ForexSignal88.com l Jakarta, 04/09/2017 – Menurut para analis, kerusakan dan penundaan produksi yang ditimbulkan oleh badai tropis Harvey akan menahan industri minyak AS dari jalur pencapaian produksi 10 juta barel per hari yang ditargetkan dalam waktu dekat, sebuah kemunduran dalam perjuangan AS untuk memperebutkan pangsa pasar global dengan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Badai yang mengakibatkan curah hujan yang sangat tinggi dan membanjiri kilang-kilang penyulingan, sumur minyak dan jaringan pipa distribusi di Texas, menambah serangkaian masalah yang dihadapi perusahaan-perusahaan minyak AS, seperti harga minyak mentah yang rendah dan tantangan biaya rekayasa dan teknis yang mahal di sumur-sumur oil shale (minyak serpih) baru.

Pada awal tahun ini, para analis minyak dan beberapa eksekutif perusahaan perminyakan telah membuat proyeksi bahwa AS bisa melampaui angka 10 juta barel per hari pada akhir tahun. Itu berarti produksi akan meningkat 14 persen, menempatkan hasil produksi AS ke tingkat yang tidak terlihat sejak tahun 1970-an.

Tapi kemudian Harvey datang dan menghempaskan sekitar seperempat kapasitas penyulingan AS dan rute transportasi tertutup untuk minyak mentah, bensin, diesel dan produk lainnya. Dampak badai tersebut membuat harga bensin melonjak dan di saat yang bersamaan menyusutkan permintaan terhadap minyak mentah.

Untuk mengembalikan semua infrastruktur itu kembali ke operasi normal diperkirakan dapat memakan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

"Harvey akan memiliki efek lebih lama pada industri minyak daripada yang dibayangkan siapa pun. Kondisi benar-benar berantakan pada begitu banyak tingkatan," kata Dan Katzenberg, seorang analis industri minyak di R.W. Baird & Co.

Namun di sisi lain, OPEC juga frustrasi karena ternyata badai tersebut tidak juga mendorong harga global bergerak lebih tinggi. Seorang delegasi OPEC mengatakan kepada Reuters, "Sepertinya tidak ada kejadian apapun yang akan menaikkan harga minyak."

Produksi yang anjlok tajam setelah badai besar bukannya belum pernah terjadi sebelumnya, pada catatan historis terlihat hasil produksi AS tergelincir setelah badai Dennis pada tahun 1999, badai Ivan pada tahun 2004 dan badai Katrina pada tahun 2005, yang menimbulkan berbagai reaksi dari industri dan pemerintah.

Pada hari Jum’at, Sekretaris Energi AS Rick Perry mengatakan bahwa dia telah mengizinkan pembebasan 4,5 juta barel dari Strategic Petroleum Reserve AS Langkah tersebut, yang bertujuan membantu beberapa kilang-kilang di Gulf Coast mengatasi gangguan pasokan lokal yang kemungkinan akan menekan harga minyak lebih lanjut.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Houston Chronicle

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

January 17, 2018

Harga Minyak Berusaha Menguat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam dimana kedua jenis minyak ini sempat mengalami tekanan harga kembali sebagai bentuk mengambil aksi ambil…
January 17, 2018

Harga Emas Alami Tekanan Jelang Munculnya Laporan The Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan siang menjelang sore hari ini di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas sedikit mengalami tekanan alias masuk dalam ruang aksi ambil untung kembali setelah bertahan di level…
January 17, 2018

Bank-bank Besar Naikkan Target Harga Minyak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Bank-bank besar memberi peringatan kepada khalayak umum bahwa mereka menaikkan target harga minyak untuk tahun ini sekaligus mengingatkan bahwa harga minyak mentah berjangka menyentuh harga yang tidak terlihat sejak…
January 17, 2018

Harga Emas Berusaha Memanfaatkan Berlanjutnya Pelemahan Dolar AS di Rabu Pagi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Harga emas kembali bergerak ke utara pada hari Rabu di sesi Asia, berusaha memanfaatkan berlanjutnya depresiasi dolar AS yang tertekan pasca data pesanan mesin Jepang yang melonjak juga karena komentar hawkish…
January 17, 2018

Harga Minyak Mundur Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk bergerak melemah tajam dengan aksi yang sedikit marak mengambil untung sejenak setelah…