coast akan terganggu kembali, dan permintaan minyak mentah tentu akan mengecil kembali. Seperti kita ketahui bahwa bulan ini merupakan puncak bagi berbagai badai yang cukup besar di kawasan minyak tersebut.

American Petroleum Institute tadi pagi menyatakam bahwa persediaan minyak mentah AS naik menjadi 2,8 juta barel, sedangkan minyak suling turun 600 ribu barel dan persediaan bahan bakar turun 2,5 juta barel. Nanti malam ada data dari EIA. Pelemahan harga minyak juga dipicu oleh mulai berproduksi ya kilang Sharara di Libya yang mampu memproduksi minyak 225 ribu barel perhari.

Menjadi perhatian penting bagi investor minyak bahwa sejak awal tahun ini, harga minyak telah turun sekitar 14%. Ini juga dapat diartikan bahwa harga minyak akan berkisar antara $45 hingga $52 per barel, karena nampaknya pula bahwa minyak WTI punya sisi resistansi yang kuat di level $50 perbarel dan support beli di level $46 perbarel.

Sumber berita: Reuters, Investing, Kitco, Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch

Sumber gambar: Forbes

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

January 17, 2018

Harga Minyak Berusaha Menguat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam dimana kedua jenis minyak ini sempat mengalami tekanan harga kembali sebagai bentuk mengambil aksi ambil…
January 17, 2018

Harga Emas Alami Tekanan Jelang Munculnya Laporan The Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan siang menjelang sore hari ini di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas sedikit mengalami tekanan alias masuk dalam ruang aksi ambil untung kembali setelah bertahan di level…
January 17, 2018

Bank-bank Besar Naikkan Target Harga Minyak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Bank-bank besar memberi peringatan kepada khalayak umum bahwa mereka menaikkan target harga minyak untuk tahun ini sekaligus mengingatkan bahwa harga minyak mentah berjangka menyentuh harga yang tidak terlihat sejak…
January 17, 2018

Harga Emas Berusaha Memanfaatkan Berlanjutnya Pelemahan Dolar AS di Rabu Pagi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Harga emas kembali bergerak ke utara pada hari Rabu di sesi Asia, berusaha memanfaatkan berlanjutnya depresiasi dolar AS yang tertekan pasca data pesanan mesin Jepang yang melonjak juga karena komentar hawkish…
January 17, 2018

Harga Minyak Mundur Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk bergerak melemah tajam dengan aksi yang sedikit marak mengambil untung sejenak setelah…