ForexSignal88.com l Jakarta, 07/09/2017 – Harga emas terdesak turun pada hari Rabu karena ketidakpastian politik AS mereda setelah Presiden Donald Trump setuju untuk menaikkan plafon utang (debt ceiling) dan memperpanjang pendanaan pemerintahan sampai dengan tanggal 15 Desember.

Data platform MetaTrader yang kami gunakan menunjukkan pada hari Rabu harga emas (XAUUSD) turun dari $1.342,25 hingga ke $1.331,45 lalu berakhir negatif di $1.334,00. Penutupan di sesi sebelumnya adalah $1.339,20.

Harga emas turun dari level tertinggi dalam satu tahun setelah tertekan oleh rebound dolar AS karena berita bahwa Trump pada hari Rabu sepakat bahwa Kongres harus menyetujui perpanjangan batas utang AS dan menaikkan plafon utang, yang membatasi berapa banyak dana yang dapat dipinjam oleh pemerintah AS.

Namun demikian penurunan harga emas tetap terbatas karena ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga AS terus berkurang, terlebih setelah ada komentar dari para pejabat Federal Reserve yang mendesak bank sentral AS untuk mempertimbangkan dan menyusun ulang rencana sebelumnya untuk menaikkan suku bunga lagi di akhir tahun ini karena semakin terlihat perlambatan inflasi.

Presiden Federal Reserve Minneapolis Neel Kashkari mengatakan kenaikan suku bunga terbaru dari The Fed mungkin akan memperlambat inflasi dan menimbulkan "bahaya nyata" terhadap pertumbuhan ekonomi AS.

"Mungkin kenaikan suku bunga kita benar-benar merugikan ekonomi," kata Kashkari.

Komentar Kashkari terdengar setelah Gubernur Federal Reserve Lael Brainard mendesak bank sentral AS untuk menunda kenaikan suku bunga hingga kecenderungan melambatnya inflasi mulai membaik.

Harga emas sensitif terhadap pergerakan imbal hasil obligasi dan dolar AS. Mata uang AS yang lebih rendah membuat harga emas menjadi lebih murah bagi para pemegang mata uang asing sementara penurunan suku bunga AS dapat mengurangi opportunity cost untuk menahan aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti bullion.

Dalam perdagangan logam mulia lainnya, perak berjangka turun 0,01% menjadi $17,94 per ounce sementara platinum berjangka turun 0,23% menjadi $1.006 per ounce.

Tembaga diperdagangkan pada $3,16 atau naik 1%, sementara gas alam naik 1,14% menjadi $3,01.

Sumber berita: ForexSignal88, Investing

Sumber gambar: Energy Resource Digest

Share This

Berita Komoditas Lainnya

September 22, 2017

Harga Minyak Masih Santai Jelang OPEC Meeting

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan minyak Brent sama-sama bergerak positif tipis alias bergerak santai menjelang OPEC meeting yang diselenggarakan di Wina sore hingga…
September 22, 2017

Safe Haven Emas Timbul Seiring Kesalnya Korea Utara Terhadap AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pada perdagangan Jumat sore akhir pekan ini pada bursa komoditi logam dunia yang berpusat di pasar komoditi London, tampaknya safe haven emas kali ini muncul kembali di sela-sela mulai hangatnya kembali kondisi…
September 22, 2017

Harga Emas Masih Dibayangi Tekanan di Sesi Akhir Pekan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Harga emas turun tajam pada hari Kamis karena para pedagang terus melepas taruhan bullish mereka pada logam mulia setelah pernyataan kebijakan Federal Reserve yang memicu ekspektasi kenaikan suku bunga akhir tahun.…
September 22, 2017

Minyak Bergerak Ringan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pada perdagangan Kamis kemarin, harga minyak bergerak ringan setelah sehari sebelumnya mengalami penguatan yang cukup signifikan, dan minyak Brent juga mencapai level tertinggi kembali sejak Februari tahun ini.…
September 21, 2017

Emas Masih Melanjutkan Area Koreksinya

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/09/2017 – Pada perdagangan Kamis sore ini di bursa komoditas logam dunia dari pagi hingga sore yang berpusat di pasar komoditas London, tampaknya masih melanjutkan sisi jual lebih dalam lagi kepada emas pasca kagetnya investor…