ForexSignal88.com l Jakarta, 05/09/2017 – Pada perdagangan awal pekan kemarin, minyak Brent langsung tancap gas dalam posisi jual yang masif setelah Semenanjung Korea membara kembali.

Peralihan portfolio dari minyak ke emas membuat minyak Brent tak kuasa digempur posisi jual, dimana investor merasa tidak aman melihat kondisi Korea Utara yang memanas dan membuat sirkulasi serta permintaan minyak akan menurun.

Badai Harvey sudah mereda dimana badai ini membuat sekitar seperempat produksi minyak nasional AS atau 23% dan setara dengan 4,4 juta barel perhari mengalami kelumpuhan sehingga menyebabkan AS kekurangan pasokan bensin serta minyak mentahnya. Pemerintah AS akhir pekan telah melepas sekitar 1 juta barel cadangan minyaknya untuk digunakan bagi pabrik-pabrik pengolahan minyak AS yang kekurangan pasokan minyak mentah.

Faktor mulai berakhirnya badai Harvey dan liburnya pasar komoditi AS serta menghangatnya geopolitik di Korea membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Oktober di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $0,08 atau 0,17% di level $47,37 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Oktober di pasar ICE Futures London ditutup melemah $0,41 atau 0,78% di harga $52,34 per barel.

Kilang minyak di AS yang masih tutup tinggal 5% dari keseluruhan produksi minyak di Teluk Meksiko atau setara dengan 96 ribu barel perhari. Bandingkan dengan pekan lalu dimana sekitar 26% dengan produksi minyak sekitar 428 ribu barel perhari kilang di lokasi tersebut ditutup.

Menurut Gubernur Texas Greg Abbott, bahwa potensi kerugian akibat badai ini bisa mencapai $150 hingga $180 milyar dan juga memerlukan beberapa bulan untuk memulihkan kilang-kilang pengolahan minyak AS agar dapat beraktifitas secara normal kembali. Seperti diketahui menurut Abbott bahwa badai Harvey kali ini merupakan badai terbesar dalam 12 tahun terakhir dan melintasi daerah kantong minyak dan gas AS. Di Gulf Coast atau Teluk Meksiko merupakan daerah penting bagi produksi nasional AS karena sekitar 45% kapasitas produksi pengolahan minyak nasional AS dan 51% pengolahan gas AS berada di situ, menurut EIA.

Dengan keluarnya cadangan minyak pemerintah AS sebanyak 1 juta barel, lambat laun produksi kilang pengolahan AS telah membaik. Dan harga bahan bakar pun mengalami penurunan sekitar 3% menjadi $1,69 pergalonnya.

Menjadi perhatian penting bagi investor minyak bahwa sejak awal tahun ini, harga minyak telah turun sekitar 14%. Ini juga dapat diartikan bahwa harga minyak akan berkisar antara $45 hingga $52 per barel, karena nampaknya pula bahwa minyak WTI punya sisi resistansi yang kuat di level $50 perbarel dan support beli di level $46 perbarel.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: Bloomberg

 

Share This

Berita Komoditas Lainnya

July 20, 2018

Keprihatinan Presiden AS Bantu Harga Emas Rebound

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/07/2018 – Harga emas yang sempat jatuh ke $1.211,35 pada hari Kamis mengurangi kerugiannya tetapi masih berakhir pada level terendah satu tahun, karena Presiden AS Donald Trump, dalam sebuah wawancara dengan CNBC, menyuarakan…
July 19, 2018

Sisi Koreksi Harga Emas Masih Berlanjut

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih melanjutkan periode negatifnya sebagai dampak…
July 19, 2018

Sisi Penurunan Emas Masih Ada

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak negatif karena tetap khawatir dengan fokus kenaikan suku bunga AS yang masih akan ada. Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan…
July 18, 2018

Ruang Koreksi Harga Emas Masih Muncul

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih melanjutkan periode negatifnya akibat dari…
July 18, 2018

Apresiasi Greenback Menekan Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Harga emas jatuh lebih dari satu persen pada hari Selasa dan mencapai titik terendah dalam setahun terakhir karena dolar AS menguat terdorong oleh kesaksian Ketua Federal Reserve Jerome Powell di hadapan Kongres AS.…